Gadis Miskin Milik CEO

Gadis Miskin Milik CEO
Rencana Al


__ADS_3

Alfred keluar dari kamar mandi dilihatnya Nayra dan Erlan sedang tertawa dan sangat berdekatan


Dia mendekati Nayra karna air putih itu dekat dengan pembantu cantik itu, lalu dengan sengaja di menyenggol lengan Nayra membuat wanita itu menatapnya dan mata mereka beradu


Nayra menaikan alisnya sebagai pertanyaan kenapa dia menyenggolnya namun Al hanya menatap tajam kepada Nayra


Al memegang pundak Nayra lalu berkata "Ayo kekamar ku" suaranya kini lembut namun masih mengeluarkan hawa dingin karna Al memakai pasta gigi mint dan berkumur dengan air mint membuat mulutnya tidak bau sama sekali


Nayra menatap Al bingung sedangkan Al menatapnya dengan tajam membuat dia tak berani bertanya


Sedangkan Erlan yang sejak tadi disitu hanya bisa menyimak biasanya kalau Al melihat Er dia akan pergi langsung tanpa memperdulikan adik semata wayangnya dan sekarang Al tetap berada disitu demi berbicara dengan Nayra, apa ini hanya mimpi? itulah yang dipikirkan Er sejak tadi


Erlan juga berpikir untuk apa Alfred mengajak Nayra kekamarnya apalagi mengingat hobi Al yang selalu bermain **** dengan wanitanya membuat Er berpikir yang tidak tidak


Sedangkan Al dia menunggu reaksi Er yang akan seperti apa, terlihat sudah wajah Er tidak seperti yang tadi dihadapan Al membuat Al tersenyum licik


Alfred menatap tajam Nayra untuk mengatakan iya kepadanya lalu dia mengatakan iya sesuai kode Al


Alfred naik lantai atas sambil memegang air putih yang akan ditaruhnya di kamar sedangkan Er dan Nayra kini semuanya diam tidak ada yang berbicara

__ADS_1


Nayra memilih fokus mencetak adonan kue tersebut berbentuk bulat dan dan panjang yang diatasnya nanti dikasih keju


Erlan sudah kembali kekamarnya dengan membawa cemilan ditangannya dia terus memikirkan ucapan kakak nya itu


Sedangkan Nayra dia masih menunggu kue itu yang berda di dalam Oven, dia duduk di kursi meja makan sambil mengotak atik ponsel yang dibelikan Erlan tempo hari


Oven berbunyi dan Nayra langsung mengambilnya menggunakan sarung tangan agar tidak kepanasan, dia membiarkan kue itu sejenak sebelum dimasukan didalam toples sampai menunggu dingin


Dia melepas sarung tangan ditangannya lalu keatas untuk menuju kekamar Al


Pintu kamar itu tidak tertutup sama sekali Nayra lalu meminta izin untuk masuk dan di izinkan oleh Al


"Tidak ada yang penting, carikan saja saya pengharum ruangan" jawabnya lalu Nayra pergi turun kebawah untuk mengambil pengharum ruangan yang dimaksud Tuannya


Setelah mengambil apa yang dimaksud dia keatas untuk kekamar Al dan memberikan pengharum ruangan itu


Makan malam pun tiba semua keluarga turun kebawah, dimeja sudah disiapkan banyak makanan yang dihidangkan


Semua orang duduk satu persatu, sedangkan Nayra dan Bik Ila masih ada didapur

__ADS_1


Orang berempat itu makan dengan tenang tidak ada yang bersuara


Setelah makan malam Nayra mengambil piring untuk di cuci sedangkan Bik Ila dia sedang di ruangan laundry


Disaat mencuci piring Nayra mendengar ada yang mendekat ternyata itu adalah Alfred dia sedang berdiri didekat Nayra bahkan sangat dekat!!


Erlan yang memang masih duduk di kursi meja makan hanya bisa melihat itu saja, meja makan dan dapur saling berdekatan jadi kita bisa melihat apa yang ada di dapur


Al menyingkirkan rambut Nayra dan menyelipkan rambutnya ditelinga wanita itu kini mereka sangat dekat bahkan Nayra busa merasakan derusahan nafas Al yang dekat di telinganya


Nayra menatap Al bingung dia ingin membuka mulutnya untuk bertanya namun Al menatap Nayra sangat tajam seperti Elang yang ingin menangkapnya sehingga dia kembali menutup mulutnya


Sedangkan Erlan yang sedang menyantap Dessert mewah sambil meminum susu, sangat marah dia menghentakan gelas di meja dengan kasar lalu beralih naik ke atas


Alfred tersenyum smrik melihat adik yang sangat dibencinya itu cemburu dia kini menjauh dengan Nayra lalu berkata "Jangan berani berkata jika aku mendekatimu" tegas Al lalu dia pergi


Apa katanya tadi. jangan marah ketika dia mendekati ku? dia pikir aku murahan yang bisa didekati dan disentuh sana sini. pikir Nayra dia tak terima oleh perkataan anak dari majikannya itu


Jejak cinta kalian jangan lupa.

__ADS_1


__ADS_2