Gadis Pencuri Hati Ceo

Gadis Pencuri Hati Ceo
Bagian 54.


__ADS_3

Julia dan Lucas saling memandang satu sama lain.


Yang satu merasa yang di pandangnya, pura-pura merasa tidak bersalah, sementara yang satu lagi tidak mengerti apa yang barusan di katakan gadis itu.


"Apa maksudmu Julia? aku tidak mengerti!" mata Lucas dengan lekat menatap mata Julia.


"Apa maksudku? kamu jangan pura-pura tidak mengerti, bukankah barusan kamu katakan, kalau kamu makan malam dengan keluarga dan sepupumu?" sahut Julia menatap dengan lekat mata Lucas.


Lucas terdiam begitu Julia memperjelas perkataannya, memang benar dia makan malam bersama dengan orang tua dan sepupunya.


Melihat Lucas yang tidak bisa berkata-kata lagi, mendengar apa yang dikatakannya, Julia akhirnya percaya apa yang di dengarnya tadi di restoran cepat saji itu, memang benar adanya.


Bahwa Lucas dan keluarganya telah merundingkan, masalah hubungan Lucas bersama dengan sepupu pria itu.


"Aku akan mengurus dalam seminggu suratnya, sore ini kami akan berkemas, dan segera pergi!" ujar Julia dengan tenang.


"Apa kamu bilang? surat apa maksudmu? dan pindah, aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan Julia!" tiba-tiba Lucas berteriak, dan spontan berdiri memandang Julia dengan lekat.


"Apa kamu bilang? tentu saja surat cerai, apa lagi memangnya yang ku maksud, jangan pura-pura tidak mengerti!" sahut Julia menatap Lucas juga dengan lekat.


"Cerai? siapa yang ingin bercerai? kamu bicara apa sebenarnya! aku benar-benar tidak mengerti!" teriak Lucas menjadi emosi.


"Kenapa kamu berteriak padaku! bukankah sudah jelas dengan apa yang kamu katakan tadi, kalau kamu dengan orang tuamu makan malam bersama membicarakan masalah tentang hubungan kalian?!" Julia ikut berteriak juga, memandang Lucas dengan tajam dan berani.

__ADS_1


"Hubungan? hubungan siapa?" sahut Lucas dengan kencang.


Julia tersenyum kecut memandang Lucas, dia heran melihat lelaki itu, sebenarnya maunya apa, kenapa malah bertanya, yang sebenarnya dia sendiri yang lebih tahu.


Lucas dengan cepat berjalan menuju tempat duduk Julia, dan kemudian duduk di samping gadis itu.


"Katakan apa yang sebenarnya terjadi, kenapa kamu mengatakan soal bercerai, siapa yang ingin bercerai?" ujar Lucas meraih tangan Julia.


Dengan cepat Julia menepis tangan Lucas yang ingin meraih tangannya.


"Kamu! bukankah kamu yang ingin kita bercerai?" sahut Julia seraya menggeser duduknya.


"Apa katamu?" rasanya telinga Lucas seperti salah dengar, mendengar apa yang barusan di ucapkan Julia.


Julia tidak menjawab, bokongnya semakin di gesernya menjauh, agar tidak dekat dengan Lucas.


Tangan panjang Lucas dengan cepat menangkap tangan Julia, dan menariknya mendekat padanya.


"Hei!" teriak Julia marah, dia tidak ingin bersentuhan dengan Lucas.


"Siapa yang mengatakan kalau aku ingin kita bercerai?" tanya Lucas semakin erat memegang pergelangan tangan Julia.


"Bukankah sudah jelas, kalau kamu tadi malam tidak pulang, sebenarnya membahas masalah hubungan mu dengan sepupumu!" ujar Julia seraya sembari menarik tangannya dari genggaman Lucas.

__ADS_1


Lucas terdiam di tempatnya mendengar apa yang di katakan Julia, kini lelaki itu baru tersadar, kalau istrinya itu telah salah paham padanya.


"Aku tidak menyukai Miranda, bagaimana mungkin aku membahas sebuah hubungan dengannya!" ucap Lucas menatap Julia dengan lekat, lalu menarik Julia semakin merapat padanya.


"Lepaskan!" sahut Julia kencang seraya mendorong tubuh Lucas yang semakin merapat.


"Aku tidak akan lepaskan, kamu harus di beri hukuman karena sudah berani mengatakan ingin bercerai denganku!" ujar Lucas menarik Julia ke atas pangkuannya.


"Tidak! lepaskan aku!" sahut Julia dengan kencang, lalu mendorong Lucas, seraya berupaya turun dari pangkuan pria itu.


"Tidak akan!" ujar Lucas memeluk pinggang Julia.


"Lucas lepaskan aku!" teriak Julia.


"Tidak!"


Lucas memeluk Julia dengan erat, lalu menyelipkan wajahnya ke balik leher Julia.


Memeluk tubuh mungil istrinya semakin erat, membuat hatinya begitu bahagia.


"Maafkan aku!" ucap Lucas, "Seharusnya aku tidak menerima tawaran Mama untuk makan malam bersama mereka, sehingga kejadian yang tidak ku inginkan terjadi, membuat aku tidak bisa pulang untuk makan malam bersama kalian!"


Julia berhenti meronta mendengar kata-kata terakhir Lucas, apa maksudnya? kejadian yang tidak diinginkan?

__ADS_1


Julia mengerutkan keningnya, bingung mendengar penjelasan Lucas yang tidak di mengerti oleh gadis itu.


Bersambung.....


__ADS_2