Ghost Husband

Ghost Husband
Είκοσι ένα


__ADS_3

Debby kini sudah terlihat begitu rapi dengan dress panjang yang digunakannya. Pagi ini ia harus kembali menghadiri sarapan pagi di istana Eric. Saat Debby baru saja keluar dari kamar nya ternyata disana sudah ada Eric yang menunggu nya dengan wajah datar khas laki-laki itu.


“Eric?!” tanya Debby terkejut melihat kedatangan laki-laki tersebut bersama dengan pengawalnya.


“Putra Mahkota tak ingin Anda kabur lagi Putri Mahkota jadi Putra Mahkota yang akan selalu menjaga Anda mulai sekarang,” ucap Arthur menjelaskan yang kini berhasil membuat Debby menganga mendengar ucapan tersebut. Karena kekonyolan nya untuk kabur kini ia bukan hanya terjebak di dunia dan istanah ini namun ia akhirnya terjebak dengan Eric.


“Eric, bukankah kau berlebihan? Di sini sudah ada banyak pengawal dan pelayan yang menjaga ku,” ucap Debby berusaha untuk menghindar dari laki-laki itu. Namun Eric kini malah menatap tajam pada nya seolah tak menerima protesan Debby.


“Mereka yang bodoh ini bisa kau tipu dengan mudah, jadi aku tak ingin mereka kembali kau tipu,” tegas Eric yang membuat para pelayan dan pengawal di sana menundukkan kepalanya takut. Mereka jelas tahu apa kesalahan mereka.


“Lagi pula dengan semua ucapanmu kemarin, aku sudah tak berminat untuk kabur,” cibir Debby dengan pelan, bahkan nyaris tak bersuara. Namun lagu-lagi Eric dapat mendengar ucapannya itu.


“Bagus jika kau sudah tak memiliki niat untuk kabur,” ucap Eric yang langsung membuat Deby yang awalnya menunduk kini menoleh ke arah Eric dengan tatapan terkejut nya.


“Sudah lah, ayo pergi,” ajak Eric yang sudah pergi lebih dulu.


Debby yang melihat itu segera berjalan menyeimbangkan langkah nya dengan Eric. Hingga kini mereka berjalan bersama menuju ke arah ruang makan.


Saat sampai di ruang makan seluruh keluarga Eric kini sudah menunggu mereka. Senyuman ibu Eric menyambut kedatangan mereka, namun Debby kini rasanya begitu malu setelah membuat kehebohan tadi malam.

__ADS_1


Eric dan Debby segera duduk di tempat mereka masing-masing. Para pelayan mulai menyajikan makanan untuk mereka.


“Jangan lakukan hal bodoh lagi Debby. Beruntung aku mengetahui keberadaan mu, jika tidak kau bisa saja terkurung di sana selama nya atau bahkan mati diterkam makhluk lain dan hewan buas di sana,” ucap Fred yang kini melihat ke arah Debby. Memperingati gadis itu untuk tidak bertindak seenak nya lagi.


“Maafkan saya Yang Mulia,” ucap Debby sambil menundukkan kepalanya karena terlalu takut dengan tatapan Fred yang tak kalah menyeramkan dari Eric.


“Sudah lah, lebih baik kita segera menghabiskan makanan kita. Debby, setelah ini kau ikut lah dengan ku,” ucap Shirley menengahi. Ia tahu pasti Debby saat ini merasa tak nyaman. Ia tak ingin membuat gadis itu merasa semakin tak nyaman. Karena menurut nya tugas mereka sekarang adalah membuat Debby nyaman agar gadis itu tak berpikir untuk kabur lagi.


“Baik Mom,” ucap Debby patuh. Setelahnya mereka makan malam diam tak ada yang membuka suara. Hanya suara alat makan yang saling beradu saja yang terdengar dalam ruang makan yang besar itu.


Setelah selesai dengan acara sarapan mereka. Shirley mengajak Debby untuk berkeliling istana. Namun Eric kini malah terus mengikuti mereka.


“Apa kau juga tak mempercayai Mom?” tanya Shirley menatap anaknya itu yang kini berada di belakang mereka.


“Sudah lah. Debby aman bersama Mom. Sekarang lebih baik kau urus saja pekerjaanmu. Setelah ini Mom akan mengembalikannya lagi pada mu,” ucap Shirley tegas. Eric yang mendengarnya hembuskan nafasnya. Dan kini akhirnya ia hanya bisa mengalah saja, menuruti ucapan ibunya itu.


“Ck Baiklah,” ucap Eric yang akhirnya memilih untuk pergi. Arthur yang sedari tadi mengawasi mereka dari jauh akhirnya juga ikut pergi bersama dengan Eric.


“Kau harus memaklumi sikap nya itu, dia memang seperti ayahnya begitu posesif,” ucap Shirley dengan senyuman menenangkannya.

__ADS_1


“Kau tahu Eric bersikap seperti itu karena dia mencintai mu. Dia tak pernah dekat dengan perempuan manapun karena kau. Bahkan saat adik nya sudah menikah dia memilih tidak melakukannya jika wanita itu bukan kau,” ucap Shirley menjelaskan yang kini membuat Debby cukup terkejut mendengarnya. Ia tak percaya juga bingung dengan ucapan Shirley bagaimana bisa Eric menolak pernikahan jika saat itu mereka saja belum saling mengenal?


“Eric mulai menyukaimu saat pertemuan pertama kalian, saat kau jatuh ke jurang dan dia membantumu saat itu. Namun karena sebuah perjanjian ia tak bisa untuk memperlihatkan dirinya pada mu sebelum usiamu dua puluh satu tahun,” jelas Shirley yang kembali melanjutkan ucapannya. Info yang baru saja Shirley sampaikan itu semakin membuat Debby tak percaya, jika selama ini ada yang menyukai nya selama ini.


“Eric sungguh melakukan itu?” tanya Debby pada wanita yang kini berjalan di samping nya itu.


“Ya dia melakukannya, bahkan Eric selama itu selalu menjagamu dalam diam. Memperhatikanmu dengan caranya,” ucap Shirley memberitahu Debby apa yang selama ini dilakukan oleh anaknya itu.


Debby yang mendengar hal itu terdiam sambil menghembuskan nafasnya. Kini ia tahu siapa yang selalu membantunya saat ia kesusahan dan ternyata semua itu arena Eric. Eric lah yang melakukannya untuk melindungi Debby.


“Mom harap kau bisa berbaik hati pada nya. Dia sangat mencintai mu Debby,” ucap Shirley sambil mengelus puncak kepala Debby dengan lembut. Debby menghembuskan nafasnya sambil menganggukkan kepalanya.


Sepertinya tak ada salahnya ia mulai membuka hati pada Eric dn melupakan Luis. Lagi pula Debby akan terus terjebak pada Eric selamanya seperti yang diucapkan oleh laki-laki tersebut, Ia tak akan pernah bisa untuk lepas dari Eric.


“Aku akan melakukannya Mom,” ucap Debby dengan senyuman pastinya. Mendengar semua itu Shirley tersenyum sambil menganggukkan kepalanya.


“Jika kau merasa butuh tempat untuk bercerita datang lah pada Mom. Dan jika ada yang mengganggumu, katakan saja pada Mom,” ucap Shirley tegas sambil mengelus rambut Debby. Debby yang mendengarnya menganggukkan kepalanya.


Shirley begitu tahu bagaimana dunia dalam istana ini. Saling menjatuh kan dan saling berebut kekuasaan. Semua itu lah yang Shirley lihat selama ini. Debby tidak sekuat dirinya. Jadi ia ingin melindungi gadis yang begitu dicintai anaknya itu.

__ADS_1


Anggap saja sebagai bentuk terima kasih karena telah membuat anaknya itu bisa merasakan cinta. Ia juga berharap Debby bisa memberikan cinta dan dukungannya pada Eric. Agar Eric tahu bagaimana rasanya dicintai oleh orang yang ia cintai.


***


__ADS_2