Gadis Malang Mengubah Takdir!

Gadis Malang Mengubah Takdir!
BAB 87


__ADS_3

...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...


...SELAMAT MEMBACA...


“Aku sebenarnya sakit apa sih? Kenapa aku tiba tiba berada di sini! Bukan kah, diriku baik baik saja,” kata Aletta pada Al.


“Kamu tidak sakit sayang,” balas Al dengan lembut sambil mengusap pucuk kepala Aletta.


“Kamu ingin tau kenapa kamu bisa berada di sini?” tanya Al menatap wajah Aletta dengan intens.


“Karena___”


Ucapan Al terhenti, saat dirinya mendengar suara pintu ruangan Aletta terbuka. Al menoleh ke arah pintu itu dan mendapati kedua orang tua Aletta yang masuk ke dalam ruang itu.


Mama Aletta mendorong kursi roda Papa nya. Sangat terlihat, wajah keriput sudah menghiasi wajah Papa Aletta. Tetapi, ketampanan wajah Papa nya tidak luntur sama sekali di hadapan Aletta.


Kursi roda Papa Al terhenti, berjarak antara Aletta dan Papa Mama nya. Aletta dan Papa nya saling menatap satu sama lain. Sangat terlihat dari netra mata hitam, jika mereka saling merindukan. Rindu yang sangat terdalam.


Aletta kaget, jantung nya berdegup kencang, tubuh nya begetar, sungguh Aletta tidak menyangka. Benarkah ini Papa nya? Benarkah yang di hadapan nya adalah Papa nya.


“Aletta..... anak ku,” gumam Papa.

__ADS_1


“Papa,” gumam Aletta.


Aletta langsung bangkit dari tempat tidur nya, dirinya tidak perduli. Dengan gerakan cepat, dia mencabut selang infus yang terpasang di tangan nya.


Al ingin mencegah nya, tetapi gagal. Gerakan Aletta terlalu cepat. Entah kekuatan dari mana, Aletta berlari kecil ke arah Papa nya. Cinta pertama di dunia nya.


Aletta langsung memeluk Papa nya, dirinya menangis, menangis karna dirinya sangat takut jika Papa nya akan membenci nya.


Dirinya takut, jika Papa nya akan mengusirnya. Menyuruh nya pergi jauh dari hidup nya, karna pernikahan Aletta dan Al yang tidak di ketahui oleh Papa nya.


Air mata Aletta semakin deras keluar saat tangan Papanya mengelus rambut nya, begitu juga dengan Papanya yang tanpa sadar meneteskan air mata dalam memeluk Aletta.


Di saat suasana haru, pintu ruangan Aletta terbuka lagi. Menampakan bahwa dokter ingin memeriksa kondisi Aletta. Melihat dokter itu masuk. Jari telunjuk Al terulur ke udara, mengisyaratkan untuk memberikan waktu jeda antara Aletta dan Papa nya.


“Anak ku...” lirih Papa Aletta masih mengelus lembut rambut Aletta.


“Apakah kamu sakit nak? Kenapa kamu di rawat dan di infus?” tanya Papa Aletta dengan nada lemah.


Aletta tak bisa menjawab, air matanya semakin deras mengalir tanpa henti.


Mama mengelus pundak Papa. “Aletta tidak apa apa pa. Dirinya baik baik saja. Hanya saja, dia butuh istirahat,” jelas Mama pada Papa.

__ADS_1


Aletta melepaskan pelukan nya dari Papa, menatap wajah Papanya yang semakin menua, keriput kian jelas di wajah nya saat ini.


Jari jemari Aletta terulur. Mengusap air mata Papa. ‘Jangan menangis pa. Jangan menangis. Maafin aku pa. Maafin aku. Papa pasti sangat kecewa. Ketika mendengar aku sudah menikah!’ jerit Aletta dalam hati.


Begitu juga tangan Papa, jari jemari menyentuh wajah Aletta, menghapus bening kristal di pipi anak nya.


Melihat putrinya menangis, membuat hatinya teriris. Bagaimana tidak, kedua putrinya adalah separuh jiwa untuk hidup nya.


Aletta menggenggam tangan Papa. Lalu mengecup tangan Papa.


“Apakah Papa baik baik saja? Bagaimana dengan pengobatan papa. Apakah semuanya berjalan lancar?” tanya Aletta.


“Apakah ditubuh Papa ada yang sakit. Jika ada, katakan pada Aletta pa,” lanjut Aletta.


“Seperti yang kamu lihat. Papa baik baik saja nak,” balas Papa.


“Aku sangat merindukan Papaaaaa.....” Aletta memeluk tubuh Papanya.


“Hiks hiks hiks hiks hiks hiks hiks.” Tangis Aletta kembali pecah.


...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....

__ADS_1


...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....


...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...


__ADS_2