Gadis Miskin Milik CEO

Gadis Miskin Milik CEO
Ocehan medsos


__ADS_3

"Ketika jomblo karatan mengelak"


"What.!!! jomblo karatan? walaupun aku kek gini masih banyak peminatnya"


"Jangan mimpi terlalu tinggi nanti jatuh nanges.!!"


"Haduh! siapa yang mimpi pak.! masih siang belum waktunya bermimpi"


"Ngelak.ngelak..Gadis miskin sok kepedean"


"Hinalah. sesuka anda selagi saya tidak merugikan anda"


"tidak merugikan? yang gaji kamu itu siapa"


"Apa tuan merasa rugi? kenapa tuan rugi? sedangkan yang menggaji saya juga Nyonya.!!! kalau tidak tahu diam saja 😏"


Sedangkan ditempat lain wanita cantik yang sedang beristirahat sambil memainkan ponselnya "Apa apaan ini dia menghina adik saya yang jelas padahal dia yang duluan mencari masalah" gumam Hannayang sedang makan bersama pegawai lainnya


Tak tinggal diam Hanna pun ikut nimbrung membalas komentar Erlan


"Hai Tuan Erlan Dallin Harrison. dimana etika anda? sehingga bermulut pedas kek emak emak?.. balas hanna


"ini siapa ya?"


"Saya anak planet yang berasal dari Bumi"


"Stres" balasnya lalu tak ada balasan lagi dari dua orang tersebut


Karna terlalu fokus Nayra lupa kalau ada orang didepannya "Maaf Tuan jadi lupa kalau ada Tuan" ucap Nayra sambil menggaruk lehernya yang tidak gatal


"It's Okey" sahut Arsyan


mereka pun mengobrol hal hal yang tidak jelas selalu ketawa,bercanda ria,


Nayra selalu melemparkan senyuman manisnya ke Arsyan dan membuat jantung dia menjadi Dag..Dig..Dug


"Tuan, apa tuan punya Aplikasi berfilter? tanya Nayra antusias


"Tentu saja ada, memangnya ada apa?" jawab Arsyan heran


Mereka pun saling follback dan membagi nomor mereka masing masing


Nayra membagikan fotonya diakun media sosialnya dia tidak lupa menulis caption :


Tetaplah tersenyum meskipun gigi anda kuning


fotografer dadakan sambil menge tag akun orang yang didepannya



karna Nayra memang cantik banyak para buaya yang mengomentari statusnya


"Pergi gak ngajak ngajak" komen Hanna


"Kan kamu kerja" balas Nayra


"Benar juga ya"

__ADS_1


"Cantik" komen Arsyan singkat


"Ah biasa aja" balas Nayra lalu melirik pria didepannya


"Untung Gigi saya putih" komen Erlrlan si biang kerok


"Baguslah" jawab Nayra singkat


*


*


*


*


"Tuan Erlan Dallin Harrison" teriak Diki karna dari tadi dia memanggilnya tapi Erlan lebih fokus ke ponselnya


"Kalau ngomong itu yang sopan Diki, untung saja aku tidak punya riwayat penyakit jantung" tegur Erlan dan mendapat tatapan tajam dari Diki


"Aku sudah berulang kali memanggil anda Tuan tapi anda tidak dengar" kesal Diki tak mau kalah


Erlan memutar bola matanya malas lalu bertanya "Ada apa?" tanyanya


"Jam 2 siang ada rapat penting dengan Perusahan AR01" ucap Diki malas


"Oke.!! sekarang pergilah" usir nya mentah mentah Diki tak berhenti henti mengumpat Tuan gilanya


...........


"Nay mau ke mall yok nanti aku yang bayarin" tawar Arsyan


"Benarkah ! kalau begitu ayo" jawab Nayra antusias


Nayra tidak seperti cewek cewek lain yang diajak kemall nolak dulu lalu pas dipaksa cowok baru mau


Tentu saja Arsyan tidak keberatan mengajak Nayra ke mall...Lagian Arsyan bukan orang Miskin Perusahaan nya cukup terkenal dan berkembang jadi tidak masalah menurutnya


Di dalam mobil Nayra sesekali bertanya dan melirik pemuda tampan itu dia merasa heran kenapa pria tersebut baik kepadanya


"Tuan tidak bercanda kan.!" tanya nya lagi


"Tentu saja tidak" jawabnya singkat


Setelah sampai Nayra diajak Arsyan ketoko baju untuk membeli beberapa pakaian


"Tuan sebaiknya tidak usah baju disini terlalu mahal" bilang Nayra tak enak hati


"Tidak apa apa, pilihlah yang kamu mau" ucap Arsyan


"Tuan bantu aku mencari pakaian tapi jangan yang seksi" Suruh Nayra dan dibalas anggukan Arsyan


Arsyan berpapasan dengan dress bewarna biru navy selutut dan bagian dadanya yang lumayan terlihat "Nay mau dress ini gak?" tawar Arsyan


Nayra melihat dress itu dari atas hingga kebawah "Maaf tuan tapi aku gk usah bagian dadanya terlalu Terbuka nanti diambil kucing belang (Maksudnya pria hidung belang)" ucapnya lalu tertawa


"Yasudah gak usah yang itu kalau yang ini mau" tanya Arsyan menunjukan Kaos putih dan rok bewarna hitam

__ADS_1


"Kalau itu gak papa" kata cengengesan


Nayra memilih pakaian set celana+ cardingan+ baju crop top setelah selesai memilih mereka kekasir untuk membayar walaupun bajunya kelihatan sederhana tapi harganya gak murah


didalam mobil..


trett...trett..trett. suara dering ponsel ternyata itu ponsel Arsyan


"Halo"


"Baiklah" panggilan terputus


"Ada apa tuan" tanya Nayra


"Saya ada rapat penting jadi gak bisa ngantar kamu ke Alfamard" jawabnya kecewa


"Tidak apa apa Tuan nanti saya minta supir dirumah untuk mengantarkan saya" ucapnya lembut sehingga bisa menenangkan hati Arsyan


"Kamu tidak kecewa kan? kamu tidak marahkan?" tanyanya menggebu


"Tenang saja Tuan saya tidak akan kecewa" balasnya dengan senyuman


"Syukurlah" jawabnya


Setelah sampai dikediaman Harrison, Nayra segera pamit ke Arsyan


"Terima kasih Tuan atas pakaian dan tumpangannya" ucapnya


"Iya sama sama.!! jangan lupa kirim saya pesan ya" jawab Arsyan


"Iya.!! Bay" ucapnya sambil melambaikan tangan dan mobil Arsyan pun pergi


Setelah selesai Nayra memasuki rumah dan menaruh pakaian yang habis dibelinya tadi


*


*


*


*


Sedangkan ditempat lain Arsyan baru sampai di perusahaan Erlan bernama Harrison grup2


Setelah memasuki ruang rapat ternyata Erlan sudah menunggu dari tadi


Semua orang yang ada disana berdiri "Maaf Tuan sudah lama menunggu perkenalkan nama saya Arsyan Dhimas Setyawan" ucap Arsyan mengulurkan tangan nya dan disambut oleh Erlan


"Tidak apa apa. nama saya Erlan Dallin Harrison" ucap nya sambil tersenyum


Setelah beberapa jam rapat kini mereka bubar semua


"Semoga produk yang kita kembangkan akan terkenal, saya permisi" kata Arsyan


"Mari saya antar" ucap Erlan


Jangan lupa tinggalkan jejaknya agar othor semangat

__ADS_1


__ADS_2