
Setelah turun dari atas Nayra mempersiapkan makanan dimeja makan, Erlan hanya bisa memperhatikan nya saja. marah cemburu itulah yang dia rasakan
Makan malam pun tiba tidak ada yang berbicara satu pun hanya terdengar suara sendok dan garpu
Setelah beberapa menit..
Tak terasa makan malam pun selesai Erlan segera naik keatas tanpa mengucapkan satu patah kata pun
Nayra mengerutkan dahinya terheran heran "Itu anak kenapa tadi merajuk sekarang pendiam. aneh"
Setelah membereskan semuanya Nayra segera tidur dia malas mengurusi Tuannya, dia bekerja menjadi pembantu bukan menjadi pelawak
Keesokan harinya...
Setelah bangun tidur Erlan turun dari kamar dengan rambut acak acakan tapi ketampanannya tidak berkurang sama sekali
Nayra yang melihat itu antara terkesima dan bingung itu lah yang dia rasakan
"Ini bukan Erlan Dallin Harrison yang kukenal di Tv tapi seperti ODGJ" ucap Nayra terkekeh
"ODGJ apaan?" tanya Er
"Orang dalam gangguan jiwa" ucap nya lalu tertawa
Erlan hanya duduk manis menunggu nayra membuat sarapan.
"Tuan lebih baik anda mandi lalu sarapan" tegas Nayra
"Malas" jawabnya singkat Nayra hanya mendiam kan saja
Setelah beberapa menit menunggu Nayra masak akhirnya selesai dengan segera Nayra menata makanan dimeja
Mereka pun duduk dan memakan makanan dengan lahap disela sela makan Erlan berkata
"Mulai detik ini siapapun yang keluar dari Mansion harus izin dengan aku" ucapnya tegas sebenarnya Erlan ingin melihat Nayra jujur atau tidak
Nayra hanya diam lalu dia mengingat kalau dia akan pergi "Oh iya, hari ini aku mau pergi ketaman jam 3 sore" ucapnya santai
"Dengan siapa" tanya Erlan pura pura tidak tahu
"Dengan Arsyan Dhimas Setyawan Ceo di Perusahan AR01" ucapnya mantap
"Oh ternyata Arsyan pemilik perusahan AR01..kuratakan perusahaan nya nanti nanges" ucap batin Erlan sombong
Padahal lebih berkembang Perusahaan Arsyan dari Erlan
"Kamu gak boleh pergi dengan dia tapi kalau dengan aku boleh" ucapnya
"Hah! kenapa? apa Tuan gak kerja?" tanya Nayra balik
"Pokoknya kamu gak boleh pergi dengan dia tapi kalau dengan aku boleh..pilih yang mana gak usah pergi atau dengan aku" ucapnya mantap
Nayra sempat berpikir dia bingung kenapa dia harus pergi dengan Tuannya? "Oke..tapi dengan satu syarat Tuan harus menuruti perintah aku?" ucapnya dengan senyum smrik
__ADS_1
"Oke"
Setelah selesai makan Nayra mengirim pesan kepada Arsyan kalau tidak jadi ketaman untung saja Arsyan setuju karna dia sedang sibuk
Jam 3 sore.....
Nayra sudah siap dengan pakaian seadanya. disaat dia ingin memanggil Tuanya. Seketika Erlan datang dengan pakaian set joger dan sepatu sneakers
"Tampannya calon masa depan" ucap batin Nayra sambil senyam senyum
"Hey.! jangan pikir aneh aneh" teriak Er membuyarkan lamunan Nayra
"Idih!!! siapa juga yang mikir aneh aneh" balsnya membela diri
Mereka berjalan sampai didalam mobil, Erlan sengaja tidak pakai supir karna dia ingin berduaan dengan Nayra
Didalam mobil semuanya diam.. Sesekali Erlan melirik Nayra tapi diabaikan sehingga membuat Erlan kesal
Tak terasa mobil yang dipakai Erlan pun sampai., ditaman begitu ramai pengunjung ada yang pacaran, kerja kelompok, dan ada anak anak
Nayra berjalan untuk menuju kursi kosong dan diikuti oleh Erlan, mereka duduk bersebelahan
"Nay ngapain kita kesini lebih baik kita kerestoran atau ke mall aja mau gak" tawar Erlan angkuh
"Gak ada yang namanya restoran atau mall. kan sesuai perintah aku" tegasnya
Nayra menarik tangan Erlan kepedagang siomay "Mang beli 2 bungkus ya" Beli Nayra ke mamang pedagang
"Gk ada penolakan" tegas Nayra menyodorkan satu bungkus siomay ke Erlan
Setelah memberi satu bungkus siomay Nayra kembali ketempat duduk yang dia tempati tadi
"Bayar tuan" teriak Nayra
Erlan menyodorkan uang satu lembar bewarna merah ke mamang siomay
"Maaf tuan tidak ada kembalian nya" ucap si pedagang
"Ambil saja mang kalau mau lagi bilang aja dia orang kaya juga" teriak Nayra yang masih didengar Erlan
Erlan memberikan 500 ribu rupiah ke sipedagang tersebut dengan cuma cuma
"Terimah kasih Tuan, semoga rezekinya lancar dan hubungannya langgeng terus" ucap sipedagang dan dibalas senyuman Er
Erlan duduk disebelah Nayra dia memperhatikan Nayra yang sedang makan siomay
Karna merasa di perhatikan Nayra menoleh ke Erlan "Ada apa" ucapnya ketus
"Gak., aku cuman seneng kalau lihat kamu tersenyum" ucap lembut Erlan, Nayra hanya bisa tersipu malu karna dapat pujian
Nayra mendengar suara yang agak familiar dikupingnya dia menoleh ke sumber suara tersebut
Nayra tersenyum smrik dan menghampiri orang tersebut
__ADS_1
"Halo. apa kabar mantan pacar dan mantan sahabat" sapa Nayra kepasangan tersebut
"Nayra" ucap mereka bersamaan.. mereka adalah Nudin dan Megi mantan pacar dan mantan sahabatnya sekaligus
"Masih ingat dengan aku, semoga langgeng ya" ucap Nayra dengan senyum smrik
Singkat cerita
Dua bulan yang lalu Nayra dan Nudin memang pacaran Nudin dikenal sebagai cowok yang tampan. disaat itu Nayra Hanna dan Megi mereka bersahabat tapi Megi memiliki rasa iri dengki kepada Nayra karna bisa memiliki Nudin.
Nudin kerap kali meminta keperawan Nayra tapi selalu ditolak karna bagi Nayra itu zina... Megi disaat itu mendengar permintaan Nudin kepada Nayra. Megi memberi keperawanannya dengan Nudin dengan senang hati asal Nudin menikahinya Nanti dan mereka pun sama sama sepakat..Setelah beberapa hari mereka menjalankan hubungan gelap, Nayra disaat itu pergi kerumah Megi untuk membayar hutangnya tanpa disengaja Nayra mendengar suara ******* Megi, Nayra mencoba mengintip betapa terkejutnya dia melihat pacar dan sahabatnya sedang bercocok tanam
Selesai....
"Owh terima kasih, Lihat kami sudah tunangan" Pamer Megi menunjukan cincin di jarinya
"Pengkhianat cocoknya juga sama pengkhianat. Terima kasih Tuhan engkau jauhkan aku dari mereka." kata Nayra sinis
"Makanya kalo punya pacar itu dijaga lagian nudin gak mau sama cewek miskin kek kamu" kata Megi dengan sombong
"Kukira kita itu sama-sama wanita. Kita bisa memahami perasaan satu sama lain. Tapi aku lupa, kamu kan tak punya perasaan." balas Nayra sinis
"Terima kasih sudah menjauhkan seseorang yang nggak baik untukku. Semoga dia nggak akan meninggalkanmu juga demi cewek lainnya." ucap Nayra pedas
"Aku harap kamu dinikahi ya. aku kasian sama kamu udah cocok tanam tapi belum dinikahi"
"Kau mengingatkanku pada uang recehan. Bermuka dua dan tidak berharga." Balasan pedas lagi kepadanya
Karna terlalu emosi dengan ucapan Nayra Megi ingin menampar Nayra tapi sayangnya bisa ditahan oleh Nayra "Tidak semudah itu ferguso" bilang Nayra lalu menghempaskan tangan Megi
"Nudin lihat mantan pacar kamu sudah kasar dengan aku. cepat tampar dia" rengek Megi manja dengan Nudin
Nudin menuruti perintah kekasihnya dia ingin menampar tapi ditahan oleh pria yaitu Erlan
"Banci. berani dengan cewek" Hina Erlan menghempaskan tangan Nudin dengan kasar
"Tangan kotor kalian jangan sampai menyentuh pacarku" tegas Erlan sambil merangkul Nayra
Terkejut? itulah yang dirasakan Nayra
Erlan melepaskan kaca mata hitamnya betapa terkejutnya Nudin ternyata Erlan adalah bos nya
Nudin hanya bisa menundukkan kepalanya ia takut ketahuan oleh bos nya
"Kamu saya pecat, ambil uang kompensasi dimaneger keuangan" ucap Erlan mantap
"Selamat dipecat udin, semoga pernikahannya gak dibatalin ya" sinis Nayra lalu pergi
Kasian yang baru dipecat...
♡♡♡♡♡♡♡♡
Tinggal jejakmu agar author semangat nulisnya
__ADS_1