Ghost Husband

Ghost Husband
Σαράντα πέντε


__ADS_3

Eric kini sudah mencari Debby bersama dengan bawahannya yang lain. Namun ia tak juga menemukan keberadaan wanita nya itu. Setelah lama berkeliling bahkan setelah hujan pun berhenti Eric tak juga menjumpainya.


“Kemana kau pergi, Debby?” tanya Eric dengan helaan nafas kasarnya. Kini ia begitu takut jika ia sampai kehilangan wanita nya itu. Jelas ia tak akan bisa untuk menerima itu. Debby adalah segalanya untuknya.


“Tuan, kami sudah mencari di seluruh istana namun Putri mahkota tak juga ditemukan,” ucap Arthur yang kini menghampiri Eric setelah tadi mereka berpencar untuk mencari keberadaan wanita tersebut.


“Hujan tadi, apa ada yang merasakan dari mana sumber kekuatannya?” tanya Eric pada Arthue yang kini menganggukkan kepalanya.


“Salah satu Wizard yang berada di istana kita mengatakan jika kekuatan itu berasal dari asal. Jadi banyak yang mengatakan jika itu adalah ular dari makhluk dunia atas, dan benteng kita yang sudah tak kuat lagi,” ucap Arthur sambil menyampaikan info yang ia tahu.


Mendengar ucapan tersebut Eric terdiam sejenak sambil memikirkan ucapan Arthur. Hingga ia mengingat jika ia prnah memberikan awan pada Debby.


“Tidak, ini bukan dari dunia atas. Ini adalah ulah Debby,” uap Eric pada Arthur yang kini tampak terkejut mendengar nya. Ia kini jadi berpikir sebenarnya sekuat apa wanita yang menjadi putri mahkota itu dan siapa sebenar nya ia.


“Kalian kembali lah, aku sudah mengetahui keberadaannya,” ucap Eric pada bawahannya itu yang kini tampak kebingungan namun pada akhirnya mereka hanya bisa menuruti ucapan dari putra mahkota nya itu.


Senyuman terlihat begitu jelas di wajah Eric. Sayap Nya kini sudah melebar. Setelah mengetahui di mana keberadaan istrinya itu. Eric dengan segera menghampirinya untuk membujuk wanita nya itu. Setelah mengetahui tentang pemilihan selir ini, Eric begitu sibuk membujuk ayahnya hingga ia melupakan wanita nya itu.

__ADS_1


Eric kini hanya berharap jika Debby belum mengetahui tentang perjodohan ini. Namun melihat apa yang kini terjadi, Eric tak bisa lagi untuk berpikir demikian. Ia tahu jika kini Debby sudah mengetahui tentang pemilihan selir tersebut. Itu lah yang membuat wanita nya itu bisa membuat hujan di dunia mereka.


“Maafkan aku karena tak bisa untuk menepati janji ku pada mu Debby. Namun aku melakukan ini juga karena ku, aku melakukannya itu mu. Aku berharap kau bisa mengerti keadaan ku,” ucap Eric yang kini mulai bermonolog pada dirinya sendiri.


Saat ia sampai sebuah tempat yang biasa ia datang bersama dengan Debby. Dapat ia lihat kini seorang wanita yang tengah duduk seorang diri di atas awan dengan sorot matanya yang menampakkan kesedihan. Melihat keadaan istrinya itu Eric begitu tak tega.


Tak pernah ia sangka jika pada akhirnya ia akan berada di fase ini. Menyakiti wanita nya sendiri. Harusnya ia memang tak membuat perjanjian darah tu. Harusnya ia hanya perlu membawa Debby untuk pergi jauh tanpa diketahui oleh siapapun. Namun semua kini hanya tersisa perandaian. Karena jelas ia tak akan bisa untuk melakukan itu sekarang. Mengingat mereka sudah sama-sama terikat satu sama lain dengan dunia ini.


“Sayang,” panggil Eric dengan begitu lembut nya pada Debby yang kini sontak menoleh ke arah sumber suara dengan wajah sedih nya. Tatapannya kini menyipit menatap laki-laki yang berada tak jauh darinya itu. Menyadari siapa laki-laki tersebut. Debby kini menatapnya dengan tajam.


“Pergi kau, jangan mendekat ke arah ku,” ucap Debby dengan mata nya yang kini sudah berubah menjadi biru. Bahkan hanya dengan gerakan tangannya saja kini Debby berhasil membuat Eric mundur seolah ada yang mendorong nya dengan begitu keras. Hal tersebut membuat Eric begitu terkejut melihat nya.


“Sayang, dengarkan penjelasan ku lebih dulu,” ucap Eric yang kini mendekati Debby dengan perlahan sambil mengarahkan kekuatannya untuk mengikat Debby dengan tali tak kasat mata. Debby berusaha untuk memberontak namun kekuatannya jelas tak sebanding dengan kekuatan Eric yang kini sudah mengerahkan semua kekuatannya untuk menahan Debby.


“Apalagi yang perlu aku dengar? Kau mengangkat selir?” tanya Debby dengan begitu sinisnya pada Eric. Eric menghembuskan nafasnya lalu ia segera memeluk Debby dengan begitu erat mengganti tali tersebut dengan dirinya sendiri.


Ia tahu jika wanita nya itu tengah marah pada nya. Namun kini tak ada yang bisa Eric lakukan. Untuk menolak pengangkatan selir itu jelas ia tak bisa melakukannya karena ia memiliki janji dengan ayahnya. Yang sekarang bisa untuk Eric lakukan adalah segera menghamilimu Debby dan menghancurkan janji darah itu. Setelah nya ia akan mengembalikan semuanya seperti semula

__ADS_1


“Kau tahu aku sebenarnya tak pernah menginginkan selir itu. Yang aku inginkan hanya dirimu. Namun untuk sekarang aku tak bisa mencegah semua ini untuk terjadi. Semua terlalu rumit Debby, maafkan aku,” ucap Eric dengan air matanya yang kini tanpa sadar juga ikut mengalir membasahi wajahnya. Ia tahu pasti berat untuk wanita nya itu bisa baik-baik saja.


Ia saja tak bisa untuk berbagi Debby dengan laki-laki lain lalu bagaimana Debby bisa untuk berbagai dirinya dengan wanita lain?


“Aku berjanji akan segera menyelesaikan semua ini dan menjadikan mu kembali menjadi satu-satunya,” ucap Eric yang kini semakin mengeratkan pelukannya pada Debby yang kini tengah menangis dalam pelukannya.


Melihat keadaan Debby saat ini membuat Eric tak tega. Ia tahu pasti jika saat ini wanita nya itu tengah tidak baik-baik saja.


“Aku ingin pergi saja, aku tak ingin denganmu,” ucap Debby dengan tangisan yang membuat Eric begitu terluka mendengar nya.


“Aku juga tak menginginkan ini Debby. Aku mohon jangan pergi dari ku. Bagaimana bisa aku hidup tanpa mu?” tanya Eric dengan begitu sedih nya pada Debby.


Debby kini hanya diam dengan air matanya yang terus saja mengalir membasahi wajah wanita tersebut.


“Lebih  baik kita kembali. Kau sudah begitu mabuk,” uap Eric pada Debby namun baru saja ia akan membawa Debby pergi, gadis tersebut malah mendorong nya.


“Tidak, aku tidak ingin kembali. Aku tidak ingin melihat kau menikah,” ucap Debby yang kini memilih untuk menjauh dari laki-laki tersebut. Eric yang melihat nya hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar sebelum akhirnya ia segera membuat Debby pingsan dengan memukul titik akupuntur nya.

__ADS_1


“Maaf kan aku sayang, aku berjanji akan memperbaikinya secepat mungkin,” ucap Eric dengan begitu tegasnya. Eric mengecup puncak kepala Debby sayang. Setelah nya ia segera membawa Debby untuk pergi dari sana menuju ke arah istana.


***


__ADS_2