
Di malam hari Nayra kelaparan dia hendak membeli mie di Indomaret karna semua warung sudah tutup namun Ayahnya melarangnya takut ada begal yang melukainya jadi Ayahnya yang menggantikan Nayra untuk membeli mie, tentu saja itu membuat Nayra senang. Walaupun tinggal serumah mereka masih ada batasan karna Nayra seharian didalam kamarnya dan mereka juga jarang berbicara.
Keesokan harinya.....
"Ayah, lihat minyak wangi ku engga?" Kata Nayra sambil mencari.
"Engga lihat, emang kamu taruh dimana?" Tanya balik Ayahnya yang sedang memakai jaket untuk bekerja.
"Gak tau lupa."
"Ini dia, kenapa aku gak lihat ya." gumam Nayra lalu memasukan minyak wangi itu kedalam tas selempangnya.
"Kamu aja yang gak lihat, sudah Ayah pergi dulu ya. Assalammualaikum" Ayahnya keluar rumah lalu pergi meninggalkan rumah kayu itu.
Nayra berdiri lalu memasuki kamarnya, akhir akhir ini tubuhnya mudah lelah, entah kenapa itu dia hanya bisa berdoa karna hari bahagianya tidak mau dia lewati secara singkat.
"Aduh!!!" Nayra menyentuh kepalanya yang berdenyut sangat hebat.
Dia membuka tas selempangnya mengeluarkan semua barang yang ada didalamnya namun obat itu tidak ditemukan, Nayra lupa kalau obat kemarin tinggal dua dan diminumnya sekaligus, ia lupa untuk membeli lagi.
__ADS_1
Nayra duduk dikursi sejenak berharap sakit kepalanya bisa mereda sedikit saja, namun kepalanya bertambah sakit.
Nayra keluar rumah lalu menguncinya dia membawa uang sisa kemarin, jika dihitung cukup untuk membeli obatnya.
Nayra berjalan sempoyongan sambil memegangi dinding rumah warga agar tidak terjatuh.
Nayra terkejut ada yang menarik lengannya dia menatap nanar lelaki itu ternyata yang menariknya adalah Erlan, Er memaksa Nayra masuk kemobilnya.
Sebelum Erlan datang ke Mansionnya dia ingin kerumah Nayra untuk berbicara, disaat melihat Nayra yang sedang berjalan Erlan menariknya dan memasukan dia kedalam mobil.
"Tuan, tolong antar saya kerumah sakit" Pinta Nayra, dia menutupi wajahnya yang kesakitan seolah tidak terjadi apa apa terhadap dirinya.
"Gak" jawab singkat Erlan, didalam mobil hanya ada keheningan tidak ada yang bersuara sedangkan Nayra dia sedang menahan rasa sakit yang luar biasa yang tak bisa diungkapkan lewat kata kata.
Erlan menyuruh Nayra keluar dari dalam mobil dia mengajaknya ketaman dan menyuruh Nayra duduk dibangku kosong itu.
.
"Ki-tta mau nga-pain kesini?" Tanya Nayra dengan suara gugupnya, menahan rasa sakit.
__ADS_1
Erlan menggenggam tangan Nayra, dia menarik nafas lalu menghembuskannya, jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya tangannya menjadi dingin karna ingin mengatakan ini.
"Nayra, sebenarnya aku mencintaimu aku tidak bisa melihat kau bersama Kakakku, Al. Kau tahu aku sangat cemburu disaat kau berdekatan dengannya, Apa kau bersedia membalas cintaku?" ucap Erlan dengan setulus hati, dia tidak pernah mengungkapkan perasaaan kepada wanita melainkan wanita yang terlebih dahulu mengatakannya perasaan kepadanya.
Belum sempat memberi jawaban, Nayra sudah pingsan terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan Erlan, Er yang melihat Nayra tiba tiba pingsan sangat terkejut, Er dengan cepat menangkap tubuh Nayra.
Erlan menepuk pipi Nayra pelan namun Nayra tidak merespon sama sekali.
"Nay, Nayra. Kau kenapa?" Tanya Erlan cemas dia membopong tubuh Nayra Ala bridal style lalu memasukan tubuh Nayra kedalam mobil dan segera mengemudikannya dengan cepat ke Rumah Sakit.
Erlan bertambah cemas melihat wajah Nayra menjadi pucat pasi.
Setelah sampai di rumah Sakit, Erlan menggendong tubuh Nayra ala bridal style, dia berteriak memanggil Dokter dan tidak perduli kepada siapa pun yang melihatnya.
Dokter dan suster membawa brangkar pasien dengan tergesa gesa lalu Erlan meletakkan tubuh Nayra diatas brangkar itu dan membawanya keruang perawatan.
Dokter menyuruh Erlan menunggu diluar selagi Dokter melakukan tugasnya.
Erlan duduk dikursi sambil mengusap wajahnya dengan kasar, dia tidak tahu Nayra sakit apa tapi dia sangat cemas melihat wajah Nayra yang pucat pasi, lemah tak berdaya.
__ADS_1
Pintu ruangan itu terbuka, Dokter itu menghampiri Erlan yang sedang duduk memainkan ponselnya.
Sakit apa hayo? :D