
Riyan dan Nur tengah memilih cemilan dan minuman untuk dibawa besok ke bromo.
"Apa lagi ya mas"
"Isotonic udah, cemilan udah"
"Air mineral"
"Kita bawa dari rumah aja air mineralnya mas hemat"
"Ehh iya iya"
"Apa lagi ya"
"Kamu deh kebutuhan kamu apa aja kamu beli ya, bedak apa sekin sekin kare gitu"
"Kok kare sih mas"
"Terus apa? "
"Ya care gitu"
"Terserahlah sama aja kok!"
"Aku ga pernah pake skin care mas"
"Masa?" Riyan tidak percaya
"Iya cuman pake masker tepung beras aja mas"
"Ngaco itu kan buat peyek"
"Buahahaha"
"Aku takut mas pake skin care itu, katanya mahal - mahal"
"Lah yang ditakutin apa?"
"Takut sama mahalnya ntar keterusan mas"
"Yaudah terserah"
"Ini beli apa lagi mas?"
"Buat dirumah juga ga apa, bahan dapur"
"Oke aku mau beli buah dan sayur biar sehat"
"Hmmm" Riyan mendorong troli
"Mas suka buah apa?"
"Bengkoang"
"Oke" Nur mengambil bengkoang satu ikat
"Kalo sayur mas suka apa?"
"Apa aja yang penting sayur"
__ADS_1
"Hmmm" Nur mengambil beberapa sayuran seperti kangkung, selada air, terong, seledri, dan daun bawang. Lalu mengambil beberapa bumbu dapur.
Nur mengambil bawang merah satu wadah yang dibungkus plasting wrapp kemudian dikembalikan lagi.
"Kenapa dibalikin?"
"Mahal" Nur berbisik di dekat Riyan
Riyan hanya tersenyum melihat kepolosan istrinya itu dia merasa istrinya jarang sekali berbelanja di supermarket.
"Bumbu kita beli di pasar aja ya mas"
"Iya sayang"
Nur melihat beberapa sosis yang besar - besar
"Mas aku pingin beli ini boleh ya" Nur memegang satu bungkus sosis
"Jangan" Sontak Nur kaget dan menoleh ke arah Riyan
"Kenapa?" Riyan mendekat dan membisikkan sesuatu ke telinga Nur.
"Punyaku lebih enak timbang yang ini" Bisik Riyan tangannya menyentuh lembut tangan Nur yang masih memegang satu pack sosis dan Riyan menaruhnya kembali ke tempatnya. Nur masih melongo dan terpaku ditempatnya.
"Mau sekarang?" Goda Riyan, seketika Nur tersadar.
"Apaan sih mas, pokoknya aku pingin ini!" Nur kembali mengambil satu pack sosis itu dan meletakkannya di troller
"Dibilang in ga percaya, oke besok kamu bakal menikmatinya"
Apa besok? menikmatinya? Apa maksud Mas Riyan ituu, ahh aku harus apa Ya Tuhan siapkah diriku?
"Eee tidak"
"Udah ngebayangin ya hayooo" Goda Riyan sehingga wajah Nur bersemu merah.
"Apaan sih mas bayangin apa coba?"
"Ya ga tau"
"Tauk ahh males" Nur berjalan mendahului Riyan
Yahhh ngambek nih
Riyan membiarkan Nur pergi begitu saja tidak mengejarnya, sementara Nur bersembunyi di balik rak - rak mie instan.
"Ihh dasar suami ga peka, masa iya istrinya ngambek dibiarin aja, ehh dirayu kek ini di samperin aja enggak" Nur menggerutu kesal.
"Udah ngatain suaminya mbak" Suara Rjyan mengagetkan Nur.
Nur menoleh tapi tatapannya masih sinis.
"Jangan ngambek gitu ga baik, ntar cepet tua loh"
"Cih" Nur beranjak dua langkah dari tempat asalnya.
"Mbak - mbak" Riyan menepuk bahu istrinya
"Apaan?"
__ADS_1
Galaknya istriku
"Itu ada yang jatuh" Sontak Nur menunduk dan mencari barang yang jatuh, tapi tidak ada.
"Apa sih" Nur membalikkan badannya dan Riyan menyodorkan coklat motte kecil. Harapan Riyan Nur bakal menerimanya dengan senang hati dan memelukknya.
Ternyata tidak, Nur malah mengernyitkan dahi.
"Aku ga suka coklat" Tangan Nur bersedekap dan wajahnya berpaling dari Riyan.
"Masa sih ga suka coklat" Riyan garuk - garuk kepala, dia ingat pernah memberikan Nur coklat.
"Iya, aku ga mau kalo cuman satu" Nur menahan senyumnya.
Seketika bibir Riyan terangkat dan memberikan satu coklat lagi yang sudah ia siapkan.
"Kalo ini mau?" Riyan menyodorkan satu batang coklat toblerone.
"Mau" Wajah Nur berbinar setelah melihat coklat yang disodorkan Riyan, itu adalah coklat yang ia inginkan sejak dulu, namun dia tidak pernah membelinya karena uangnya sangat disayangakan jika untuk membeli cemilan yang hanya akan lewat begitu saja, baginya uangnya lebih baik dipakai untuk membeli barang yang ia benar - benar butuhkan.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC
.
.
.
.
.
.
♪ ♬ ヾ(´︶`♡)ノ ♬ ♪
Hai gaiss salam kenal dari author ya, btw ini cerita sebenernya real life ya gaiss tapi aku edit sedikit, tapi dijamin bakal seru kok.
Ini bukan cerita biasa, tapi mohon maaf sebelumnya ya ini pertama kali author nulis dan bikin novel mohon maaf jika typo ada dimana - mana ya author bukan orang yang teliti apalagi orang yang sempurna yakan
Ayo gais dukung author ya dengan cara komen dan like favorit kan juga kalau bisa vote ya gais itu semangat buat author ..
Dan jangan lupa juga follow ig author ya @kakaaaaaaaaaaaaaa_ dm dan bilang lagi baca novel author guruku kubawa pulang nanti aku follback siapa tau kita bisa saling kenal lewat sana ya love you gaiss tungguin terus up episode selanjutnya ya
__ADS_1