GADIS PENAKLUK

GADIS PENAKLUK
Chapter 9


__ADS_3

Dihalaman sekolah tampak empat orang gadis sedang memegang sapu sambil duduk dan bercakap-cakap.


"del, kok kita dihukum sih?" kata aurel


"iya, biasanya lo kan kebal hukum? " tambah vida


"biasalah guru baru, dia belum tau siapa gue?"


"yaudahh aduin aja ke bokap lo, biar dia rasa tuh" sahut amel.


"selow guys, nanti lo liat aja besok pasti dia minta maaf ke gue? " kata adel menyeringai


"eh, lo pada nyadar gak sih kalo si cupu sekarang berubah semenjak dia keluar dari gudang"kata aurel


"iya bener tuh, kerasukan kali ya bocah itu, atau kesambet penunggu gudang? "


"betul, masa tadi tenaganya kuat banget sampe gue sama aurel terpantal jauh pas dia berontak? "


"iya juga, setan apa yang merasukinya sehingga dia berani ngelawan gue?" kata adel


"sumpah bener banget del, lihat ni kaki gue masih berdarah akibat jatuh saat kepental, lom lagi nih cakarannya perih banget? " amel memperlihatkan kakinya yang berdarah


"rambut lo jugaa del, rontok tuh? " vida menunjukan beberapa helai rambut adel yang jatuh di bajunya.


"sial, awas aja lo cupu. tunggu pembalasan gue? "


Ketika asyik bergosip muncullah dua orang gadis menekati mereka, mereka adalah melvy dan cindy.


"what seorang adel watson pegang sapu!!! " teriak cindy tak percaya dengan apa yang dilihatnya


"berisik lo, cari bantuan sono biar gue bisa istirahat".


"baik del? " jawab cindy lagi


"sebenarnya ada apa sih, kok bisa sampe dihukum dan kalian pada luka kaya gitu mana rambut adel acak-acakan lagi?" melvy mulai pensaran

__ADS_1


"kita abis dibantai sama si cupu? "


"kok bisa???"


"kan kalian berempat mana mungkin kalah lawan seorang cupu lemah kek gitu"


"lo gak tau kan mel kalo si cupu sekarang dah berubah jadi wonder women setelah keluar dari gudang? "


"whaaat? " melvy kaget gak percaya


"iya dia kayaknya kerasukan mahluk halus deh, soalnya mana mungkin tenaganya sangat kuat dan kaya orang kesetanan gitu?"


"oh gitu ya, bahaya donk kalo itu bener? "


"dah jangan pada ngelantur!!" teriak adel


"gue gak percaya gitu-gituan" tambah adel lagi


"hello girls, ni gue bawain empat cowok perkasa yang bakal gantiin tugas kalian? "


"cindy gitu lho, hahaha"


"ok guys, tolong bersihin halaman ini. nanti klo dah bersih kalian gue traktir sepuasnya dikantin? "


"baik adel cantik" jawab mereka


"tapi boleh ga kita minta nomor lo? "kata seorang cowok kepada adel


"eh nglunjak lo! " kata amel


"santuy, bisa diatur nanti?"


"ok del?"


Setelah itu adel dan kelima temennya pergi meninggalkan mereka.

__ADS_1


Sementara nampak dari kejauhan bu Via menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan adel.


"jadi benar yang dikatakan oleh teman-teman tentang adel, hmmm ..aku harus berusaha lebih keras untuk membuatnya mematuhi peraturan sekolah dan tidak seenaknya sendiri" katanya dalam hati.


Sementara ditoilet sekolah tampak Aisyah sedang berpeluh membersihkan ruangan itu.


"kalau kau cape aku bisa membantumu nduk?"


"gak usah ini juga dah kelar?"


"maafin aku yah gak bisa bantuin kamu lepas dari hikuman? "


"santuy" jawab adel


"aku jadi merasa iba melihat diriku sekarang, benar kutukan ratu itu, aku akan melihat diriku yang terlahir miskin dan penuh penderitaan karena ditindas oleh orang - orang yang kuat, tapi tidak akan kubiarka aisyah menderita akan kubantu sebisaku walaupun ia sering menolak bantuanku, aku tak akan membiarkannya teraniaya" batin Nyimas.


"terima kasih dah bantuin aku membalas keusilan adel tadi?"


"kok kamu tau? "


"tentu saja, mana mungkin aku dapat keberanian dan kekuatan untuk melawan adel dan gengnya? "


"iya, abis aku kesel aja ngeliatin mereka menindasmu, jadi kuputuskan aku masuk ketubuhmu dech? "


"pantesan badanku pada pegel-pegel nih? "


"selow, nanti aku buatin ramuan sebagai obat supaya kamu gak pegel-pegel lagi? "


"thanks tante kembaran aku? "


"sama-sama cah ayu? "


Tanpa disadari Melvy yang sedari tadi hendak ketoilet, mengamati gerak-gerik aisyah dari kejauhan.


"bener kata vida dan aurel tentang sicupu" katanya dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2