
Aiyra masih memejamkan matanya. Saat itu ia merasa ada yang sedang mengelus ngelus pipinya lembut. Aiyra bisa mencium wangi parfum nya,dan dia bisa tau siapa yang sedang menatap dirinya saat ini. Aiyra menggerakkan kepalanya sedikit mendekat ke wajah Ilham.
Ilham mengecup kening Aiyra lembut cukup lama.
"bangun, anak anak sudah menunggu mu di bawah"
"hemmmm"
"apa mau aku gendong?"
"hemmmm"
Ilham bangkit bermaksud mengangkat tubuh Aiyra dari ranjang hello Kitty milik Rere. Namun Aiyra terbangun sambil terkekeh geli. Dengan manja Aiyra melingkar kan tangannya ke leher Ilham dengan posisi kaki jinjit karena ilham begitu tinggi di banding kan dengan tubuh Aiyra yang mungil. Ilham melingkar kan tangannya di pinggang Aiyra dengan erat.
"Rere versi besar, Manja!"
"biarin,, weee!"
"ishhhhh "
"hehehehe..... entah kenapa aku sangat ingin bersikap manja padamu saat ini" ucap Aiyra seraya memeluk Ilham dengan erat.
"Nanti manja manjaannya kalau lagi berdua aja ya, sekarang semua orang sedang menunggu kita di bawah,ayo ke kamarku mandi dan ganti baju, kamu pake baju Abel saja sementara, tubuh kalian kan gak jauh beda"
Aiyra melepaskan pelukannya, berjalan mengikuti langkah Ilham menuju kamarnya, Ilham meninggalkan Aiyra sendiri di kamarnya, membiarkan Aiyra bebas mandi dan berpakaian.
__ADS_1
Setelah di rasa rapi, Aiyra keluar kamar dan perlahan menuruni tangga,menuju tempat makan,disana semua keluarga Ilham sudah berkumpul.
"selamat pagi sayang" ucap Mammy sambil memeluk Aiyra.
"pasti semalam kamu lelah ya mengurus Rere" tanya Mammy sambil merangkul bahu Aiyra.
"Tidak Mam" ucap Aiyra merasa tidak enak hati.
Mami hanya tersenyum,Aiyra berjalan menuju kursi kosong di samping Ilham. Sarapan pagi sama seperti makan malam,tidak ada suara orang berbicara, termasuk Rere dan Reno, meski mereka anak anak tapi kedisiplinan mereka bisa di acungi jempol dua sekaligus.
Setelah sarapan selesai,satu per satu pergi dengan keperluan nya masing-masing, termasuk Mami dan Ayah Ilham. Tinggalah Aiyra, Ilham dan kedua anak Ilham.
"Mommy temani Rere bermain" rengek Rere manja.
"Rere mau main apa sayang"
"ok! Kertasnya ada dimana sayang?"
"Ada di ruangan bermain Mommy"
"oh, oke. Rere jalan duluan ya, Mommy kan gak tau ruang bermainnya ada dimana?"
"Ayo sini Mom" ajak Rere sambil menarik tangan Aiyra. mereka berjalan menuju ruangan di sebrang kolam renang,kami berjalan melewati jembatan buatan di atas kolam renang.
Aiyra tau bahwa dengan kekayaan yang di miliki keluarga Ilham, tidak mustahil jika untuk ruang bermain anak-anak nya saja mereka mebuat rumah khusus, layak sih seperti nya kalau di jadikan rumah hunian pun saking besarnya, lengkap dengan berbagai macam permainan. Dan lengkap pula dengan pendamping nya. Ya, ada empat orang khusus yang di sediakan di dalam rumah bermain anak-anak Ilham,selain untuk membimbing mereka bermain,mereka juga diperuntukkan untuk menjaga dan merawat mainan anak-anak nya. Maklum harga mainan anak-anak Ilham sangat mahal mahal. Oya, satu lagi, empat orang yang membimbing anak-anak Ilham itu terpelajar,jdi anak-anak Ilham bisa bermain sambil belajar juga.
__ADS_1
Aiyra mulai menggunting dan melipat lipat kertas origami,tentunya dengan bantuan dan arahan pembimbing Rere disana, selama ini Aiyra hanya tau menusuk orang dengan jarum infus saja.
3 Jam berlalu sudah, dan sepertinya Rere mulai lelah dan bosan. Dia sesekali menguap dan merenggangkan badan nya.
"kenapa sayang? cape?"
"iya Mommy, Rere bosan" ucapnya manja, sambil memanyunkan bibir mungilnya yang keriting.
"ya sudah yuk kita kembali ke rumah,nanti Mommy bikinin kamu chese stik, suka?"
"sukaaaa " jawab Rere girang.
Aiyra dan Rere pun pergi meninggalkan rumah bermain, di tengah perjalanan dengan manjanya Rere minta di gendong Aiyra. Dengn senang hati Aiyra menggendong Rere sampai ke dapur.
Mereka berdua terlihat asik di dapur mengupas kentang,mengiris daun seledri dan yang lainnya. Satu jam mereka menyelesaikan cemilan mereka dan membawanya ke halam belakang, disana Reno dan Ilham berada sedang bermain memanah.
"Abang, ayo sini ade buatin makanan" Teriak Rere. Ilham dan Reno pun menghampiri mereka. nampaknya perut anak-anak memang sudah lapar,mereka begitu fokusnya memakan cemilan sambil bercerita tentang aktivitas mereka hari ini. Kesempatan itu tidak di sia -siakan Ilham.
Ilham berjalan menghampiri Aiyra yang sedang asik memandangi anak-anak sambil senyum senyum. Hingga senyuman itu hilang saat Ilham mencium pipi bulat Aiyra.
"ishhhh..." bisik Aiyra sambil memukul manja dada Ilham. Ilham menarik tubuh mungil Aiyra ke dalam perlukan nya. Aiyrapun membalas pelukan Ilham dengan erat.
"Mommy"
"Daddy"
__ADS_1
Ucap Rere dan Reno serentak,mereka berlari dan ikut berpelukan bersama Aiyra dan Ilham.