Guruku Kubawa Pulang

Guruku Kubawa Pulang
Gumush


__ADS_3

Riyan melajukan motornya dengan kecepatan diatas rata - rata agar cepat sampai rumah karena ia tidak sabar memberitahukan pada istrinya bahwa harinya ini lancar sekali.


Sesampainya dirumah Riyan langsung memasukkan motornya.


Sebelum membuka pintu Riyan melihat sepasang sepatu hak tinggi yang satu haknya patah, ia yakin itu bukan milik istrinya


"Assalamu alaikum" Riyan membuka pintu


"Waalaikum mas" Nur mencium tangan lalu Riyan mengecup kening Nur


"Waahh rambut barunya, makin ganteng deh mas"


"Iya dong Riyan"


Nur membantu Riyan membawa tasnya, Riyan melepas kemejanya sembaranagan lalu Nur membereskannya


"Aku lapar" Rengek Riyan


"Iya mas tunggu di meja makan, biar aku siapkan makanannya"


Nur menghangatkan kuah bakso dan menyiapkan baksonya di meja makan


"Wow udah lama nih ga makan bakso, kamu tadi beli"


"Nggak mas Novi yang bawa tadi"


"Ohh sepatu rusak tadi punya Novi?"


"Iya mas" Nur mengambilkan beberapa bakso daging ke mangkok Riyan dan menuangkan kuahnya


"Bagaimana tadi mas? lancar?" Tanya Nur sembari mengambilkan sendok garpu untuk Riyan


"Alhamdulillah"


"Mas diterima kerjanya"


"Iya dong"


"Alhamdulillah, mas jadi nempatin posisi apa mas?"


"Seketaris office"


"Rektornya cowok apa cewek mas?"


"Emang kalo cewek kenapa?"


"Ya ga apa - apa sih" Bibir Nur mulai mengkerucut


"Cemburu nih kayanya godain aja ahh"


"Rektornya cewek, masih muda, cantik, putih, mulus sexy"


"Ha? kamu tau dari mana mas kalau dia mulus?"

__ADS_1


"Aduhh"


"Ya tau lah kan dia pakai kemeja pendek, pakai rok mini, trus pas duduk itu roknya keangkat sedikit uhh"


"Aku ga keterlaluan kan godainnya"


"Ohh gitu" Nur makan baksonya cepat sekali, lalu meninggalkan Riyan sendiri.


"Lahh ini ngambek dia"


Riyan membereskan semua sisa - sisa makanan sendiri lalu menyusul Nur ke kamar.


Tampak Nur sudah berbaring diatas ranjang dengan sebuah buku menutupi wajahnya.


"Sayang" Riyan mendekat ke arah Nur, namun tidak ada jawaban


"Sayang, kamu marah ya" Nur masih diam tetap fokus dengan bukunya


"Sayang bukunya kebalik" Nur langsung membalik bukunya.


"Kok malah kebalik" Nur membalik bukunya ke posisi semula


"Hahaha" Tawa Riyan tidak bisa di tahannya.


"Sayang kamu kalo lagi marah lucu ya" Nur tetap diam.


"Iya iya maaf, tadi aku hanya bercanda atasan aku itu nama Bisri" Nur mengernyitkan dahinya


"Kok kaya nama laki - laki"


"Muhammad Bisri" Riyan menahan senyumnya


"Lah kok nama laki - laki?"


"Emang laki - laki" Riyan tersenyum


"Jadi kamu bohongin aku?"


"E enggak kok cuman...."


"Cuman apa? ohh kamu ngetes aku ya?"


"Lah kok jadi gini, enggak sayang enggak"


"Terus mau kamu apa"


"Enggak" Riyan memeluk Nur erat


"Udah ya aku tadi cuman bercanda, jangan dimasukin hati" Bisiki Riyan


Nur tak membalas pelukan Riyan, Riyan mengalungkan tangan Nur ke lehernya, Nur nurut saja.


"Trimakasih sayang, berkat doa kamu hari ini semuanya berjalan dengan lancar, aku juga ga nyangka bisa bekerja di kampus AB"

__ADS_1


"Iya kerja niatkan ibadah ya jangan nyeleweng Awas kamu" Nur bicara dengan nada kesal


"Iya sayang, ternyata kamu galak juga ya"


"Hmmm" Nur mencubit perut Riyan


"Aduh" Keluh Riyan


"Kenapa sakit?" Nur menambah cubitnya berulang kali.


Malam itu Riyan dan Nur menghabiskan waktu saling bercerita diatas ranjang.


"Sayang, nanti kamu pingin punya anak berapa?" Riyan berbaring menatap langit - langit kamar


"Ya terserah"


"Kok terserah?" Riyan memandang Nur yang juga menatap langit - langit kamarnya


"Ya terserah Tuban mau menghendaki kita punya anak berapa"


"Semoga Tuhan memberi kita kepercayaan dan anugrah yang indah"


"Amin"


"Istirahat ya mas, besok hari pertama kamu kerja kan?"


"Heemm" Riyan mengecup pucuk kepala Nur


Riyan meraba tengkuknya


"Kenapa mas?"


"Ndak, aku lupa aja kalo udah potong rambut, biasanya kalo mau tidur aku arahkan keatas rambut aku"


"Hihi gumush" Nur mengacak - ngacak rambut Riyan


"Aduhh"


"Gumushhhh, Hihihi selamat malam mas"


"Malam istriku" Riyan memeluk Nur


TBC


...


(づ ̄ ³ ̄)づ


Hai gaiss salam kenal dari author ya, btw ini cerita sebenernya real life ya gaiss tapi aku edit sedikit, tapi dijamin bakal seru kok.


Ini bukan cerita biasa, tapi mohon maaf sebelumnya ya ini pertama kali author nulis dan bikin novel mohon maaf jika typo ada dimana - mana ya author bukan orang yang teliti apalagi orang yang sempurna yakan


Ayo gais dukung author ya dengan cara komen dan like favorit kan juga kalau bisa vote ya gais itu semangat buat author ..

__ADS_1


Dan jangan lupa juga follow ig author ya @kakaaaaaaaaaaaaaa_ dm dan bilang lagi baca novel author guruku kubawa pulang nanti aku follback siapa tau kita bisa saling kenal lewat sana ya love you gaiss tungguin terus up episode selanjutnya ya


__ADS_2