
Alfred duduk di sofa merah dengan angkuh sambil menghisap rokoknya dia melihat model yang dia sewa datang kemari menghampirinya
Dia bergelayut manja ditangan Al seperti kucing yang menginginkan sentuhan
Sedangkan Al dia agak risih dengan model yang di sewanya tapi karna tidak menyerah akhirnya Al pun terbawa godaan oleh wanita itu
Sedangkan Diki dia sedang mengobrol dengan kakaknya Alora sambil meminum whisky
Kalau Hanna dia duduk teras atas Club sambil memainkan ponsel dan memakan salad buah
Di pertengahan malam pesta semakin meriah musik sangat memekikkan gendang telinga, lampu berubah ubah warna, semua orang sedang menari nari heboh, begitu juga dengan keluarga Al mereka juga menari nari disaat mabuk
Erlan hanya meminum whisky sedikit jadi efek mabuknya tidak terlalu parah seperti sepupu yang lainnya
"Nay, coba cicip tuh whiski" teriak Hanna karna musik yang terlalu besar
"Gak, nanti mabuk" balas Nayra yang tak kalah kuat dia berterik
"Aku tantang kita minum whiski, siapa yang tidak memuntahkannya dia yang menang" tantang Hanna yang masih meninggikan suaranya
"Ayo, siapa takut" Nayra dan Hanna menuangkan whiski kedalam gelas, mereka hanya menuangkan sedikit takut ikut mabuk dan salah jalan
Hanna lalu menghitung menggunakan jarinya setelah selesai menghitung mereka langsung menegak semua whiski yang ada di dalam gelas
"Cuih" Nayra meludah lalu memuntahkan whiski yang berada di perutnya
__ADS_1
"Kamu gak papa kan?" Tanya Hanna cemas melihat Nayra yang memuntahkan minuman berakohol tersebut
"Ah tenang kok, emmm. Tapi kenapa kamu gak muntah?"
"Aku sudah pernah minum ini di pesta Perusahaan tempat ku bekerja" jawab Hanna dan dijawab Nayra ber oh ria
Hanna menuangkan lagi minuman itu kedalam gelas nya, Nayra yang melihat itu langsung menghentikannya
"Jangan minum terus gak baik untuk kesehatan, dan kamu itu cewek nanti mabuk malah salah jalan" Nasehat Nayra
"Cuman dikit kok"
"Yah. Tetap aja Hanna" bukannya menurut perkataan Nayra, Hanna malah meneguk whiski yang ada didalam gelasnya sampai habis
"Hanna" teriak Nayra
Hanna menarik tangan Nayra untuk menari dengan orang orang yang disana, sebenarnya dia itu masih sadar dia hanya merasa bosan duduk disitu mengobrol dengan Nayra yang tak jelas
"Eh eh, kan apa yang aku bilang kamu mabuk" Pekik Nayra
Hanna menatap Nayra kesal padahal jelas jelas dia masih waras seperti ini tidak mabuk sama sekali
"Engga Nayra" katanya lalu menarik Nayra ketempat semua orang yang sedang menari
Hanna mengajak Nayra menari seperti orang orang disekitarnya, dia sempat menolak tapi akhirnya dia menuruti permintaaan sahabatnya itu
__ADS_1
Setelah beberapa menit Hanna pergi ketoilet karna perutnya tiba tiba sakit sedangkan Nayra dia kembali duduk
Hanna sempat bingung dimana toilet berada dia bertanya kepada seseorang yang bekerja di Club tersebut
"Maaf numpang tanya, letak toilet di arah mana?"
"Belok kekanan nanti ada pintu berwarna hitam, masuk dan berjuanglah didalam sana" ucap orang itu sambil cengengesan
"Terima kasih"
Hanna pergi lewat petunjuk yang orang tadi berikan, sampai pada tempat toilet itu berada dia langsung masuk tanpa mengetok terlebih dahulu
Ternyata itu adalah restroom yang memiliki beberapa toilet dan wastafel beserta cermin
Kini matanya tidak suci lagi melihat dua orang sejoli sedang bercumbu dengan mesranya didepan cermin
"Ehem" Hanna berdehem keras menatap orang itu, dua orang itu menoleh lalu melanjutkan percumbuan mereka lagi
Hanna masuk kedalam toilet tanpa memperdulikan orang itu kini dia sudah duduk diatas toilet duduk
Lagi lagi dia mendengar suara des*han di sampingnya suara itu sangat jelas di telinga Hanna
Setelah berjuang mengeluarkan kotoran Hanna keluar dari toilet namun suara des*han itu masih tetap ada
__ADS_1
Orang orang itu seperti tidak malu sama sekali melakukan hal yang tidak senonoh didalam kamar mandi disaat ada orang pun mereka acuh tak acuh seperti tidak ada malu lagi. pikir Hanna