
"oh ayolah ka namaku itu Faisal bukan gillaaa " cerocos Faisal ya orang yang di panggil oleh Salma gilla adalah Faisal karena dia mendapatkan julukan dari Reyna yaitu si ilmuan gila
"tetap saja pikiran mu terhadap sains dan di laboratorium itu gilla " Salma tetap pada pendirian nya
*terserah kau saja lah ka "ketus Faisal saat mendengar jawaban Salma itu
"ada apa kamu menelpon Kaka " Salma langsung menanyakan hal inti saja
"oh itu aku mau menanyakan si isi kulkas dua pintu kemana ka bahkan batang hidung nya tidak pernah terlihat lagi " ternyata Faisal menanyakan Reyna
Salma maupun sky belum memberi tahu keluarga andiri tentang kecelakaan yang di alami oleh Reyna
"tumben kamu menanyakan Reyna, jika ada kamu pasti uring uringan tidak jelas " ucap Salma sambil melihat ke arah ranjang di mana Reyna masih betah untuk tinggal di alam bawah sadar
"engga gitu ka aneh aja gitu, bisa nya juga dua hari sekali tu bocah suka ada, tapi ini sudah tiga hari tidak ada kabar bahkan Kaka juga belum ke sini " jelas Faisal
"Reyna sedang ada di rumah sakit " ucap Salma dengan singkat dan nada dingin masih dengan tatapan menuju ke arah Reyna
"APA??? Reyna di rumah sakit!!! tapi kenapa Ka ??? " kaget Faisal dengan sedikit berteriak
Bahkan Salma sedikit menjauh kan ponsel nya dari telinga nya, sehingga membuat sahabat Salma, Arkana dan yang lain nya menjadi heran
"pelan kan suara mu " ingat Salma dengan suara dingin sehingga membuat Faisal yang mendengar nya menjadi merinding
"iya ka iya ka maaf " maaf Faisal kepada Salma
"dia ( sky ) yang akan menjelaskan nya kepada mu nanti Kaka akan menyuruh nya ke sana " ucap Salma kepada Faisal setelah itu Salma mematikan panggilan nya tanpa mendengar jawaban Faisal
Sedangkan yang lain masih diam sambil memperhatikan Salma yang sedang menelpon itu, tapi ada yang membuat mereka heran lagi
"sal Lo ga apa apa" ucap Zahra saat Salma mengucek ke dua mata nya setelah dia mematikan panggilan itu
"gue engga apa apa " ucap Salma sambil mengantongi ponsel nya ke dalam saku celana nya lalu berjalan menuju kamar mandi dengan tangan yang masih mengucek ke dua mata nya
"Salma kenapa zah " tanya Zainal saat Salma sudah masuk ke kamar mandi dan menutup pintu kamar mandi
"engga tau gue juga heran " Zahra hanya bisa mengangkat kedua bahu nya saja sambil menjawab pertanyaan dari Zainal
"kenapa dengan Salma " lagi dan lagi batin Arkana terus saja bertanya tanya
Sedangkan di dalam kamar mandi
Salma yang sudah masuk itu pun langsung mengunci pintu nya agar tidak ada orang yang masuk . setelah selesai mengunci pintu Salma berjalan menuju wastafel dengan sedikit berlari
"hah untung aja masih bisa " gumam Salma setelah dia mengeluarkan sesuatu dari ke dua mata nya d jgn sedikit sulit karena sudah sedikit dalam
"maaf sekali lagi maaf semua nya" gumam Salma lagi sambil melihat pantulan wajah nya yang ada di dalam cermin
Setelah selesai Salma bergumam sendiri dia pun memakai kembali lagi apa yang tadi ia keluar kan dari ke dua mata nya jika tidak semua nya akan terbongkar sebelum Salma berbicara terlebih dahulu
Setelah Salma pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang sedikit basah karena dia tadi mencuci wajah nya
"ka Lo ga apa apa kan " ucap Safira setelah dia melihat Salma keluar dari kamar mandi
__ADS_1
"engga"jawab Salma dengan singkat lagi sambil berjalan menuju kursi Yang ada di dekat ranjang Reyna
Sambil mengeluarkan ponsel nya untuk menghubungi sky
"datang ke rumah si ilmuan gila cerita kan semua nya " titah Salma kepada sky setelah panggilan nya di angkat oleh sky
tanpa mendengar jawaban sky Salma langsung mematikan panggilan nya secara sepihak lagi
Hah
Salma menghembuskan nafas nya saat dia sudah mematikan panggilan nya
mereka yang ada di sana hanya bisa melihat saja
.
.
.
.
Di tempat lain lebih tepat nya di mansion milik tuan andiri
"apa yang sebenar nya terjadi kepada si isi kulkas dua pintu itu" gumam Faisal yang berada di kamar nya
"ah sudah lah tadi ka Queen bilang sky akan datang kesini untuk menjelaskan nya "gumam Faisal lagi
Faisal pun langsung ke luar dari kamar nya lalu ke lantai bawah untuk mencari ke dua orang tua nya
"ada di taman depan dekat kolam ikan tuan muda " jawab pelayan itu dengan kepala yang sedikit menunduk
"makasih" ucap Faisal kepada pelayan itu
Setelah mendengar jawaban pelayan itu Faisal pun langsung ke luar lalu pergi ke tama depan yang dekat dengan kolam ikan yang ada di sekitar halam mansion nya
"mom ded "panggil Faisal setelah dia sudah ad di dekat mereka berdua
"ada apa Faisal "tanya Kamila saat faisal memanggil mereka berdua
"tadi aku menelpon ka Queen untuk menanyakan keberadaan putri yang beberapa hari ini belum kemari, dan saat aku menanyakan ka Queen bilang bahwa putri masuk rumah sakit " faisal menceritakan nya kepada kami dan Fahmi
"apa masuk rumah sakit " ulang Kamila dan Fahmi bersamaan
"benar dan kata na Queen nanti sky yang akan datang untuk menceritakan semuanya kepada kita "jelas faisal lagi
"jadi nanti sky akan datang " tanya Kamila
"iya " jawab faisal sambil mengangguk
"kapan " tanya Fahmi kepada Faisal
"na... Eh engga tau tadi ka Salma langsung mematikan panggilan nya sebelum aku bertanya lagi "geleng faisal saat mengingat nya
__ADS_1
"hah yasudah ayo kita masuk sebentar lagi malam kita tunggu saja sky datang " ucap Fahmi sambil merangkul pinggang Kamila lalu membawa nya masuk ke dalam mansion tanpa peduli dengan Faisal
"sudah tua jug masih aja si romantis"gumam faisal sambil menyusul Fahmi dan Kamila
"Deddy mendengar nya Faisal " ucap Fahmi saat dia mendengar gumaman Faisal
Hehe
Faisal hanya bisa tersenyum kuda saja sambil mengangguk tengkuk nya yang tidak gatal
.
.
.
.
Di rumah sakit atau di ruangan Reyna
"sal kami pamit mau pulang sebentar lagi malam "ucap setelah selesai berbicara kepada Zahra, Ilham dan Safira sedang kan Arkana hanya mendengarkan saja
"hmmm "dehem salma
Zainal dan Ilham yang mendengar dehem man Salma pun langsung bangun dari duduk nya lalu di ikuti Arkana dengan tidak semangat
Arkana dengan langkah yang tidak bersemangat itu pun mendekati Salma yang masih duduk di kursi itu
"istirahat yang benar kamu dan badan kamu juga perlu istirahat"ucap Arkana setelah dia ada di dekat Salma
Salma tidak menjawab dia hanya terus memperhatikan wajah Reyna saja tanpa berniat untuk menjawab ataupun melirik ke arah Arkana
"ya sudah kalau begitu aku pamit" ucap arkana lagi
Setelah mengatakan itu Arkana pun kembali berjalan menuju pintu untuk keluar dari sana
Salma yang sudah mendengar suara pintu yang terbuka sudah tertutup kembali pun langsung menghembuskan nafas nya dengan pelan
"sal gue sama Safira mau ke bawah untuk beli cemilan" ucap zahra kepada Salma
"yasudah sekalian sholat di bawah saja, sekarang gue yang sholat di sini " ucap Salma
"kau benar ka bentar lagi masuk waktu sholat magrib tapi Serena belum datang ke sini " angguk Safira saat dia melihat jam di ponsel nya
"Li bener saf di mana Serena Ki belum datang " Zahra pun baru menyadari bahwa Serena belum datang juga
"mungkin dia sedang ada kerja tambahan kali " tebak Safira
"Lo bener saf ya sudah kami pergi dulu sal " ucap Zahra
Safira dan Zahra pun pergi dari ruangan Reyna dan meninggalkan Salma dan Reyna saja
Salma yang melihat Zahra dan Safira susah pergi pun bangun dari duduk nya lalu mendekat pintu masuk lalu menguncinya
__ADS_1
Setelah selesai mengunci pintu Salma pun duduk kembali ke tempat tadi
bersambung.......