
Reyna dan yang berada di kontrakan sedang membuka belanjaan yang ia bawa tadi karena belanjaan itu tidak semuanya makanan ada juga untuk keperluan mereka juga, Reyna juga memberikan beberapa baju tambahan lagi
"wow ka apa ini untuk Cilla " tanya Vero sambil menunjuk dua gaun kecil yang begitu indah dengan senyum manis di bibir nya
"benar bagus bukan" jawab Reyna dengan tersenyum juga
"tapi itu bukan Kaka yang memilih nya melainkan saudara Kaka "sambung Reyna
mereka semua hanya mengangguk saja saat mendengar jawaban Reyna
Flashback on
Reyna menyeret tangan Faisal untuk masuk ke toko baju anak anak
"Ais Rey mau apa sih kita masuk ke sini " gerutu Faisal kepada Reyna dengan pandangan terus melihat sekeliling
karena semua mata tertuju kepada mereka berdua, sehingga membuat Faisal malu dan wajah nya juga sudah sedikit merah
"buat beli baju lah " jawab Reyna dengan pandangan yang tidak peduli dengan pandangan orang orang yang sedang menatap mereka
"tapi Rey di sini tidak ada baju dewasa nya " ucap Faisal lagi saat melihat baju baju di sana hanya ada ukuran kecil bahkan ukuran baju yang paling besar mungkin untuk anak 7 tahun
"ya iya lah kita masuk ke sini untuk membeli baju untuk anak kecil "jawab Reyna yang sudah melepas tangan nya dari tangan Faisal
"anak kecil? Jadi anak anak jalanan itu bukan anak dewasa saja "tanya Faisal kepada Reyna
"benar dan anak paling dewasa baru 10 tahun saja dan itu pun hanya seorang saja "jawab Reyna tanpa melihat Faisal
"lalu di sana rata rata umur nya berapa tahun " tanya Faisal lagi yang sudah tidak menghiraukan pandangan mata orang orang lagi
"hmmm kalau tidak salah 10 tahun satu orang, 8 tahun dua orang, 5 tahun empat orang, dan 3 tahun satu orang "jawab Reyna sambil mengingat kembali ucapan Salma saat itu
"lalu di sini kita belanja untuk anak yang berapa tahun dan untuk anak laki laki atau perempuan "tanya Faisal lagi dengan tangan yang mulai melihat lihat baju tersebut
"untuk anak perempuan yang 3 tahun, anak laki laki 5 tahun dua orang dan anak perempuan dua orang yang 5 tahun juga " jelas Reyna kepada Faisal
"jadi kita akan beli untuk lima orang anak " ucap Faisal lagi
Hmmm
Reyna hanya berdehem saja untu menjawab ucapan Faisal
Saat Faisal sedang melihat lihat baju anak perempuan, tidak sengaja dia melihat beberapa gaun kecil yang begitu indah, Faisal pun berjalan menuju baju baju tersebut dan mengambil dua gaun kecil yang menurut nya begitu indah
Reyna yang melihat Faisal tidak mengikuti nya lagi hanya melihat saja kemana arah Faisal berjalan, saat dia melihat Faisal mengambil gaun kecil dia pun mendekati Faisal yang sedang memegang dua gaun kecil itu
__ADS_1
"Rey apa ukuran ini cukup untuk anak perempuan tiga tahun itu " tanya Faisal saat Reyna sudah ada di samping nya dan menunjukkan dua gaun yang ia pegang
"sepertinya cukup" jawab Reyna sambil melihat salah satu gaun kecil yang di pegang oleh Faisal
"kalau begitu ambil saja dua dua nya " ucap Faisal lagi dengan tersenyum entah apa yang ia pikirkan bahkan pikiran tentang pandangan mata yang terus melihat mereka juga sudah ia lupakan
"ya sudah ambil saja aku juga sudah menemukan untuk anak lainnya" jawab Reyna sambil memperlihatkan beberapa baju yang ia bawa
"ya sudah ayo kita bayar " ajak Faisal masih dengan tersenyum
Reyna dan Faisal pun berjalan menuju kasir untuk membayar baju yang mereka bawa
Flashback off
seketika Reyna mengingat kembali sikap aneh Faisal saat memilih baju yang awal nya menolak untuk masuk dan akhirnya juga ikut memilih baju
" ka apa tidak salah kami di bawakan kembali baju oleh Kaka dan ka Salma "Silva memberanikan untuk bertanya
"tidak, dan seperti ka Salma akan memberikan kembali baju untuk kalian "jawab Reyna sambil menggeleng kan kepala nya dengan pelan
"tidak usah ka ini sudah cukup " ucap Silva sambil menggeleng juga
"gimana nanti saja ya karena Kaka tidak bisa menjamin untuk membuat ka Salma Mengikuti permintaan kalian " jawab Reyna juga dengan
Mereka semua hanya mengangguk saja tanda paham maksud jawaban Reyna
Mereka semua pun melanjutkan kembali aktivitas mereka yaitu dengan membuka belanjaan yang Reyna bawa tadi
Sekarang Salma sedang berada di dalam rumah bersama nur dan Rina sedang duduk di sofa ruang tamu
"Salma kenapa kamu datang sendiri lagi " tanya nur kepada Salma saat dia melihat bahwa Salma hanya datang sendiri saja
"ka Ella sama bi Ajeng tadi pagi berangkat ke rumah umi " jawab Salma
"memangnya kenapa dengan umi " tanya Rina
nur, Rina dan pandu sudah mengenal umi nya bi Ajeng karena umi bi Ajeng pernah di bawa oleh Salma ke panti asuhan saat umi sedang menginap di rumah Salma
Dan itu juga membuat mereka semua mampu membuat tali keluarga semakin erat, meskipun baru beberapa kali saja bertemu tapi Mereke tetap saling melempar kabar
"umi sedang sakit dan meminta kami untuk menginap beberapa hari di sana " jawab Salma
"lalu kenapa kamu tidak ikut " tanya nur lagi
"aku dan Reyna masih ada sedikit pekerjaan jadi kami akan berangkat sedikit telat " jelas Salma
__ADS_1
"tapi ingat kamu juga harus kesana sama Reyna " ingat Rina
"iya ka " jawab Salma dengan hembusan nafas nya
Mereka bertiga pun melanjutkan kembali obrolan mereka dengan saling menukar kabar
Di kontrakan
karena hari sudah semakin siang Reyna pun pamit kepada anak anak setelah selesai makan siang bersama mereka tidak lupa juga ia membantu Silva membersihkan kembali peralatan yang ia gunakan tadi
"Silva Kaka mau pulang dulu kamu jaga adik adik kamu ya " pamit Reyna kepada Silva yang sedang berada di teras rumah
Silva pun mengangguk sambil tersenyum
"iya ka aku akan menjaga mereka"jawab Silva
Reyna yang sudah mendengar jawaban Silva pun langsung pergi menuju mobil nya sebelum masuk mobil Reyna kembali melihat ke belakang di mana anak anak itu masih ada di teras dengan pandangan yang menuju dia dengan tersenyum
Reyna pun menghela napas nya terlebih dahulu sebelum masuk mobil karena perasaan nya mulai tidak enak
Dengan perasaan yang tidak karuan Reyna pun menjalankan mobil nya dengan pelan dan sekarang tujuan nya adalah mansion uncle nya atau mansion milik tuan andiri karena kalau dia pulang ke rumah nya sudah di pastikan akan merasa bosan
Kembali lagi ke panti asuhan
Setelah selesai saling menukar kabar Salma pun keluar dari rumah dan diam di teras rumah di sana ada dua kursi dan satu meja
Salma mendudukkan bokongnya di kursi tersebut dengan perasaan yang gelisah dan khawatir tidak karuan, sehingga membuat Salma heran sendiri
"ada apa ini kenapa perasaan aku gelisah dan khawatir begini ya " gumam Salma dengan pandangan menuju anak anak yang sedang bermain
Deg
"reyna " lirih Salma
Tiba tiba saja pikiran Salma tertuju kepada Reyna bahkan perasaan nya semakin tidak enak
Salma mengusap wajah nya dengan pelan sambil menghilangkan rasa gelisah nya terhadap Reyna yang tiba tiba saja muncul dengan sendiri nya
Derttt derttt derttt
Ponsel Salma yang berada di saku celana nya berdering dia pun langsung mengambil ponsel nya dan melihat siapa yang menelponnya
tapi saat dia melihat siapa yang menelpon ternyata itu nomor tidak di kenal dengan pelan dan pasti Salma pun mengangkat panggilan nya
"halo " ucap Salma saat dia sudah mengangkat panggilan tersebut
__ADS_1
Bersambung.........