GADIS PENAKLUK

GADIS PENAKLUK
Chapter 6


__ADS_3

"bangunlah sekarang tiba waktunya kamu harus mbantuku untuk menemukan cinta sejatiku, agar aku bisa kembali kealam keabadian"


"tapi bagaimana cara?"


"tenanglah, kau hanya harus berubah mulai sekarang?"


"maksudnya?"


"kau harus berubah jadi lebih cantik dan berani agar tidak ada yang menindasmu lagi?"


"caranya gimana?"


"serahkan padaku?"


"terserah kau sajalah?"


"anak pintar..... sekarang ayo kita keluar dari sini?"


Kemudian Aisyahpun keluar diikuti oleh Nyimas. Dia merasa takut karena sekolah terlihat menyeramkan dimalam hari, apalagi sepi tak ada seorangpun disini.


"kau tak perlu takut aisyah?"


"tapi lihatlah di lab itu...ada mahluk yang sangat besar dan dari tadi melihatku?" kata aisyah yang berhenti sambil menutup matanya karena ketakutan melihat mahluk didepannya.


"dasar mahluk jelek...minggir kau ...jangan beranu ganggu dia!!" teriak Nyimas


dan seketika magluk itupun mrnghilang dari pandangan.


"ayo jalan, dia sudah pergi?"


Aisyah berusaha memberanikan diri membuka matanya, dan benar saja mahluk itu sudah tidak ada lagi.


Tak berapa lama Aisya pun telah berhasil keluar dari area gedung sekolah, kini dia tengah menunggu angkot agar bisa segera pulang kerumah, beberapa saat kemudian Isebuah angkot berhenti di depannya, dan iapun segera naik. 20 menit perjalanan akhirnya tiba juga di rumahnya.


"depan kiri ya bang"


"baik neng"


kemudian aisyah mengeluarkan uang sepuluh ribuan untuk membayar ongkos angkot tersebut.


"dua bang!" kata aisyah


"satunya mana neng"kata sopir angkot


aisyah bengong dan baru sadar kalau Nyimas bukan manusia dan hanya bisa dilahat olehnya saja.


"ehh iya bang satu, maaf ya abis ngantuk?" kata aisyah


"makanya neng kalo sekolah pulangnya jangan malem-malem, ni kembalinya?"

__ADS_1


"iya makasih bang"


Kreekk!!


Aisyah membuka pintu kemudian ia bergegas masuk kekamarnya, setelah selesai membersihkan diri ia nenuju ke kamar ayahnya ia ingin melihat apakah ayahnya sudah tidur atau belum.


tok-tok


"masuk"


"ayah lom tidur ya?"


"kamu dari mana saya nak, dua hari tidak pulang?"


"apa dua hari?" jawab Aisyah kaget


" iya sudah dua hari kamu tidak pulang, ayah khawatir terjadi sesuatu padamu nak".


"ooh, iya aisyah lupa harus menginap dikage karena lembur yah?"


"tapi kamu tidak apa-apa nak?"


"aisyah baik-baik saja ayah?"


"syukurlah".


"ayah sudah makan belum?


"yaudah Aisyah beliin ketoprak didepan ya?"


"iya nak?"


Lalu aisyah pergi keluar untuk membeli makanan. Dia masih saja berpikir kenapa dua hari dia tidak pulang padahal hanya beberapa menit saja.


"ada perbedaan waktu dialam gaib dengan alam manusia Aisyah, kau harus tau itu?"


jawaban Nyimas mengagetkan aisyah yang tengah mencari jawaban dari kebimbangannya.


"ooo.. gitu ya"


"dan yang perlu kau tau sekarang kau bisa melihat mahluk astral, tapi tak perlu takut karena aku akan melindungi mu"


"terus sampai berapa lama aku begini?"


"sampai misimu selesai"


"oh Tuhan ... berarti aku harus siap-siap mental dunk"


"iya cantik, hehehe?"

__ADS_1


"hmmm, ternyata hantu bisa ketawa juga ya?"


"tentu saja kami sama seperti manusia juga?".


setelah selesai membeli ketoprak aisyah kembali kerumah, dan makan bersama ayahnya.


Pagi hari yang cerah Aisyah sudah bersiap kesekolah, sebelum dia berangkat kesekolah tiba-tiba Nyimas menghadangnya.


"tunggu"


"apa lagi sih tante?"


"aku dandani dulu kamu biar terlihat cantik?"


aisyah hanya menurut saja ketika nyimas menyisir rambutnya, membiarkannya terurai memoleskan sedikit bedak dan mengoleskan liostik dibibir mungilnya.


"aku mau sekolah tante bukan mau shoping, jadi gak usah menor-menor dech dandannya?"


"tenang saja cah ayu...?"


kemudian aisyah melihat dirinya didepan cermin.


"anjaaay... ini aku?"


"iya....cantikkan?"


"iya...darimana tante dapat alat make up itu...?


"ngambil di minimarket depan,


hehehehe?"


"ihh tante gak boleh nyuri ...nanti balikin ya...aku bisa kok beli nanti pulang sekolah?"


"baiklah cah ayu?"


"sekarang ayo kita berangkat kesekolah"


"ayoo.."


kemudian Aisya berpamitan dengan ayahnya dan segera pergi kesekolah.


sesampainya di depan kelas semua teman-temannya tampak kaget dan terpana melihatnya. semua mata tampak tertuju kearahnya yang membuatnya salah tingkah.


"kamu aisyah?"


"betul, memangnya kenapa?"


" kok kamu berubah jadi cantik?"

__ADS_1


aisyah hanya tersenyum sambil berlalu. sementara dari kejauhan nampak Adel sedang memperhatikannya, dia kaget bagaimana bisa Aisyah keluar dari gudang dan bagaimana bisa dia berubah dari upik abu menjadi putri raja.


__ADS_2