
Semua orang masuk dan duduk diatas sofa, Bik Ila pergi kedapur untuk menyiapkan minuman dan cemilan untuk majikannya.
Dan membawanya dengan hati hati lalu menaruh minuman itu diatas meja satu persatu
"Silahkan diminum Nyonya dan Tuan" kata Bik Ila ramah lalu pergi ke dapur untuk menaruh nampan
Sedangkan Nayra dia pergi keatas ke kamar Nyonya dan Tuannya untuk menaruh koper majikannya
Setelah masuk Nayra merapikan semua pakaian majikannya lalu menaruhnya di lemari, kamar itu sudah dibersihkan diganti sprei dan hordengnya
Setelah di rasa semuanya selesai dia pergi ke kamar Al yang mentok paling ujung, kamar dia dan orang tuanya hanya dibatasi kamar kosong yang tak terhuni
Bukan tanpa alasan kamar itu tak ditempati, hanya saja Al yang tidak ingin berdekatan dengan kamar orang tuanya atau siapa pun
Nayra menggedor pintu dengan pelan takut yang punya kamar terganggu sekali dua kali tidak dibuka, Kini dia sedikit menguatkan ketokannya di pintu tersebut
Tok
Tok
Tok
"Tuan, tolong dibuka pintunya saya hanya ingin menaruh pakaian anda" kata Nayra yang masih ramah
__ADS_1
Namun tak ada jawaban dari sana, kini dia menggedornya dengan lumayan bertenaga
Tangan Nayra menyentuh di pelipis Al, dia tidak tau kalo pintu itu akan dibuka secara mendadak
"Ada apa?" tanya Al singkat, aura yang dingin terasa di tubuh Nayra dilihatnya sorot mata Al tajam membuat dirinya takut
"Aku, ingin menaruh pakaian anda Tuan" kikuk Nayra
Al kembali masuk tanpa menjawab Nayra, dia tidak menutup pintu hanya saja dia langsung berlalu tanpa menghiraukan Nayra
Nayra kebingungan, dia masih setia berdiri didepan pintu ssmbari menatap Al yang sedang mengambil Laptop dan beralih ke kasur
"Sedang apa kau disitu? masuk cepat dan tutup pintu itu" suara bariton itu mengejutkan Nayra, dia masuk lalu menutup pintu sesuai perintah
Dia membuka koper Al dilihatnya hanya beberapa pakaian saja dan barang penting lainnya
Al menoleh ke Nayra dilihatnya Nayra memegang kotak rahasia Al membuat rahangnya mengeras "Siapa yang menyuruhmu memegang itu" bentak Al kasar lalu beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil kotak hitam itu dari tangan Nayra secara kasar
"Saya tidak bermaksud memgang kotak itu Tuan" lirih Nayra menunduk
"Cepat kau selesaikan semuanya dan pergi dari kamarku" bentak Al sangat kasar membuat Nayra mengingat dimana dia selalu di bentak oleh Ayahnya sendiri
Nayra tetap menunduk lalu menyelesaikan tugasnya dengan cepat lalu keluar dari kamar Al tanpa permisi, sedangkan Al acuh tak acuh melihat pembantu songong itu
__ADS_1
Nayra memasuki kamarnya, membersihkan diri dengan berendam di bathup, menghilangkan rasa stres yang di kepalanya
Setelah itu dia memakai pakaiannya lalu turun kebawah untuk kebawah
Dilihatnya dibawah sangat sepi sepertinya Nyonya dan Tuannya sudah di dalam kamar
Dia membersihkan lantai satu menggunakan sapu listrik tersebut setelah selesai dia mengelap meja di ruang tamu dan ruang tengah
Aroma lantai satu tercium di hidung Nayra lalu dia ke dapur untuk minum karna haus, baru bekerja seperti itu dirinya sudah kelelahan apalagi yang berat, jadi dia memilih istirahan sejenak untuk meringankan rasa lelah
Istirahat nya ia selesai dengan cepat lalu kembali membersihkan lantai satu setelah dirasa semuanya selesai dia ke dapur untuk membikin kue kering sebagai cemilan
Nayra sedang membuat Adonan kue, samar samar dia mendengar ada orang yang berjalan kedapur namun tak dihiraukannya
Dia menoleh kesamping ternyata Alfred yang sedang mengambil air minum untuk di bawah ke kamarnya
Dia ke kamar mandi terlebih dahulu, Nayra melihat Erlan yang sedang menghampirinya
"Kau sedang membuat apa?" tanya Er kepada Nayra yang sedang fokus memasukan takaran gula ke dalam gelas
"Mau bikin kue kering" jawab Nayra tanpa menoleh ke Er, sedangakan Er dia hanya ber oh ria saja
Suara air di dalam kamar mandi terdengar oleh Erlan lalu bertanya "Apa ada orang di kamar mandi?"
__ADS_1
"Ada Tuan Alfred di kamar mandi" jawab Nayra
Hargai aku lewat like, komen, vote, dan bunganya. kalau gak ada poin jempolnya aja gak papa kok :)