Ghost Husband

Ghost Husband
Πενήντα τεσσάρων


__ADS_3

“Bagaimana Alpha? Kita juga tidak bisa hanya mementingkan diri sendiri. Saya tidak membela pihak manapun, namun sepertinya kini memang harus bekerja sama untuk mengatasi ini. Wilayah kalian tak hanya di serang oleh vampir namun juga di serang oleh rangue,” ucap Eric pada sang Alpha yang kini tampak menghembuskan nafasnya mendengar ucapan Eric sebelum akhirnya ia menganggukkan kepalanya.


“Baiklah, aku akan ikut denganmu menuju perbatasan dan menangani masalah rangue di sana. Setelah itu kita bisa untuk pergi menuju wilayah klan vampir. Terima kasih karena telah membantuku menyelesaikan ini, Yang Mulia Putra Mahkota,” ucap sang Alpha pada Eric yang kini tersenyum mendengar nya sambil menganggukkan kepalanya mendengar ucapan Alpha.


“Saya juga sudah membawa bahan pangan dan sandang untuk kedua klen,” ucap Eric pada Alpha yang menjawabnya dengan anggukan dan senyumannya.


“Terima kasih banyak Yang Mulia Putra mahkota,” ucap Alpha lagi yang dibalas dengan anggukan oleh Eric.


“Kalau begitu aku pergi dulu, putri Mahkota pasti sudah menunggu ku,” ucap Eric pada sang Alpha yang dijawab dengan senyuman dan anggukan.


Setelah nya Eric segera pergi menuju ke arah kamar nya bersama dengan Debby, yang di temani oleh sang Alpha yang kini mengantar Eric ke kamar nya. Selama di perjalanan mereka juga membicarakan banyak hal.


“Selamat beristirahat, Putra Mahkota,” ucap Alpha yang dibalas dengan anggukan oleh Eric. Setelah nya Eric langsung masuk ke dalam kamar nya. Dan sang Alpha segera pergi dari sana.


Namun saat Eric memasuki kamar nya, ia malah tak mendapati keberadaan istrinya itu di dalam kamar nya. Eric masih berusaha untuk mencari Debby di dalam kamar mandi namun ia tak juga melihat keberadaan istrinya itu.


“Sayang, kau dimana?” teriak Eric untuk mencari istrinya itu namun ia malah tak mendengar jawaban apapun.


Merasa ada yang tidak beres dengan semua ini Eric segera keluar dari kamar nya itu untuk mencari Luna Sandra, karena tadi wanita itu lah yang mengantar istrinya ke kamar nya.


“Di mana Alpha dan Luna kalian?” tanya Eric pada seorang dayang yang lewat. Melihat wajah Eric yang begitu menyeramkan membuat mereka semua takut melihat nya.


“Kak, ada apa?” tanya Edwin yang kini muncul saat melihat kakaknya yang terlihat begitu marah.

__ADS_1


“Debby tidak ada di kamar nya,” ucap Eric degan tatapan gusar nya yang membuat Edwin kini terkejut mendengar nya.


Tak lama Alpha dan Luna dari kerajaan Werewolf itu segera menghampiri Eric saat mendengar dari pelayan jik saat ini Eric mencari Sandra dengan kemarahan.


“Ada apa yang Mulia Putra mahkota?” tanya Sandra dengan tatapan bingung nya pada Eric yang kini menatap Sandra dengan tatapan seriusnya.


“Di mana istri ku?” tanya Eric yang membuat sandra kini menaikkan sebelah alisnya mendengar ucapan itu.


“Putri Mahkota tadi mengatakan akan beristirahat di kamar nya, Yang mulia,” ucap Sandra mengatakan apa yang ia tahu karena tadi memang setelah ia pergi. Debby mengatakan akan beristirahat.


Eric yang mendengar hal itu menyugar rambut nya dengan begitu gusar. Ia kini begitu frustasi dengan hilang nya wanita nya itu.


“Lebih baik sekarang kita berpencar untuk mencari nya,” ucap Alpha yang memberikan saran membuat semua nya mengangguk mendengar nya.


Hingga saat mereka mencari Debby di sekeliling kerajaan. Seorang pengawal dari kerajaan Eric menghampiri Eric.


“Putra mahkota,” panggil pengawal itu yang membuat Eric segera menoleh ke arah nya dengan menaikkan sebelah alisnya bingung.


“Putri mahkota hilang di hutang. Tadi Nyonya kedua mengajak putri mahkota untuk jalan-jalan ke hutan namun tiba-tiba saja ada rangue yang menyerang. Nyonya kedua membawa putri mahkota menjauh namun kini hanya Nyonya kedua yang kami temukan,” ucap pengawal tersebut yang sontak membuat Eric membelalak mendengar nya.


Bisa Eric tebak jika ini memang lah rencana dari istri adik nya itu. Eric mengepal tangannya. Eric bersumpah tak akan membiarkan mereka lolos begitu saja.


“Yang Mulia. Saya dan pasukan saya akan membantu mencari nya,” ucap sang Alpha yang dibalas dengan anggukan oleh Eric.

__ADS_1


Setelah nya mereka berangkat untuk mencari keberadaan Debby. Setelah menemukan Debby, bisa Eric pastikan istri Miguel tak akan lagi bisa masuk ke istana nya. Dan jika terjadi sesuatu pada Debby ia bersumpah akan membalasnya dengan setimpal.


***


Debby kini rasanya sudah begitu lelah. Ia sudah berjalan sedari tadi. Namun ia tak juga menemukan jalan keluar menuju istana. Kini ia juga merasa begitu haus. Kakinya kini bahkan sudah begitu banyak luka karena ranting ataupun duri yang mengenainya. Ia juga sesekali terjatuh karena jalanan yang licin dan berlumut.


“Eric, kau di mana? Aku sudah begitu lelah,” ucap Debby yang kini sudah kelelahan. Wanita itu memilih untuk duduk di sebuah pohon besar yang tak jauh dari nya.


Saat Debby tengah beristirahat tiba-tiba saja tiga orang laki-laki dengan tubuh kurus nya kini menghampiri Debby. melihat itu Debby segera bangkit dari posisinya menatap ketiga laki-laki itu dengan waspada.


“Apa yang kalian inginkan?” tanya Debby dengan tatapan waspada nya yang kini membuat ketiga laki-laki itu malah tertawa mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh Debby.


“Tentu saja, kami menginginkan mu,” ucap salah satu dari ketiga laki-laki yang kini membuat Debby menatap mereka dengan tatapan tajamnya. Kini bahkan warna bola matanya sudah berubah menjadi biru saat salah satu dari laki-laki itu berusaha untuk memegang nya.


Debby mengibaskan tangannya di depan laki-laki itu, Hingga ketiga laki-laki itu langsung terpental dari tempat nya. Debby kini bahkan bisa mengeluarkan sayap nya. Wanita itu kini sudah bukan seperti dirinya lagi.


Sebuah tanda tiba-tiba saja muncul di kening Debby seperti sebuah tato dengan warna biru yang terlihat begitu indah dan unik.


Debby mengeluarkan api biru dari tangannya lalu setelah nya ia segera membakar ketiga laki-laki itu. Hingga ketiga laki-laki itu langsung terbakar dalam api itu. Debby langsung kehilangan seluruh tenaganya. Hingga ia terjatuh dan sayap nya langsung menghilang. Namun beruntung saat Debby akan mencapai permukaan tanah. Ada tangan yang menangkapnya.


Tatapan laki-laki yang menangkap Debby kii terlihat begitu khawatir dan takut terjadi apa-apa pada Debby. Namun ia terkejut saat melihat Debby yang bisa terbang dan memiliki sayap. Apalagi saat melihat tanda di kening Debby yang membuat laki-laki yang tak lain adalah Eric itu tentu merasa terkejut.


Tak hanya Eric. Semua yang ikut dengan Eric juga tak kalah terkejut melihat apa yang tersaji di depan mereka.

__ADS_1


***


__ADS_2