gadis misterius yang baik hati

gadis misterius yang baik hati
bagian 50


__ADS_3

Salma sudah sampai di tujuan nya yaitu di rumah sakit langsung saja masuk ke area parkiran dan memarkirkan motor nya tanpa melihat ke belakang lagi di mana Arkana dan mobil polisi masih mengikuti nya sampai rumah sakit


Arkana heran saat Salma masuk area rumah sakit bahkan dia langsung masuk area parkiran, karena Arkana Yadi tidak terlalu jelas saat mendengar jawaban Salma saat di jalan raya tadi


"siapa yang masuk rumah sakit??? Bahkan Salma membawa motor nya dengan kecepatan tinggi"gumam Arkana masih dengan terus mengikuti Salma masuk parkiran rumah sakit


Salma yang sudah memarkirkan motor nya pun langsung turun dan membuka helem nya dan terlihat jelas lah luka di kening nya yang mengeluarkan darah akibat dari benturan keras saat dia terpental dari motor nya


"maaf nona"ucap polisi yang sudah menyusul Salma sampai di parkiran


Salma yang ada di dekat nya pun langsung melihat ke arah polisi itu


"saya "tunjuk Salma kepada dirinya sendiri


"benar anda nona " jawab polisi itu lagi


Salma menghela nafas nya dulu tapi saat dia melihat seseorang baru saja turun dari mobil nya Salma seperti kenal dengan orang itu


Saat dia terus melihat dan memperhatikan orang itu dan tidak mendengar kan ucapan polisi tersebut


"nona apa anda mendengar kan saya" lambai polisi itu di depan rumah akah Salma yang terus melihat ke arah belang tubuh nya


"maaf pak saya harus segera masuk dan anda bisa melanjutkan nya dengan orang itu " ucap Salma sambil melirik Arkana dengan mata nya dan meninggalkan kawasan parkiran dengan sedikit berlari lagi


Ternyata benar dugaan nya bahwa itu Arkana yang baru saja turun dari mobil nya


Polisi itu pun langsung melihat ke arah mana Salma melirik seseorang dan polisi itu hanya melihat Arkana yang sedang berjalan ke arah Mereke


Saat polisi itu melihat kembali ke arah Salma ternya Salma sudah tidak ada di tempat nya


"maaf tuan apa anda butuh sesuatu"ucap polisi dengan sedikit gugup karena dia tau bahwa Arkana orang yang bis di sebut sebagai orang berpengaruh di kota dan kawan sekitar kita


 saat arakan sudah ada di depan nya


"dia milik ku jadi jangan sentuh dia "ucap Arkana kepada polisi itu lalu pergi meninggalkan polisi itu yang masih mematung yang mendengar ucapan Arkana


Arkana pergi begitu saja saat dia sudah mengatakan itu dan menyusul Salma lagi yang sudah kehilangan jejak Salma


Kembali ke Salma


Salma yang sudah ada di depan meja resepsionis pun langsung bertanya kepada penjaga resepsionis itu


"maaf di mana adik saya sekarang"tanya Salma dengan wajah datar dan wajah nya menjadi sedikit seram dengan wajah yang sedikit terluka itu


"maaf tapi adik anda siapa" penjaga itu bertanya lagi saat alama tida mengatakan nama Reyna


"seorang gadis korban tabrak lari tadi siang " jawab Salma lagi


"Reyna azkila putri korban tabrak lari itu sedang ada di ruang ICU di lantai dua di sebelah kanan ruangan nomor 3" jelas penjaga resepsionis itu

__ADS_1


Salma hanya mengangguk saja lalu berjalan kembali menuju lift untuk naik ke lantai 2 dengan sedikit berlari lagi


Arkana yang sempat melihat Salma ada di depan resepsionis pun langsung menanyakan nya kepada penjaga resepsionis itu


"maaf gadis tadi mau kemana " tanya Arkana saat dia sudah ada di depan resepsionis


"oh gadis yang tadi mau ke ruang ICU di lantai 2 di sebelah kanan "jawab penjaga resepsionis itu


Arkana tidak menjawab dia langsung pergi meninggalkan resepsionis dan menuju lift untuk naik ke lantai 2


Salma yang sudah ada di lantai 2 pun langsung mencari ruang Reyna tapi saat dia sudah di depan ruang ICU dia melihat seseorang yang dia kenal


karena penasaran Salma pun menghampiri orang itu


"Zainal sedang apa kau di sini" tanya Salma kepada Zainal


Ternyata benar dugaan nya bahwa orang itu Zainal yang sedang duduk di kursi tunggu yang ada di depan ruangan ICU


"tadi ak..."


Ceklek


Ucapan Zainal terpotong saat melihat pintu ruangan ICU terbuka


"keluarga pasien yang bernama Reyna azkila putri"tanya dokter yang baru saja keluar dari ruangan itu


"pasien sudah melewati masa kritisnya untung saja pasien langsung di bawa ke rumah sakit jadi nyawanya masih bis tertolong, meskipun begitu pasien masih dalam keadaan koma karena benturan keras di kepala nya "jelas dokter itu kepada Salma


"ja-jadi adik saya koma dok "tanya Salma lagi dengan suara yang mulai bergetar


"benar mungkin tidak lama karena pasien memiliki mental dan fisik yang kuat sehingga membuat pasien tidak butuh waktu lama untuk terbangun dari koma nya " jawab dokter itu dengan sedikit senyuman


"kira kira kapan adik saya bangun dok"tanya Salma lagi


"mungkin sekitar satu atau dua Minggu " jawab dokter lagi


Salma yang mendengarnya langsung lemas bahkan kaki nya saja tidak kuat untuk menahan berat badan sehingga membuat Salma sedikit oleng untung saja ada Arkana yang langsung menahan tubuh Salma


"apa masih ada yang mau di tanyakan"tanya dokter itu


Salma hanya menggeleng pelan tanda menjawab


"baiklah kalau begitu saya permisi dulu, dan untuk pasien akan segera di pindah kan ke ruang lain " sambung dokter pun tersenyum lalu pergi meninggalkan Salma


Tubuh Salma semakin lemas, Arkana yang merasakan nya itu pun langsung merangkul Salma untuk berjalan menuju kursi untuk duduk


Arkana belum menyadari bahwa Zainal ada di sana


"Zainal apa yang terjadi sebenar nya "tanya Salma kepada Zainal setelah dia mengumpulkan tenaga nya kembali dan di situ lah Arkana menyadari dengan ada nya Zainal

__ADS_1


"entah aku juga tidak tahu " jawab Zainal dengan mengangkat bahunya


"lalu bagaimana kamu ada di sini " tanya Salma lagi


Flashback on


Zainal memutuskan untuk keluar dari markas sebentar dan berjalan jalan menggunakan mobil nya sekalian nyari restoran untuk makan siang


Saat di dia berada di lampu merah Zainal melihat Reyna yang akan menyebrang jalan saat lampu merah


Saat Reyna menyebrang jalan tiba tiba saja ada motor menuju Reyna dengan kecepatan tinggi


BRUKKK


Reyna terpental kencang saat motor itu menabrak diri nya dengan kencang


Reyna langsung tidak sadar saat dia terkapar di jalan raya itu dengan darah yang terus mengalir dari kepalanya


Zainal yang melihat itu sangat kaget pun langsung keluar dan menuju Reyna begitu juga dengan orang orang di sekitar langsung mengerumuni Reyna


Zainal yang sudah ada di dekat Reyna pun langsung membangun kan Reyna dengan cara menepuk nepuk pipi nya dengan pelan


"hey Rey, Rey, Reyna bangun " Zainal menepuk nepuk pipi Reyna dengan pelan agar gadis itu bangun


eh


Zainal merasa tangan nya hangat dengan cairan kental berwarna merah yang mulai keluar


Zainal pun langsung melihat tangan nya dan benar saja itu Faraj yang keluar dari kepala Reyna


"pak bisa bantu saya menuju mobil saya " ucap Zainal meminta tol g kepada orang orang di sekitar nya


"maaf anda siapa nya gadis ini " tanya seseorang kepada Zainal


"Dia teman saya pak dan dia harus segera di obati " jawab Zainal


Akhirnya orang orang itu pun membantu Zainal membawa Reyna ke dalam mobil


Zainal pun langsung menuju rumah sakit terdekat saat dia dan Reyna sudah masuk mobil tidak lupa juga ia mengucapkan terima kasih kepada orang orang yang membantu nya


Flashback off


"jadi begitu" jelas Zainal kepada Salma


"lampu merah bukan kah seharusnya kendaraan semuanya berhenti " heran Arkana yang mendengar penjelasan Zainal


Bersambung........


update nya kalau ada waktu aja ya :)

__ADS_1


__ADS_2