
Disaat umur 4 tahun Al sudah memiliki Adik, awalnya dia sangat senang dan sayang karna memiliki teman baru apalagi itu laki laki namun kasih sayangnya memudar disaat orang tuanya pilih kasih dan selalu membanding bandingkannya
Bahkan Al ingin menyiksa Adiknya atau mencelakainya namun nihil karna Er selalu di bawa kemana mana oleh Nyonya Arleya disaat kecil
Disaat sekolah Erlan pernah melakukan kesalahan fatal sehingga dia dikeroyok teman sekelasnya, sekolah itu heboh karna anak dari seorang pengusaha dikeroyok masal.
Al melihat Adiknya dikeroyok, namun reaksinya biasa saja seolah tak terjadi apa apa, mereka memang satu sekolah tapi nama Al yang selalu menjadi kebanggaan disekolah tersebut
Tapi ujung ujungnya dia yang kena getahnya karna tidak bisa menjaga Adik sebagai seorang Kakak
Semenjak orang tuanya pilih kasih, tidak ada yang peduli kepada dia, dan selalu membebaskannya membuat Al menjadi sesad sampai sekarang, dia selalu diam tidak banyak bicara bahkan tidak ada yang berani berteman dengan dirinya disaat masih kecil karna kalau Al emosi bisa bisa orang yang didekatnya menjadi korban
Erlan dan Alfred ketampanan tidak jauh beda sehingga disekolah mereka selalu menjadi incaran wanita
Er selalu dikenal dengan sebutan Playboy karna selalu berganti pasangan namun dia hanya pacaran tidak lebih dari itu, sedangkan Al dia tidak pernah pacaran hanya saja selalu berganti teman ranjang
Al pernah merasakan cinta kedua disaat SMA kepada perempuan namun sialnya Er yang sudah mendapatkannya membuat dia semakin membenci adiknya
Disaat itu Er juga tidak tau kalau Al mencintai perempuan itu
Siapa ya cinta pertama Alfred..? Entahlah yang pasti wanita itu sudah menghilang
Wanita yang menghina Nayra dengan sebutan J@lang tadi menatap Nayra merendahkan "Cih, padahal dirinya sendiri yang murahan" gumam kecilnya
__ADS_1
"Ayo pergi" ajak Al lalu diikuti yang lainnya, Nayra membawa Mobil yang dikendarai oleh sang supir
Nayra disuruh Al untuk naik dimobilnya bersama dia, dia hanya ingin memanas manasi Erlan, dia selalu menempel ke Nayra bukan cinta melainkan hanya balas dendam
Didalam mobil Al, hanya ada keheningan tidak ada yang bersuara sedangkan mobil satunya sangat berisik karna sepupu Erlan semuanya bar bar termasuk wanita juga
Sampai di Mansion Erlan semua masuk kedalam, mendaratkan bokongnya ke sofa dengan kasar
Nayra kedapur menyiapkan cemilan untuk sepupu Erlan
Sedangkan Al dia naik keatas untuk kekamar, dia paling malas jika bertemu orang tua Alora karna setiap bertemu dia selalu bertanya, kapan menikah.? Sehingga membuat dirinya muak
Nayra menghidangkan cemilan dan teh hangat untuk pemuda pemudi itu dan berkata "Teh nya Tuan"
Alora yang mendengar itu langsung memukul lengan Max dengan kuat dan berkata "Jangan macam macam"
"Ck, sakit tau." gumam Max memegangi lengannya
Alora dan Max adalah saudara kandung yang seperti kucing dan Anjing, selalu bertengkar tak kenal tempat, jika bersangkutan dengan pacar atau hubungan dengan lawan jenis mereka harus saling tau dan memastikan bahwa itu orang yang tepat atau tidak
"Saya permisi Tuan" kata Nayra lalu pergi kedapur
Nyonya Arleya datang bersama sang Adik ke ruang tamu, usia mereka tak jauh beda walaupun sudah menikah mereka saling mengabari menjalin silahturahmi.
__ADS_1
"Ckckck, kalian ini bukannya mandi malah malas malasan disini" sungut Nyonya Arleya menatap ke 4 orang itu yang tak lain Erlan, Diki, Max, dan Alora
Dira Adik dari Nyonya Arleya mendekati anak gadisnya dia mencium bau alkohol di pakaian Alora lalu menarik telinganya dengan kuat dan berkata "Sudah Mommy bilang jangan terlalu banyak Minum Whiski, ALORA ADROMEDA!!!"
"Aduh Mom, lepasin, Alora hanya meminum sedikit" rengek Alora kepada Mommy nya
"Gak usah percaya Mom, dia tadi kebanyakan minum Whiski sampai menggoda ku, dia lupa kalau aku kakaknya sendiri" ucap Max santai
Alora melotot mendengar penuturan sang kakak dia tidak tahu menggoda kakaknya atau tidak yang pasti dia tidak sadarkan diri dan memegang dada seorang lelaki tapi dia tidak tahu itu siapa
"Alora, kamu sudah kelewatan batas, semua barang berharga kamu Mommy sita kecuali Handpohne mu" tegas Mommy nya yang sudah melepaskan jewerannya
"Apa!!! No Mom, Alora tidak sanggup"
"Tapi sanggup minum Whiski" celutuk Max yang mendapatkan cakaran Alora
"Sial, luka cakaranmu kemarin belum sembuh, ini mau kamu cakar lagi dasar adik lucknut" gumam Max
"Akibat mulutmu terlalu ceplas ceplos" ketus Alora kepada Kakaknya
"Alora, jangan kurang ajar" Lantang Mom Dira kepada Anak Gadis nya
"Iya deh" jawab Alora namun masih menatap Max tajam
__ADS_1
Doain lulus kontrak ya 🤧