Guruku Kubawa Pulang

Guruku Kubawa Pulang
ROAD TO BROMO


__ADS_3

Waktu menunjukkan pukul 01.00 dini hari, semua


anggota barikade long hair yang akan ikut ke Bromo sudh berkumpul di depan base


camp. Sudah ada Rokim and the team, Luki dan kekasihnya Anggita, si jomblo


Tombro dan pengantin baru Riyn dan Nur.


“Siapa yang belum datang” Tanya Rokim


“Sepertinya ga ada Mas” Jawab Tombro


“Ehh ada, temanku katanya mau ikut” Sahut Nur yang


berdiri disamping suaminya itu.


“Ohh iya, Novi ya katanya mau ikut” Ujar Riyan


kemudian.


“Novi temen kau itu?” Tanya Tombro, Nur hanya


mengangguk


“Ya, sudah selagi menunggu temannya Nur kita


persiapan dulu” Ujar Rokim.


 


 


“Baik Mas”


Semua bubar dan menyiapkan barang – barang yang akan mereka bawa ke Bromo,


memasukkannya ke bagasi mobil ada banyak air mineral, peralatan foto, peralatan


medis seperti obat – obatan, senter dan lain –lain.


“Sayang, kamu yakin kemarin udah ngasih tahu si


Novi?” Tanya Riyan.


“Iya mas kemarin aku telfon dia kok dan ngasih


alamat basce camp juga” Nur Nampak panik karena belum melihat batang hidung


temannya itu.


“Jangan – jangan dai lupa lagi” Sahut Riyan


“Ga mungkin mas, dia itu bilang kepingin banget ke


bromo” Nur mrmbrla temannya.


“Coba kamu telfon deh” Riyan menyodorkan ponsel


milikknya.


“Emmm” Nur mencoba menghubungi Novi, beberapa saat


namun tidak adda jawaban, Nur tidak menyerah di telfonnya si Novi berulang


kali.


“Ga bisa dihubungin mas” Setelah berpuluh kali


mencoba menghubungi Novi.


“Ya sudah kalau waktunya berangkat dia belum datang


kita tinggal aja ya, ga enak sama yang lain” Bisik Riyan, Nur hanya mengangguk


mengerti lagian si Novi juga bukan anggota Nur saja bisa ikut karena istri


Riyan.

__ADS_1


Aduh


Nov, kamu gimana sih, kalau beneran di tinggal nanti jangan marahin aku ya Nov,


sku bukan yang punya acara, aaku bisa ikut juga karena mas Riyan.


***


Sepuluh menit kemudian datanglah mobil berwarna


hitam memasuki pelataran base camp.


“Sorry ya guys aku belum telat kan?” Ujar Novi


cengar – cengir. Semabari turun dari mobil. Semua menatap Novi dengan pandangan


sinis, akhirnya Novi merasa tidak enak sendiri, dilihatnya jam tangannyya.


Masih 01.25 kok, kan berangkat jug jam 02.00 katanya, emang salah aku apa?


Nur menghampiri Novi dan menyeretnya.


“Nov, kamu kemana aja sih, aku telfon ga diangkat


juga, itu lagi, mobil siapa yang kamu bawa?” Nur memburu Novi dengan berbagai


pertanyaan.


“Heeee eehhh, yang tadi nelpon itu kamu, aku ga tau


soalnya nomor ga terdaftar di Hp aku aku kira orang mau neror”


HUhhh,


Nur menghela nafas panjang.


“Itu nomor mas Riyan Nov, Hp aku ga ada pulsanya” Nur


mencubit lengan Novi.


“Auhh iya – iya sorry, aku kan juga ga ada nyimpen


“Huhh itu mobil siapa?” Tanya Nur dengan judesnya.


 


 


“Mobil aku” Jawab Novi asal, alis Nur berkerut.


“Iya Nur, itu mobil aku yang dirumah ga pernah aku bawa sih, soalnya di kos


kita ga ada garasi, kemarin itu aku pindah kos, jaded lebih jauh kalau dari


sini tapi lebih dekat dengan kampus” Terang Novi.


“Yasudah terus itu mobil kamu, ditaruh sini aja


titipin sama keamanannya Mas Rokim” Nur melangkah menghampiri suaminya yang


sedang berbincang dengan Luki dan Anggita.


“Mas, titpin mobil Novi ya” Luki dan Anggita menoleh


ke sumber suara, Nur memegang lengan Riyan.


“Emm” Riyan mengangguk dan membelai tangan Nur yang


memegang lengannya.


“Emang kenapa ga dibawa?” Tanya Luki.


“Lo gila apa mau naik ke bromo bawa mobil itu” Riyan


menunjuk mobil mercy milik Novi.


“Lah ya emang kenapa?” Luki masih tidak mengerti.

__ADS_1


“Bego! Tanya aja sama cewek mu pasti dia lebih tau!”


Riyan pergi meninggalkan mereka. Nur mengikuti suaminya.


 


"Ehh ehh mbak" Nur berhenti dan mengengok ke belakang


"Ya" Anggita mendekati Nur dan mengulurkan tangannya.


"Anggita" Nur tesenyum dan membalas jabatan tangan Anggita.


"Panggil aja Nur"


 "Ohhh oke"


"Ya gitu berteman jangan sombong - sombong jadi cewek" Luki menghampiri Nur yang tengah berkenalan dengan kekasihnya itu.


"Kok pas nikahan aku dia ga diajak sih mas Luki" Nur mencoba mencairkan suasana setelah sebelumnya suasana berubah jadi canggung.


"Nikahanmu itu pagi buta banget mana tega aku mau ajak dia jam dua pagi berangkat, mana gedungnya serem lagi" perotes Luki sambil mengedikkan bahunya lalu kemudian bergidik mengingat betapa mengerikkannya gedung itu dari luar tapi, isinya menakjubkan.


"Masa sih mas? Jadi kamu sudah nikah? Tanya Anggita


"Iya Riyan itu suaminya" Yang menjawab malah Luki


***


Assalamualaikum.


Hy guys,


salam kenal dari author ya, by the way ini cerita sebenernya real life ya guys


tapi aku edit sedikit biar kesannya lebih dramatis gitu.


Tapi dijamin


bakal seru kok, mohon maaf ya ini masih bab awal jadi kesannya masih ga


nyambung sama judulnya, makanya favoritekan agar kalian bisa tahu jika cerita


ini lagi up, jangan lupa like, komen, vote, rating itu semangatnya authoe buat


lanjutin nulis dan jangan lupa sharenya kalo mau ga mau share juga ga apa- apa


kok ga maksa hehe.


Dan author


mohon maaf dengan sangat jika terjadi kesalahan dalam ejaan kata,tanda baca


maupun penulisan dikarenakan author bukanlah orang yang ssuper duper teliti dan


author juga bukan orang yang sempurna bukan juga yang maha benar karena yang


sempurna dan maha benar itu semata hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.


Trimakasih


mohon dukungan dan pengertiannya ya.


Jangan lupa


follow akun ig author ya @kakaaaaaaaaaaaaaa_


Kalau mau di


follback bisa banget caranya dm aja “lagi baca novel author Guruku Kubawa


Pulang”


Tungguin terus Up episode selanjutnya


ya


Ohhh ya guys satu lagibaca juga ya Novel aku judulnya KETOS LOVE LIFE ada yang versi chatt story ada juga yang versi novelnya.

__ADS_1


Love U guys :*


__ADS_2