
Lalu semuanya berkumpul, team Mas Rokim sudah siap dengan peralatan shooting dan fotografinya.
"Oke kita tidak ada waktu untuk istirahat, karena waktu sudah sangat mepet jadi kita langsung naik ke bukit cinta" Ujar mas Rokim
"Siap senior"
"Oke bubar"
Dan semuanya kembali ke mobil masing - masing.
"Nov, jadi ikut kita ga?" Tanya Nur
"Iya aku ikut kalian aja" Novi menggandeng tangan Nur. Riyan sebenarnya tidak rela istrinya disentuh - sentuh tapi ia memilih untuk mengalah.
"Yaudah iya" Nur menenangkan Novi.
"Nih setirin" Sesampainya di mobil Riyan memberikan kunci mobilnya kepada Luki.
"Oke boss" Luki menerima kuncinya dan melangkah masuk ke mobil.
"Nur, teman kamu biar di depan aja ya duduknya" Ucap Anggita memohon.
"Kenapa?" Novi mengernyitkan dahinya.
Kenapa? Bukannya mereka pacaran ya, tadi katanya begitu.
"Ehh iya Nov kenalin ini Anggita" Ucap Nur Anggita gerak cepat mengulurkan tangannya. Lalu dibalas oleh Novi.
"Ehh iya Novi, maaf ya gara - gara tadi terlambat jadi belum sempat kenalan"
"Ehh iya Novi, maaf ya gara - gara tadi terlambat jadi belum sempat kenalan"
"Ayo berangkat!" Ajak Riyan lalu masuk ke dalam mobil. Nur mengikuti suaminya dan Novi mengikuti Nur hendak duduk di kursi belakang.
"Nov" Anggita menarik tangan Novi yang hendak masuk ke dalam mobil.
"Please kamu di depan ya" Anggita memohon.
"Emangnya kenapa sih?" Tanya Novi
"Ga apa ya Nov"
"Hee git bukit cinta itu bagus loh, emang kamu gak mau nikmatin sama Luki apa" Sahut Riyan.
"Emmm" Nur mengangguk. Novi menggunakan kesempatan itu dan langsung masuk ke dalam mobil lalu duduk di sebelah Nur kemudian menutup pintunya.
Blaammm
"Ayo yang" Teriak Luki.
Akhirnya Anggita mengalah dan duduk di sebelah Luki.
__ADS_1
Selama perjalanan semuanya tak bersuara hanya mesin mobil saja yang terdengar.
Nur tidur di bahu Riyan dan Riyanpun juga tidur menyandarkan kepalanya di sandaran kursi, tangannya menggenggam tangan istrinya. Memberikan rasa nyaman bagi Nur.
Sementara Novi hanya bisa tidur dan masih njaga kepalanya agar tidak jatuh ke arah sepasang suami istri yang lagi tidur romantis itu.
♡♡♡
Jalur bukit cinta bromo atau rute bukit cinta bromo berjarak 5 km dari puncak penanjakan 1 bromo dan dekat juga dengan penajakan 2 bromo. Tempat ini sering dijadikan alternatif melihat sunrise di bromo apabila penajakan 1 bromo penuh sesak pengunjung yang membeludak pada hari-hari libur nasional.
Bukit cinta melambangkan suatu ikatan batin buat pengunjung lokasi wisata ini (sesuai dengan namanya).
Tempat ini dianggap lebih romantis buat wisata bromo tengger semeru untuk melihat sunrise berdua Bersama pasangan mereka.
Team Mas Rokim merekam semua kegiatan yang mereka lakukan, hingga saat yang ditunggu, setelah semua sampai di puncak bukit cinta setelah menempul perjalanan yang kurang lebih 4 km itu mereka disuguhkan dengan matahari terbit dari ufuk timur dengan indah.
"Mas ini indah sekali" Nur tidak menyangka akan melihat matahari terbit dari tempat yang ia idam - idamkan sejak dulu.
"Kamu menyukainya" Riyan memeluk Nur dari belakang, memasukkan tangannya ke dalam saku jaket tebal yang dikenakan Nur.
"Emmm" Nur hanya mengangguk saja ia tidak bisa berkata apa - apa lagi saking senangnya melihat matahari terbit di tempat yang ia inginkan sejak dulu apalagi kali ini dengan suaminya.
"Sayang" Bisik Riyan di telinga Nur.
"Emmm" Nur menolehkan wajahnya kini wajahnya hanya berjarak beberapa senti saja dari wajah suaminya itu.
Cup
"Jika beberapa hari yang lalu aku meminta kamu untuk jadi istriku, kali ini jika aku memintamu untuk jadi ibu dari anak - anakku apakah kamu bersedia"
Degh
Jantung Nur berdetak kencang lagj
Apa itu artinya mas ingin meminta haknya itu.
"Emmn eee iyaa mas" Jawab Nur lalu menundukkan kepalanya.
"Kenapa?" Riyan sedikit kecewa karena wajah Nur tidak menampakkan bahagia.
Sebenarnya apa yang sedang dia pikirkan.
"Kamu belum siap ya" Tanya Riyan lagi.
"Eee bukan begitu mas" Nur mencoba menjelaskan
"Lalu"
"Iya aku mau jadi ibu dari anak - anak kamu" Nur mencium pipi Riyan berharap dengan itu Riyan tak lagi memberondongnya dengan beribu pertanyaan.
Riyan dengan sigap menahan wajah Nur hingga bibir Nur tetap menempel di pipi Riyan. Lalu Riyan menggeser wajahnya kini mereka saling tatap. Riyan memulai dengan mengecup bibir istrinya itu, perlahan melumatnya dan kali ini Nur juga membalasnya. Ciuman itu terasa sangat hangat hingga mereka tidak sasar team Mas Rokim dengan semua kameranya saat ini sedang menyorot mereka. Memang tak terlalu jelas hanya banyangan shilouett mereka saja yang nampak namun hasilnya sangatlah romantis.
__ADS_1
♡♡♡
Assalamualaikum.
Hy guys,
salam kenal dari author ya, by the way ini cerita sebenernya real life ya guys
tapi aku edit sedikit biar kesannya lebih dramatis gitu.
Tapi dijamin
bakal seru kok, mohon maaf ya ini masih bab awal jadi kesannya masih ga
nyambung sama judulnya, makanya favoritekan agar kalian bisa tahu jika cerita
ini lagi up, jangan lupa like, komen, vote, rating itu semangatnya authoe buat
lanjutin nulis dan jangan lupa sharenya kalo mau ga mau share juga ga apa- apa
kok ga maksa hehe.
Dan author
mohon maaf dengan sangat jika terjadi kesalahan dalam ejaan kata,tanda baca
maupun penulisan dikarenakan author bukanlah orang yang ssuper duper teliti dan
author juga bukan orang yang sempurna bukan juga yang maha benar karena yang
sempurna dan maha benar itu semata hanya milik Tuhan Yang Maha Esa.
Trimakasih
mohon dukungan dan pengertiannya ya.
Jangan lupa
follow akun ig author ya @kakaaaaaaaaaaaaaa_
Kalau mau di
follback bisa banget caranya dm aja “lagi baca novel author Guruku Kubawa
Pulang”
Tungguin terus Up episode selanjutnya
ya
Ohhh ya guys satu lagibaca juga ya Novel aku judulnya KETOS LOVE LIFE ada yang versi chatt story ada juga yang versi novelnya.
__ADS_1
Love U guys :*