
Sky yang mendapatkan telepon dan perintah dari Salma pun langsung tancap gas meninggal kan kawasan terlarang karena dia sedang berada di Sana
tujuan sky sekarang adalah mansion milik tuan andiri, dengan kecepatan sedang sky menjalankan mobil nya sambil menikmati perjalanan itu
tapi saat dia sedang menyetir dan tidak sengaja dia melihat seorang gadis kecil yang sedang berjalan mondar mandir di sisi jalan raya seperti sedang mencari seseorang
karena tidak tega dan penasaran sky pun menepikan mobil nya di dekat gadis kecil itu
"dek kamu sedang apa " tanya sky setelah dia turun dari mobil dan mendekati gadis kecil itu sekarang sky sedang berada di sisi gadis kecil itu
gadis kecil itu yang mendengar suara itu pun langsung melihat ke arah sky
"atu nungu a va " suara gadis kecil itu terdengar merdu meski sky tidak mengerti apa yang di katakan oleh gadis kecil itu
"hehe Kaka tidak paham dek " ucap sky sambil tersenyum kepada gadis kecil itu lalu berjongkok untuk menyeimbangi dengan gadis gadis kecil itu
"ai atu cedan Nung ka iiva " ulang gadis kecil itu kepada sky
sky yang mendengar ucapan ulang gadis kecil itu pun terus mengulang ucapan nya di dalam pikiran nya untuk dapat di mengerti
"ya aku paham sekarang" batin sky setelah dia dapat memecahkan ucapan gadis kecil itu
"maksudnya begini dek aku sedang menunggu ka iva " ucap sky
"tul " girang gadis kecil itu sambil bertepuk tangan saat mendengar ucapan sky
sky yang melihat itu menjadi tersenyum dan gemas saat melihat gadis kecil itu kegirangan
"lalu dimana ka Iva nya " tanya sky lagi
"oo it ak Iva bli Ir num ( oo itu ka Iva beli air minum)" jawab gadis kecil itu
Duar
Sky seperti mendapatkan ledakan saat mendengar jawaban gadis kecil itu lagi
Pasal nya gadi kecil itu menjawab pertanyaan sky menjadi lebih rumit lagi
"hah seharusnya aku tadi tidak bertanya "batin sky menyalah kan dirinya sendiri
"Cilla " panggil seorang gadis kepada gadis kecil yang bernama cilla itu
Cilla yang mendengar nama nya di panggil pun langsung melihat ke arah suara itu
Sky yang mendengar panggilan seseorang itu menjadi tahu bahwa gadis kecil itu bernama cilla
__ADS_1
"aka " panggil cilla kepada orang yang memanggil nya tadi
"maaf ya Cilla Kaka lama " ucap seorang gadis itu
sky yang mendengar suara seseorang itu pun langsung melihat ke arah suara itu
Ternyata orang yang memanggil Cilla itu seorang gadis cantik yang baru saja akan masuk ke dalam fase remaja
gadis itu pun berjalan kembali mendekati Cilla, sky sedikit terpesona melihat gadis itu dengan wajah putih bersih di umur nya itu, dengan raut wajah yang campuran ceria dan sedikit dingin itu dapat di rasakan oleh sky
Dengan rambut yang sedikit panjang dengan warna hitam sedikit kecoklatan, memakai celana bahan berwarna moka, memakai kaos yang berwarna hitam dengan di padukan sweater rajut berwarna putih tulang
"maaf ya Cilla ka Silva sedikit lama " ucap gadis yang bernama Silva itu setelah sampai di depan Cilla lalu berjongkok
"ta oa Yan tin ak Iva bli Ir num ( tidak apa yang penting ka Silva beli air minum) " jawab Cilla sambil menyodorkan tangan nya untuk meminta air minum yang di beli oleh Silva
Silva yang melihat itu pun langsung memberikan botol yang berisi air mineral yang sudah di buka
Eh
Silva seperti melihat seseorang orang yang tidak ia kenal, saat dia melihat ka arah sky yang sedang berjongkok di sisi Cilla itu pun langsung bangun
"maaf Kaka ini siapa" tanya Silva kepada sky
Sky yang mendengar suara Silva pun langsung tersadar bahkan dia tidak menyadari bahwa Silva sudah ada di dekat cilla dan diri nya
"benar Cilla "tanya Silva kepada Cilla yang sedang minum itu
"ya "jawab singkat dari Cilla setelah dia selesai minum
"maaf kalau begitu kami pamit" ucap Silva dengan sedikit dingin kepada sky sambil memegang tangan mungil Cilla lalu pergi meninggalkan kawasan itu
Sky yang mendengar suara Silva entah kenapa dia menjadi merinding sekaligus penasaran
"ah sudah lah sebaik nya aku lanjutkan lagi perjalanan ku menuju mansion tuan andiri" gumam sky sambil berjalan memasuki mobilnya lagi lalu pergi meninggalkan kawasan itu dengan menggunakan mobil nya dengan kecepatan sedikit tinggi
.
.
.
.
Salma kembali duduk lagi di kursi yang berada di dekat ranjang Reyna itu sambil menggenggam tangan Reyna yang sedang terbaring lemah dengan mata yang masih tertutup itu
__ADS_1
"dek apa kamu tau bahwa umi sudah pergi meninggalkan kita dek, bahkan di saat saat terakhir umi kita belum bertemu dengan umi, dan kemarin saat kita video call bersama umi, ternyata itu terakhir kali nya kita berbicara dan bercanda bersama umi dek " Salma berusaha mengajak Reyna untuk berbicara dengan menceritakan semuanya tentang umi yang sudah pergi dari dunia ini
"jika Kaka tau bahwa kemarin adalah permintaan umi yang terakhir kali, mungkin Kaka dan kamu akan pergi bersama Ka Ella dan bi Ajeng bersama," sambung salma lagi dengan suara yang mulai berat
"dek kamu kapan bangun jangan terlalu lama tertidur, Kaka tidak punya teman untuk mencari berbagai informasi tentang tikus yang masih bersembunyi itu dek " tanya Salma kepada Reyna dengan suara lirih hampir tidak terdengar karena suara nya semakin berat
Setelah selesai mengajak Reyna berbicara meskipun Reyna tidak merespon, Salma pun bangun dari duduk nya lalu masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu Karen azan magrib sudah di kumandangkan
.
.
.
.
Suasana di mansion milik tuan andiri menjadi sepi lebih tepat nya di ruang tamu mansion
di ruang tamu menjadi sepi saat sky sudah menjelaskan secara rinci apa yang terjadi kepada Reyna
"jadi putri sudah tiga hari ini di rawat dan sekarang putri masih tertidur" fahmi pun membuka suara setelah mendengar penjelasan dari sky terkait apa yang terjadi kepada Reyna
"benar tuan dan saya juga belum melihat ke adaan putri katen saya selama beberapa hari ini sedang mencari informasi tentang orang yang sudah menabrak putri " jawab sky lagi
"apa harus begitu lama mencari informasi dua orang yang sudah menabrak putri " kesal Faisal saat mendengar jawaban sky
"maaf tuan muda saya sedikit sulit tanpa bantuan ka Queen dalam mencari informasi seseorang "jawab sky lagi dengan pandangan yang sedikit menunduk
"sudah stop sky masih belajar jadi pantas saja dia kesulitan" cegah Kamila sambil memegang tangan Faisal saat dia akan mengucapkan sesuatu kepada sky lagi
"jadi bagaimana apa sudah dapat" tanya Fahmi lagi
"susah tuan dan saya sudah menemukan informasi tentang kedua orang itu sebanyak sembilan puluh persen, kemampuan saya hanya bisa sampai ke situ saja, dan saya juga sudah mengirimkan data informasi itu kepada ka Queen " jawab sky lagi
Fahmi, Kamila dan faisal pun sedikit tenang saat mendengar jawaban sky lagi
Faisal tanpa banyak bicara pun langsung pergi dari sana dan langsung naik ke lantai atas yang menuju kamar nya
"baiklah terima kasih dan kamu bisa kembali lagi bekerja"titah Fahmi kepada sky
Sky yang mendengar nya pun langsung bangun sambil mengangguk
"kalau begitu saya permisi dulu tuan, nyonya" pamit sky kepada Fahmi dan Kamila
mereka berdua hanya mengangguk saja tanpa menjawab, sky yang melihat itu pun langsung pergi dari sana dan sekarang tujuan nya kembali lagi ke kawasan terlarang lagi
__ADS_1
Bersambung.......
Tangan lupa like ya satu lagi vote sama hadiah nya dong masih kosong nih