
...FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
...SELAMAT MEMBACA...
“Ma ma maaf,” ucap Aletta terbata bata melepaskan pelukan dari tubuh Al.
“A a aku tidak bermaksud seperti itu, a aku hanya senang saja dan__”
“Dan kau memeluk ku tanpa meminta izin terlebih dahulu, apakah kau sudah mencintai ku?” Al memotong ucapan Aletta, mengikis jarak antara wajah nya dan wajah Aletta.
‘Mencintai? Pertanyaan seperti apa itu? Apakah benar aku mencintai pria yang berdiri di hadapan ku? Tidak!!! Aku tidak boleh mencintai pria ini,’ kata Aletta dalam hati.
Manik hitam mata mereka saling bertemu, beradu menjadi satu, Al dan Aletta tenggelam dalam pikiran dan perasaan masing masing.
Entah kenapa, Aletta tak bergeming sedikit pun saat melihat sorot mata Al, yang dulu manik hitam itu menatap dirinya dingin dan rendah. Tetapi sekarang, manik mata hitam itu menatap dirinya dengan begitu meneduhkan.
“Ehm... kenapa kau diam? Aku tanya sekali lagi, apakah kau sudah mencintai ku? Hingga tanpa sadar kau memeluk ku?” suara bariton Al membuyarkan lamunan Aletta.
“Haaa???” Aletta mengerutkan dahi nya.
“Kenapa kau begitu percaya diri, sudah aku katakan! Aku tidak sengaja memeluk mu, aku hanya terlalu bahagia berlibur di sini, tanpa sadar diri ku refleks berlari dan memeluk mu,” lanjut Aletta.
“Semua itu terjadi, karna kau tidak menyadari nya? Bukan kah begitu?” tanya Al.
Aletta mengangguk.
__ADS_1
“Jika begitu, dirimu pun tidak menyadari nya, jika sekarang, kau sudah jatuh cinta pada ku,” lanjut Al penuh percaya diri.
“Ma maksud mu?” tanya Aletta terbata bata.
“Tidak perlu ku jelaskan, kau pasti sudah tau arti dari ucapan ku, apakah hati mu bahagia aku ajak berlibur di sini?” tanya Al.
“Bahagia sekali, aku sangat bahagia berlibur di sini, kau tau....” Aletta menjeda ucapan nya sejenak, lalu berjalan ke arah membelakangi Al dan melihat luar kamar mereka.
“Negara ini, adalah negara impian ku, aku sangat ingin mengunjungi setelah aku tamat kuliah dan berkerja, tetapi... kamu sudah dulu membawa ku ke sini,” lanjut Aletta.
“Dan hal ini, membuat ku sangat bahagia sekali,” sambung Aletta.
Aletta menoleh ke arah Al. “Terimakasih,” ucap Aletta tersenyum tulus.
“Tidak gratis? Maksud mu? Aku harus membayar nya?” tanya Aletta kaget.
“Benar sekali.” Al mengangkat jempol nya ke arah Aletta.
“Kau tau, di dunia tidak ada gratis,” lanjut Al.
“Kenapa kau tidak katakan dari awal? Jika kau katakan, aku tidak ingin ikut berlibur bersama mu kar__”
“Sssuuutttttt.” Jari telunjuk Al menyentuh bibir nya, mengisyaratkan agar Aletta berhenti berbicara.
“Tidak perlu panik seperti itu, kau bisa membayar nya dengan memuaskan ku nanti malam,” ucap Al tersenyum smirk.
__ADS_1
“Ta__”
“Jangan membantah! Aku membawa mu ke sini untuk berlibur dan berbulan madu, sudah aku katakan! aku ingin memiliki banyak anak bersama mu.” Al memotong ucapan Aletta.
“Aku akan mewujudkan keinginan mama, agar segera menimang cucu,” sambung Al berdiri dan berjalan tepat ke arah Aletta.
“Jadi... persiapkan diri mu nanti malam sayang.” Bisik Al tepat di telinga Aletta.
Aletta mendorong tubuh Al agar menjauh dari nya. “Aku ingin mandi, badan ku terasa sangat lengket,” ucap Aletta beralasan.
“Aku juga ingin mandi, bagaimana jika kita mandi bersama,” balas Al.
“Kenapa pikiran mu selalu kotor dan liar, lebih baik, bersihkan dulu pikiran mu yang kotor dan liar itu,” kata Aletta.
“Apa ada yang salah? Semua ini normal! Hubungan suami istri adalah kebutuhan, jadi... mulai detik ini, kau harus memenuhi kebutuhan batin ku!” ucap Al penuh penekanan.
“Tapi aku tid__”
“Tidak ada bantahan!” Al memotong ucapan Aletta.
...KALAU SUKA DENGAN NOVEL INI, DUKUNG AUTHOR YA DENGAN LIKE, VOTE, HADIAH DAN KOMEN. AGAR AUTHOR SEMANGAT UNTUK UP LAGI....
...TERIMAKASIH SUDAH MAMPIR DI NOVEL PYDT, SEMOGA NOVEL INI BISA MENGISI WAKTU LUANG KALIAN YA DAN SEMOGA KALIAN SUKA....
...JANGAN LUPA FOLLOW IG AUTHOR: Oni_RA...
__ADS_1