Gadis Pencuri Hati Ceo

Gadis Pencuri Hati Ceo
Bagian 56.


__ADS_3

Lucas masih terus memeluk Julia, sampai tangisan istrinya itu mereda.


Tangan Lucas dengan lembut masih terus menepuk-nepuk punggung Julia, dan tangan yang satu lagi, juga masih terus mengelus kepala istrinya itu.


Beberapa saat mereka saling diam tidak berbicara, hanya suara tangis Julia yang sudah mereda terdengar dengan pelan.


Julia melepaskan pelukannya, dan kemudian duduk tegak di pangkuan Lucas.


Lucas meletakkan tangannya di seputar pinggang Julia, sepertinya pria itu enggan melepaskan Julia dari pangkuannya.


"Jadi, sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kamu tidak pulang setelah selesai makan malam dengan keluargamu, dan ternyata urusan kamu bukan urusan kantor, Harry jadi berpikiran negatif tentangmu!" ujar Julia memandang mata Lucas dengan lekat.


"Maaf, aku tidak mengatakan kalau sebenarnya Mama yang memanggilku, karena aku merasa kesal pada Mama!" ucap Lucas dengan nada menyesal.


Julia memandang Lucas semakin lekat, gadis itu tidak bisa menebak-nebak apa yang ada di pikiran Lucas, kenapa pria yang sudah berstatus sebagai suaminya itu, tidak memberitahukan kemana dia sebenarnya pergi tadi malam.


"A..aku, maaf!" Lucas tersadar lagi akan kesalahannya, tidak memberitahukan pergi urusan apa dia tadi malam.

__ADS_1


Karena berharap Julia menanyakan pergi urusan apa dia, sampai akhirnya tidak memberitahukan sama sekali kemana dia akan pergi.


Julia masih terus menatap Lucas, menunggu jawaban dari suaminya itu.


"Dia menjatuhkan dirinya di kamar mandi, agar aku segera datang melihatnya, dan memaksaku untuk makan malam bersama dengan mereka!" ujar Lucas lagi mulai menjelaskan masalah ingkar janjinya.


Julia masih diam menyimak apa yang dikatakan Lucas, memandang Lucas dengan lekat, dan membiarkan dirinya masih dalam pangkuan Lucas.


"Aku tidak tahu ternyata sebelum aku tiba di Mansion, Miranda sudah ada di sana bersama Mama, dan saat makan malam wanita itu menyajikan anggur yang telah diberi nya obat tidur!" kata Lucas kembali menjelaskan, dan nada suaranya begitu hati-hati, saat penjelasan terakhir dari kalimatnya.


Julia mematung memandang wajah Lucas dengan lekat, saat gadis itu mendengar penjelasan dari kata-kata terakhir suaminya itu.


Tiba-tiba dada Julia terasa sesak, seperti ada sesuatu menekan dadanya.


Tanpa sadar gadis itu menelan ludahnya dengan kelu, hatinya terasa sakit.


"Dan, kalian tidur bersama?" gumam Julia dengan suara tercekat, kembali gadis itu menelan ludahnya dengan getir.

__ADS_1


Mata Lucas sontak terbelalak menatap Julia, pria itu tentu saja terkejut mendengar Julia mengeluarkan pendapat yang tidak ingin Lucas dengar.


"Apa yang kamu pikirkan, kenapa kamu bisa mengeluarkan pendapat seperti itu?" mata Lucas terbuka lebar memandang Julia, merasa tidak percaya Julia bisa dengan santainya mengeluarkan penilaian tentang dirinya yang tidur dengan Miranda.


Lucas merasa tidak senang melihat Julia begitu tenangnya mengungkapkan pendapatnya, sepertinya tidak perduli kalau dirinya tidur dengan wanita lain.


"Jadi? bukankah seperti itu?" tanya Julia menahan nada suaranya yang terasa hampir bergetar, karena merasa hatinya begitu getir, memikirkan kenyataan kalau Lucas tidur dengan sepupunya, yang sedari dulu mengejar Lucas.


"Julia, kenapa kamu bisa mengatakan hal menjijikkan itu, aku memang pria brengsek yang pernah memperkosa mu, tapi aku bukan pria yang mau asal menyentuh wanita mana saja, aku hanya ingin menyentuh, wanita yang ingin ku sentuh!" ujar Lucas dengan nada getir, pria itu merasa hatinya sakit, karena Julia sepertinya tidak perduli dengan dirinya.


"Lalu, bukankah kamu tidak pulang semalaman?" tanya Julia mengangkat bahunya tidak mengerti.


"Aku langsung mulai mengantuk setelah makan beberapa sendok, dan Adelia membantu untuk naik ke kamarku, karena kepalaku sudah berat sekali!" kata Lucas menjelaskan lagi.


Julia terdiam menatap Lucas, ada semacam rasa lega di dasar hati gadis itu, ternyata Lucas tidak tidur dengan Miranda.


Tapi kenapa wanita itu mengatakan kalau Lucas, akhirnya luluh padanya? pikir Julia bingung.

__ADS_1


Julia menggelengkan kepalanya, membuang pikirannya mengingat pembicaraan sepupu Lucas tersebut dengan teman wanita itu, saat di restoran cepat saji tadi.


Bersambung.....


__ADS_2