gadis misterius yang baik hati

gadis misterius yang baik hati
bagian 46


__ADS_3

setelah menyimpan belanjaan nya Reyna tidak kembali lagi ke luar karena Salma sudah pergi lagi dengan membawa sisa belanjaan nya


Bahkan mobil yang mengikuti Salma dan Reyna pun mengikuti Salma lagi


"ka apa boleh Silva bertanya" tanya Silva kepada Reyna


"boleh "jawab Reyna sambil menatap Silva dengan tersenyum


Reyna dan anak anak yang lain sedang berkumpul di satu kontrak dan sekarang dia sedang duduk di antara mereka dengan menggendong Cilla di pangkuan nya


"untuk apa ka Salma ke panti asuhan ka "tanya Silva lagi dengan nada sedikit gugup karena dia mengira bahwa mereka akan di pindah kan ke panti asuhan


"ohh itu ka Salma berasal dari sana dan sampai sekarang ka Salma selalu mengunjungi jika ada waktu kosong" jawab Reyna sambil tersenyum lagi saat mendengar pertanyaan Silva


karena Reyna paham dari nada suara nya yang sedikit gugup itu


"apa ka Salma di adopsi oleh seseorang ka waktu kecil " tanya Silva lagi setelah mendengar jawaban Reyna


Reyna yang mendengar pertanyaan Silva itu pun menggeleng pelan sambil tersenyum


"ka Salma tidak ada yang mengadopsi nya hanya saja ka Salma keluar dari sana dengan alasan entah apa Kaka juga tidak paham " jelas Reyna lagi dengan senyuman yang masih ada


Silva tidak bertanya lagi setelah mendengar jawaban Reyna


"dan Kaka minta sama kalian semua jangan pernah mengecewakan ka Salma ya " ucap Reyna dengan tiba tiba sehingga membuat mereka semua langsung tertuju pada Reyna dengan wajah panik nya


"maksud nya ka " kaget Silva yang mulai waspada saat mendengar nya


Reyna yang melihat wajah panik mereka hanya tersenyum saja


"ka Salma tidak memiliki keluarga lagi selain ka Ella, dan untuk Kaka sendiri Kaka hanya adik angkat yang ka Salma yang di bawa dari pinggir jalan saat Kaka dan ka salma masih kecil, ka Salma juga selalu bilang kepada Kaka jangan pernah mengecewakan Kaka tapi jadilah kebanggaan Kaka dan keluarga Kaka, bahkan sekarang yang menjadi sosok pengganti seorang ibu untuk ka Ella, ka Salma dan Kaka hanya orang luar yang ka salma tolong, hanya bi Ajeng dan Kaka juga meminta kepada kalian jadikan ka salma bagian dari keluarga kalian seperti Kaka yang menganggap ka Salma sebagai keluarga sendiri meskipun kami tidak ada hubungan darah" jelas Reyna kepada anak anak itu


Silva dan yang lainnya terdiam saat mendengar penjelasan Reyna


"jadi ka salma sama seperti kamu tidak memiliki orang tua "celetuk gio


Reyna yang mendengar celetuk kan gio hanya bisa menggeleng sambil tersenyum


"tidak ka Salma memiliki orang tua hanya saja orang tua ka Salma sudah berada di syurga " jawab Reyna


"tadi Kaka bilang bahwa Kaka adik angkat ka Salma itu berarti Kaka masih memiliki orang tua " tanya Silva saat mengingat penjelasan Reyna


"entah Kaka juga tidak tau karena Kaka saat di bawa oleh ka Salma saat umur Kaka 4 tahun " jawab Reyna lagi dengan mengangkat bahunya


Mereka semua mengangguk tanda paham

__ADS_1


"jadi sekali lagi Kaka minta kepada kalian agar menerima ka salma sebagai keluarga kalian seperti ka Salma menerima kalian seperti saudaranya atau keluarga nya" ucap Reyna lagi


"dan jadi lah kebanggaan ka Salma juga " sambung Reyna lagi


Mereka semua mengangguk bersama tanda mengiyakan ucapan Reyna


Reyna yang melihat itu pun langsung tersenyum lagi


.


.


.


.


Sedangkan Salma masih belum menyadari bahwa ada yang mengikuti nya


Salma menghentikan motor nya setelah ia dapat melihat gerbang panti asuhan lalu turun dari motor nya dan mendorong nya menuju panti asuhan lagi dengan jarak yang sedikit jauh


penjaga gerbang yang melihat seseorang mendorong motor nya itu merasa heran karena motor itu menuju gerbang panti saat terus melihat nya penjaga gerbang itu pun langsung tersenyum saat menyadari siapa yang mendorong motor nya


"kunaha atuh neng Ning te di hirupan atuh motor na " tanya penjaga gerbang setelah Salma ada di dekat gerbang


"kunaha atuh neng " tanya penjaga lagi


"takut ibu,Kaka sama anak anak denger " jawab Salma lagi


Sedangkan penjaga itu hanya menggelengkan kepalanya dengan pelan saat mendengar jawaban Salma


"pasti neng Salma th mau ganggu anak anak ya "tebak penjaga gerbang itu


Karena itu memang kebiasaan Salma saat datang ke panti asuhan


Salma hanya tersenyum saja di balik helem nya mendengar tebak kan penjaga


"ya sudah kalau begitu mang aku mau masuk dulu nanti kalau aku udah sana anak anak baru mamang bawa kardus nya ke dalam " ucap Salma sebelum pergi meninggalkan penjaga gerbang itu lalu masuk


Penjaga gerbang itu hanya bisa tersenyum dan menggeleng saja melihat tingkah laku Salma saat datang ke panti


Mobil yang mengikuti Salma juga berhenti di sebrang gerbang dengan pandangan yang jelas melihat gerak gerik Salma dan anak anak panti


Salma pun memarkirkan motor nya dengan terus melihat situasi, setelah selesai memarkirkan motor nya lalu Salma membuka helem nya


"huh semoga ibu sama Kaka engga tahu " gumam Salma sambil tersenyum tipis saat melihat anak anak sedang bermain di taman depan yang di sediakan untuk bermain dan belajar

__ADS_1


sebelum berjalan menuju anak anak Salma membuka ikat rambut nya terlebih dahulu sehingga membuat rambut panjang nya tergerai indah


Salma pun langsung berjalan menuju pohon besar yang ada di dekat taman sambil mengeluarkan gitar nya dari tas gitar yang ia gendong itu


Sedangkan di dalam mobil yang mengikuti salma itu hanya bisa menonton nya saja


Drtt drtt


ponsel milik orang itu berdering tanda panggilan masuk lalu melihat siapa yang menelpon nya lalu mengangkat nya saat sudah melihat siapa yang menelpon nya


"ar Lo di mana udah ngilang aja " tanya orang di sebrang telpon itu


"gue lagi ngikutin Salma " jawab Arkana


Ternyata orang yang mengikuti Salma dan Reyna itu Arkana karena dia masih penasaran dengan kehidupan Salma saat mendengar cerita Reyna kemarin


"ya setidaknya bilang dulu Napa " omel orang itu lagi


"buat apa juga gue bilang ke Lo" jawab Arkana dengan pandangan terus melihat gerak gerik Salma


"ya terserah Lo deh kalau gitu gu..." ucapan orang itu terpotong karena Arkana langsung mematikan panggilan nya


Arkana mematikan panggilan itu tanpa berniat mendengar ucapan orang itu lalu menyimpan kembali ponsel nya


Sedangkan di sebrang telpon itu Ilham sedang melamun sambil melihat ponselnya saat mendengar panggilan nya di putus kan secara sepihak oleh arkana


"aish sudah lah "gumam Ilham saat tersadar dari lamunannya


Orang yang menghubungi Arkana adalah Ilham untuk menanyakan di mana keberadaan nya karena tadi saat dia ke ruangan Arkana sambil membawa berkas untuk meminta tandatangan nya ternyata Arkana tidak ada sehingga Ilham pun menelepon nya untuk menanyakan keberadaan nya


Kembali lagi ke Salma


Salma yang melihat keadaan aman pun langsung melancarkan aksinya


Salma dengan perlahan memetik gitar nya sehingga membuat suara yang indah terdengar jelas oleh anak anak panti yang berada di taman


"siapa itu yang bermain gitar" ucap salah satu anak panti


" engga tau " jawab teman nya yang beradab di samping nya


Mereka semua pun mengedarkan pandangan nya dan melihat Salma sedang berdiri sambil bersandar pada pohon dengan tangan terus memainkan gitarnya


Anak anak panti yang melihat Salma pun langsung berlarian menuju Salma, Salma yang melihat itu pun langsung berhenti bermain gitar dan berjalan menuju anak anak itu dengan perlahan dan tersenyum


Bersambung........

__ADS_1


__ADS_2