
Seorang wanita menggeliat malas diatas kasur Big Sezi karna merasa tidurnya terganggu ia mengucek matanya dikarenakan sinar mentari sudah mengintipnya malu malu
Dia bangun dari tidurnya sambil menguap dan menghapus sisa air liurnya yang sudah mengering
Setelah merasa nyawanya sudah terkumpul ia turun dari kasurnya dan kekamar mandi untuk mandi
Ia keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk kimono yang melekat pada tubuhnya ia menatap dirinya didepan cermin
"Anak siapa aku?" tiba tiba pertanyaan yang Nayra lontarkan dari mulutnya. Ya dia Nayra wanita yang baru bangun dari tidurnya
"Apa benar yang dikatakannya? kalau itu benar kenapa dia mau menikah dengannya dan menutupi aib nya" gumam Nayra sendiri sambil memberi lotion ke seluruh tubuhnya
Setelah dirasa semuanya selesai ia turun kebawah dan menyiapkan sarapan untuk majikannya
Disela sela sedang memarut keju Nayra mendengar suara langkahan kaki dari tangga.Ya itu sepertinya Erlan yang baru bangun dari tidurnya
Erlan pergi kekamar mandi yang bersebelahan didapur ia sempat melewati Nayra dan meliriknya namun Nayra hanya fokus kepada pekerjaannya saja
Erlan membasuh mukanya dengan air dan memperhatikan wajahnya yang tampan itu "Siapa yang mengantarkan aku kerumah., kurasa Diki juga minum pas semalam" tutur Erlan mengingat ingat kejadian semalam
Ia keluar dari kamar mandi dan melihat makanan sudah tersaji dan ia melihat Nayra yang sedang duduk melamun sambil menunggu Erlan
Lalu Erlan menarik kursi untuk ia duduk, kini mereka berhadapan namun Nayra memasang wajah cemberut sambil mengambil roti dan mengoleskannya dengan selai coklat bermerek Nu*ela
Sedangkan Erlan mengambil roti yang Nayra panggang barusan tadi dengan berisikan keju dan coklat ia memakan perlahan dan mengunyahnya dengan perlahan
"Siapa yang mengantarkan ku pas semalam" tanya Erlan
"Tentu saja Diki! siapa lagi kalau bukan dia" ketus Nayra dan kembali mengunyah
"Diki! bagaimana bisa dia mengantarkanku sedangkan dia saja minum bersamaku.? apa yang kulakukan setelah pulang kerumah? dan siapa yang mengangkatku untuk kekamar sedangkan aku pulang sudah tidak sadarkan diri (mabuk berat)" tanya Erlan panjang lebar
"Kau ingin tahu semuanya. baiklah aku akan mengatakannya" ucap Nayra
"Sepertinya Diki hanya meminum sedikit dan masih sadarkan diri"
"Dan kau tanya siapa yang mengangkatmu? tentu saja aku.! aku yang menyeretmu dari bawah hingga atas sehingga siku mu tak sengaja terluka" sambungnya lagi
Erlan memperhatikan sikunya dan ternyata benar ada luka goresan disana
"Lalu apa lagi?" tanyanya lagi sambil menuangkan susu kedalam gelas untuk diminum
"Kau itu sudah gila.!! kalau mau minum minuman yang berakohol harus secukunya saja! sampai menyusahkan orang juga..!!! kau tahu apa yang kau lakukan setelah pulang kerumah kau tak sadarkan diri dan menciumku lalu kau membanting handphone ku sehingga pecah" jelasnya panjang lebar dengan sedikit meninggikan suaranya
__ADS_1
"Uhuk..uhuk" Erlan batuk karna tersedak susu yang ia minum
"Kau tidak berbohongkan? lalu apa aku mengatakan sesuatu?"
"Untuk apa aku membohongimu!!! kau tidak mengatakan sesuatu setelah menciumku" elak Nayra
"Dan kau harus mengganti handphone ku" ucapnya penuh penekanan
"Dan aku akan memberi tahu Nyonya kalau kamu pergi ke club" sambungnya lagi
"Baiklah aku akan mengganti handphone mu tapi kau jangan mengadukan dengan Mamaku perihal semalam aku tidak mau membuatnya khawatir. jika kau mau mengadukannya adukan saja tapi setelah ia pulang dari Spanyol" jelasnya
"Oke" ucap Nayra setelah dipikir pikir benar juga apa yang dikatakan Erlan
Tampaknya Erlan tidak bekerja hari ini, Nayra memperhatikan Erlan yang sedang membuat teh hangat dan mengambil cemilan ringan yang bisa dimakan sedangkan Nayra sedang memcuci piring di wastafel
"Tuan" panggil Nayra
"Hemm ada apa?" Tanya Erlan yang menata cemilian diatas nampan
"Em-anu boleh gak uang 50 juta itu saya pakai?" tutur Nayra
"Emangnya buat apa?"
"Uang itu mau aku sedekahin di panti asuhan dan membagikan makanan ke orang orang yang tidak mampu" jelasnya
Erlan mengambil Apple Macbooknya dan mengotak atik nya
Sedangkan Nayra dia mengambil salad buah dan memakannya sambil menonton tv di ruang keluarga ia merasa bosan tidak bisa memainkan handphonenya hasil jerih payahnya sendiri
Setelah beberapa menit......
Ting... suara bunyi bel
Erlan datang menghampiri pintu dan membukanya ternyata penjaga memberi tahu bahwa ada seseorang yang datang, Erlan pun menyuruh penjaga untuk membukakan pintu gerbang agar orang itu masuk
Ternyata orang itu adalah suruhan Erlan. Ia memberi barang yang dipesankan Erlan lalu memberinya beberapa lembar uang merah sebagai upah
Setelah selesai ia menyuruh orang itu untuk pulang dan menutup pintu kembali
"Nayra, cepat kesini" teriak Erlan memanggil
"Ck. ngapain juga manggil manggil" kata Nayra berdecak kesal lagi asik asik menonton malah diganggu
__ADS_1
Ia pun menghampiri Erlan dan berkata "Ada apa" ucapnya ketus
"Sini duduk" ujar Erlan sambil menepuk nepuk sofa agar Nayra duduk disitu
"Ada apa" tanya Nayra lagi ia sudah duduk disebelah Erlan namun ada jaraknya
"Ini bukalah" sagar Erlan menyodorkan barang yang sudah terbungkus
Nayra mengambilnya dan membukanya secara perlahan. matanya tiba tiba berbinar melihat pemberian yang dikasih Erlan
"I-ni buat aku" tanya Nayra dan dibalas anggukan Erlan
"Aaah terima kasih tuan" ucap Nayra
Dengan tiba tiba Nayra memeluk Erlan. mungkin karna efek kesenangan jadi dia spontan memeluk Erlan
Ia pun melepaskan pelukannya dan berkata "Tapi-"
"Tapi apa?" tanya Erlan menaikan sebelah alisnya
"Tapi aku gak suka Hp inj" ucapnya
"Kau tahu itu harganya berapa" ujar Erlan dan dibalas Nayra menggeleng
"itu harganya 26 juta.!!!"
"Tapi tetap aja aku tidak suka" rengek Nayra
"Aku baru lihat wanita seperti ini diberi barang mahal tapi tidak mau" gumamnya sambil memegangi dagunya
"Sebenarnya aku lebih suka ponsel S****** dari pada ****** tapi karna Tuan sudah baik hati membelikanku jadi gak papa lah aku terima aja" jelasnya sambil memegangi hp barunya
Ctak..Erlan menyentil kening Nayra
"Bilang aja kalau mau" tuturnya dan dibalas cengiran Nayra
Nayra keatas-kamar untuk mengambil kartu dan memorinya sebernanya ia ingin mengganti memori yang lebih besar tapi karna terlalu banyak kenangan jadi sayang kalau dibuang
Ia pun memasang kartu dan memorinya di hp barunya tidak lupa ia melalakukan miror selfie biasalah pamer ada barang baru
"Mahal banget hp ini jadi pengen jual" gumamnya sambil menatap hp barunya
...UNTUK SEMUA PEMBACA AUTHOR MOHON BANTUANNYA π...
__ADS_1
...TOLONG BERI LIKE, KOMEN, VOTE KALAU ADA DAN BUNGA KALAU ADA...
...JANGAN LUPA FOLLOW AKUN NOVELTOON AUTHOR YA...