Gadis Miskin Milik CEO

Gadis Miskin Milik CEO
Ekspektasi tak sesuai realitas!


__ADS_3

Nayra memohon kepada warga agar tidak dilaporkan ke Polisi, Nayra hanya malas jika berhubungan dengan Polisi karna kebanyakan Polisi masih muda bisa bisa dia langsung suka. :v


Warga menyetujuinya karna lelaki itu sudah memaafkannya, Nayra membawa lelaki itu kerumah sakit untuk melakukan pengobatan diluka tangannya agar tidak infeksi dan cepat sembuh.


Nayra sudah sampai di Rumah Sakit dia mengantarkan lelaki itu keperawat untuk melakukan pengobatan, kini dia  beralih kekamar pasien tempat Ayahnya berada.


Cukup mengenaskan, banyak sekali ditubuh Ayah Nayra diperban, dan wajah yang terdapat memar.


Mau protes? Tapi untuk apa? Wong yang salah Ayah Nayra duluan.


Ayah Nayra terbangun dia melihat Nayra dan memarahinya dia hanya melampiaskan amarahnya yang tak tersampaikan kepada lelaki tadi.


Sakit hati? Tentu saja. Sudah ditolong bukannya terima kasih malah marah marah gak jelas.


Lebih parah lagi Ayah Nayra malah melemparkan gelas kaca kepada Nayra, untung saja Nayra cepat menghindar tapi sayangnya kakinya sudah terluka sedikit terkena serpihan kaca.


Dokter dan Suster yang mendengar suara  pecahan gelas itu langsung pergi kekamar pasien dimana itu kamar Ayah Nayra,  dia menyuntikkan obat Bius agar lelaki tua itu bisa lebih tenang.


Dokter menyarankan agar kaki Nayra diobati, tetapi Nayra menolak takut biayanya lebih banyak.


Nayra memilih keluar dan membayar semua tagihan, Ayah Nayra akan menginap di Rumah Sakit sekitar tiga hari atau lebih, dan biayanya pasti tidaklah sedikit


Nayra keluar dari rumah sakit dengan perasaan sedih berharap sang Ayah akan merubah sikapnya kepada dirinya namun ekspektasi tak sesuai realitas

__ADS_1


Dia pergi keluar untuk membeli bubur dan menitipkannya kesuster untuk menyuruhnya makan jika waktunya makan


Nayra pulang lewat Ojek online yang dipesan menggunakan Aplikasi hijau, dia hanya bisa menunjukan muka murung.


Anak perempuan membutuh kasih sayang dari Ayahnya, tapi apa yang dia dapatkan? Hanya bentakan dan perkataan kasar yang terdengar ditelinganya. Seorang Anak perempuan butuh belaian kasih sayang dari seorang Ayah seperti mengusap kepalanya, menggendongnya, memeluknya dan mengucapkan kata kata lembut disaat masih kecil, tapi sayangnya dia sudah besar dia hanya butuh perhatian untuk melarangnya apa yang benar dan salah


Dia sangat ingin merasakan kasih sayang dari seorang laki laki maka dari itu dia berpacaran dengan Udin, sikap Udin yang perhatian dan sayang membuat dirinya senang tapi siapa sangka ternyata dia memiliki otak mesum yang sangat dibenci Nayra dan terjadilah putus komunikasi


'Kau tidak memiliki Ayah saja ada Ibumu dan sahabatmu yang selalu mendengar keluh kesahmu' kata kata Hanna teringat jelas dipikirannya


Ibu? Dia hanya menjadi pendengar yang baik bagi Nayra, Nayra sangat jarang curhat kepada Ibunya menurutnya cukup dipendam saja itu lebih baik


Dan sahabat? Jika kita curhat dengan sahabat itu sangatlah enak dia akan menjadi pendengar yang baik namun tidak merasakan jadi untuk apa membuang kata kata yang tidak penting!!!


Tak terasa beningan kristal keluar begitu saja dengan cepat dia menghapusnya kalo ketahuan sama tukang Ojeknya kan jadi malu.


Nayra menaruh tasnya diatas meja lalu menyapu, mengepel rumah tersebut membersihkan sampah sampah yang terselip dan sebagainya.


Nayra masuk kekamar orang tuanya dilihatnya seprei itu kotor, lembab, dan bau sepertinya atap rumah ini bocor tapi dibiarkan oleh Ayahnya.


Nayra membuang sampah yang tergeletak dimana mana, disampah itu kebanyakan kertas yang sudah dibentuk bulat seperti diremas, Nayra ini orangnya kepo maka dari itu dia membukanya karna terdapat ada tulisan.


Dear my beloved women

__ADS_1


(Yang terhormat wanita tercintaku)


My wife


(Istriku)


Maafkanlah suamimu ini yang terlalu kasar kepadamu, sebenarnya aku sangat mencintaimu tetapi ketika aku melihat wajah Anak kita, rasa benciku akan muncul


Maafkan aku, Sebelum menikah aku selalu berjanji manis kepadamu, namun ketika sudah menikah aku tidak menepatinya.


Sebenarnya jika boleh jujur aku menyayangi Nayra disaat belum dilahirkan, aku menerimamu apa adanya demi menutupi aib mu.


Disaat kamu melahirkan Nayra ada rasa senang dihatiku namun satu bulan kemudian aku dipecat dari tempat pekerjaanku, mencoba membuat usaha sendiri malah tidak berhasil dan selalu gagal untuk mencari rezeki.


Bukankah Anak adalah rezeki yang dianugrahkan oleh Tuhan? tapi kenapa rezekiku malah terhenti?


Apa Nayra anak sial?


Aku tau walaupun itu hasil dari anak berzina tapi setidaknya kenapa rezeki ku yang terhentikan?


Maafkan aku, rayuan duniawi membuatku melupakanmu, Tuhanku, dan anak kita sehingga renggang seperti ini.


From your husband.

__ADS_1


(Dari suami mu)


Hargai aku ya!


__ADS_2