Guruku Kubawa Pulang

Guruku Kubawa Pulang
Kena Juga Kan


__ADS_3

"Balik yuk males aku" ajak Riyan kepada semua temannya


"Kuyyy" jawab mereka kompak


saat di mobil "Kalian pada lapar ga? " Tanya Tombro yang menyetir mobilnya


"Iyalah lapar sakit dongkol nih pingin seger - seger" Ucap Riyan mengatakan apa yang dia mau


"Ok kita cari warung makan aja habis itu balik ke kontrakan"


Mereka tidak kos karena ada rumah saudara Tombro yang lagi disewakan mereka tinggal di kontrakan yang cukup sederhana yang di dalamnya terdiri dari 3 kamar 2 kamar mandi 1 ruang tamu ruang keluarga dan satu mushola kecil


sesampainya di warung ayam bakar mereka mencari tempat duduk dan memesan pada pelayan yang menghampiri mereka


" ayam bakar tiga nasi tiga es degan satu kalian minum apa?" tanya Tombro


" aku air putih hangat aja deh kamu mau minum apa luk? "


"aku es degan jeruk aja mbak,"


"kamu tadi bilang mau seger - seger malah pesen air putih hangat gimana sih" sambil mengambil kerupuk yang ada di didekatnya


"ntar yang seger - seger datang sendiri" jawab Riyan seolah membayangkan sesuatu


Kemudian ada pelanggan lain yang duduk bersebelahan dengan kursi mereka, Luki melirik pelanggan itu dua cewek duduk berhadapan


"Itu kan cewek yang tadi" bisik Luki


Sontak Riyan menoleh dan berdiri di dekat gadis itu


"Mbak cantik,ketemu lagi kita tadi belum sempat kenalan kan ya mbak namanya siapa?" sambil mengulurkan tangannya

__ADS_1


gadis itu mendongak ke arah Riyan dan mengernyitkan dahinya kemudian ia berdiri,Riyan sudah siaga jika gadis itu akan menampar pipinya lagi


namun....


"Hmmmm, saya Nur" sambil menunduk


"Dan ini teman saya Novi" sambil memperkenalkan temannya


Novi juga berdiri menunduk lalu duduk kembali


"ini pesanannya mas 3 nasi dan ayam bakar 1 es degan 1 es degan jeruk 1 air putih hangat silahkan" ucap mbak pelayan warung itu sambil menaruh baki yang berisi pesanan mereka lalu dia menghampiri meja dua gadis tadi


"Mbak Nur,Mbak novi mau pesan apa?"


merekapun menyebutkan pesanan mereka dan sepertinya mereka berdua langganan di warung ini Riyan masih berdiri di dekat meja mereka hingga pelayan tadi pergi


"Mbak Nur cantik kuliah dimana?" tanya Riyan kepo


lalu Riyan membalikkan badannya sambil menggerutu


"iya-iya duh ganggu aja gak tau orang lagi asik kenalan apa! "


Riyanpun makan sambil sesekali melirik Nur lalu senyum - senyum sendiri


"Dia kenapa ya kok kelihatan sedih banget gitu nunduk terus dari tadi apa dia lagi galau ya? putus sama pacarnya kalo iya kesempatan dong, ehhh kenapa sih kok jadi gini" Riyan bergumam dalam hati sambil garuk - garuk kepala


Acara makanpun selesai mereka terlibat obrolan yang garing dan membosankan


"Balik yuk capek" Ajak Tombro seraya berdiri


"Tunggu di mobil" perintah Riyan

__ADS_1


sedangkan Luki membayar di kasir


"Mbak Nur boleh minta nomor telponnya"


sambil menyodorkan Hpnya Riyan harap - harap cemas


"Maaf Mas saya ga punya HP" jawab Nur kudian kembali meneguk minumannya


"Ahh masak ga punya Hp sih mbak" tanya Riyan sambil meyakinkan


"Ada mas tapi saya cuman bisa telpon dan sms saja HP saya jadul" ucapnya sambil menunduk


"Iya ga apa cepat berikan nomermu" menyodorkan HPnya lagi


"Mas saja yang ngetik saya ga bisa mas" masih menunduk


"Ok berapa " ucap Riyan


Riyanpun mendapatkan No HP Nur


"Terimakasih ya nanti angkat telponku aku balik dulu dahh calon istriku" sambil melangkah dengan entengnya


"Hari gini masih ya ada yang ga punya Android?, ehh tadi dia gak sejutek kemarin sih kenapa ya aku jadi makin penasaran" gumam Riyan


dimeja makan Nur dan Novi


"Apa dia bilang tadi calon istri?" ucap Novi heran


Novi yang mempunyai nama asli Novianka adalah teman kuliah dan teman kos Nur di universitas B usianya satu tahun dibawah Nur tapi dia tegas perawakannya tinggi rambut pendek kulit eksotis asli kota A keturunan orang Turki jadi gak heran kalau dia mancung sekali nama aslinya


Beda dengan Nur lebih tepatnya Nur Lailia gadis asal kota K dan suku D cantik alami kulitnya putih bak artis korea rambutnya hitam sedikit ikal panjang hampir sebahu bertubuh mungil tapi tetap montok sejak dia keluar dadi kota K dia berniat tidak akan kembali lagi karena orang tua dan saudaranya sudah tidak menganggapnya jika sudah keluar dari daerah tersebut itu aturan tetap nenek moyang suku D dan Nur di kota ini berniat untuk mencari ilmu dan merubah nasibnya dia ingin menjadi wanita yang mandiri sukses dan berbeda

__ADS_1


Bersambung ....


__ADS_2