Gadis Malang Mengubah Takdir!

Gadis Malang Mengubah Takdir!
BAB 29


__ADS_3

“Ma... Aletta pamit pulang, mama jaga kesehatan dan rahasiakan semua ini dari papa ya ma, jangan sampai papa mengetahui hal ini!” Aletta pamit untuk pulang ke rumah Al.


“Mama tau nak, mama pasti merahasiakan semua ini dari papa,” ucap Dian.


“Kamu gak bohong sama mama kan nak, pria yang saat ini bersama mu benar benar baik kan, dirinya tidak menyakiti mu dan berbuat kasar pada mu nak?” sambung Dian.


Saat Aletta berbincang dan menemani mama nya di rumah sakit, Aletta selalu berbohong jika mama menanyakan tentang sifat Al.


Aletta selalu mengatakan, jika Al sangat baik, sifat Al sangat lemah lembut, semua itu Aletta lakukan demi mama dan papa nya.


Karna saat ini kesembuhan papa yang utama bagi Aletta.


“Aletta tidak berbohong ma, pria yang saat ini bersama Aletta sangat baik ma, bahkan semua makanan dan buahan yang Aletta bawa adalah pemberian dari pria itu ma,” kata Aletta berbohong.


“Apakah dia tau jika kamu bukan Alexa nak?” tanya mama.


Degggg.... Aletta terdiam sejenak, bagaimana jika jawaban yang Aletta berikan pada mama adalah senjata untuk membuka kebohongan sifat Al yang sebenarnya pada dirinya.

__ADS_1


“Dia tidak tau kok ma, Aletta beralasan pada dirinya, jika Aletta menjenguk tante ma,” ucap Aletta.


“Ma... Aletta harus pulang sekarang! Jika tidak, pria itu pasti curiga ma,” sambung Aletta mencium tangan mama dan memeluk mamanya.


***


Aletta turun dari taxi, kakinya melangkah memasuki halaman rumah yang di tempati dirinya dan Al.


Aletta merasakan sedikit tenang saat melihat lampu rumah mereka masih belum menyala dan tidak melihat mobil Al yang terparkir di halaman rumah, hal itu menandakan jika Al belum pulang ke rumah.


Aletta langsung mengambil kunci di dalam tasnya dan mulai membuka pintu rumah mereka.


“Ccceeekkkllleekkkk.” Tiba tiba lampu ruangan utama menyala.


Aletta terlonjak kaget saat melihat lampu utama menyala dan mata Aletta langsung terbelalak saat melihat Al yang sudah duduk di sofa.


“Ka kau, bagai__”

__ADS_1


“Dari mana saja kau?” Al memotong ucapan Aletta.


Tubuh Aletta bergetar saat melihat tatapan tajam dari Al, tetapi Aletta berusaha untuk bersikap biasa saja.


“Bukan urusan mu, aku mau pergi kemana saja itu terserah ku, aku hanya keluar untuk menghirup udara segar, karna selama kau membawa ku ke rumah ini, aku merasakan seperti tahanan,” ucap Aletta berjalan melewati Al.


‘Wanita murahan! Bisa bisa nya dia mengabaikan ku dan merasa tidak bersalah,’ gerutu Al yang tidak suka melihat tingkah Aletta terhadap dirinya.


“Tunggu!” teriak Al bangkit dari tempat duduknya dan berjalan mendekati Al.


Aletta langsung menghentikan tanpa meboleh ke arah Al.


Al memegang bahu Aletta, dengan satu gerakan Aletta sudah berhadapan dengan Al “Aku tanya, kau dari mana?” tanya Al menatap Aletta.


“A aku sudah katakan, aku hanya pergi untuk menghirup udara segar,” balas Aletta.


“Kau jangan menipu ku Alexa! Kau dari mana? Apa yang kau cari di luar sana, apa kepuasan!” teriak Al dengan mencekram bahu Aletta.

__ADS_1


Aletta tidak menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh Al, dirinya hanya meringis kesakitan karna perlakuan oleh Al.


“JAWAB ALEXA!” Al semakin kuat mencekram bahu Aletta sambil menggoyangkan tubuh Aletta.


__ADS_2