HARAMKAH?

HARAMKAH?
Pulang...


__ADS_3

Hari ini Aiyra berangkat kerja sendiri, Ilham tidak bisa mejemputnya karena ada urusan lain di luar kota untuk beberapa hari. Ilham harus menyelesaikan masalah di RS yang lainnya.


Sesuai permintaan Ilham, Aiyra merubah gaya penampilan nya mejadi lebih tertutup dan elegan, Ilham hanya ingin dia seorang yang bisa menikmati keindahan tubuh Aiyra.


Sesampainya di parkiran Aiyra melihat sekeliling, hari itu parkiran nampak penuh, dia bahkan kesulitan mencari tempat untuk memarkirkan mobilnya. sampai security datang.


"dokter, parkir di tempat pak Ilham saja, tempatnya masih kosong,masih di pasang rantai" ucap security sopan.


"iya pak saya kesana"


Security itu berlari mendahului Aiyra yang baru menyalakan mesin mobilnya,perlahan Aiyra melajukan mobilnya menuju tempat biasa mobil Ilham parkir. disana security sudah membuka rantai dan berdiri untuk membantu Aiyra parkir.


"terimakasih pak"


"sama sama dok"


Dengan elegan Aiyra memasuki loby rumah sakit, terlebih dahulu dia masuk ke ruang kerja Ilham,tadi pagi saat menelepon dia meminta Aiyra mengambilkan berkas di map warna biru untuk di antarkan ke rumahnya. setelah keluar dari ruangan Ilham, Aiyra berjalan menuju UGD, kali ini dia bertugas di UGD. pasien nampak sepi,hanya ada empat pasien yang sedang menunggu kamar mereka yang masih di siapkan.


" hallo dokter" sapa dokter Nayla.


"hai, bagaimana hari ini?"


"Aman terkendali dok,tidak terlalu banyak pasien yang masuk"


"ehmm syukurlah,itu artinya masyarakat sehat sehat"


"iya dok,benar sekali"


"oh iya dok, hari ini banyak yang melamar pekerjaan ya d RS ini" lanjut dokter Nayla.


"he'em, parkiran sampai penuh, saya sampai gak kebagian tempat parkir dok"


"lho? kan tempat parkir pak Ilham kosong dok"


" he he he ,,, iya saya tadi di arahkan kesana sama security"


"ohh... syukur deh, oya dok laporannya udah saya selesai kan semua ya,nanti ada petugas rekam medis yang akan ngambil berkasnya"


"iya dok,siap"


"saya pamit pulang ya dokter Aiyra"


"sip dok,hati hati di jalan"


"iya " ucapnya sambil berlalu


Aiyra kembali memeriksa rekam medis pasien yang sekarang sedang berada di UGD untuk di pindahkan ke kamar perawatan.


Semakin siang ruang UGD semakin kosong, pasien sudah masuk ke kamar nya masing masing. Aiyra mengecek Hp nya berharap ada kabar dari Ilham,tapi tidak satupun pesan masuk. Aiyra menghela nafas panjang. Kecewa.


drreeettt drreeettt

__ADS_1


Aiyra kembali mengambil Hp yang baru saja dia masukan ke dalam kantong jas putihnya. panggilan video. 'malaikat Mommy'.Aiyra segera mengangkatnya


"hallo Mommy...." sapa suara anak-anak di kayar Hp sambil melambaikan tangan mungil mereka.


"haii sayangnya Mommy kalian lagi apa? udah maem belum?"


"udah dong Mommy" jawab mereka serempak.


"Mommy lagi apa Sekarang? lagi kerja ya di RS Daddy?" tanya Reno.


Aiyra mengangguk manja sambil cemberut.


"Momny jangan kerja ajah, main aja sama kita" lanjut Reno.


"Gak bisa dong sayang,nanti Mommy di marahin sama Daddy"


"Gak Mommyyyy.... kalau Daddy marah nanti Rere hukum Daddy nya."


"Emang mau di hukum apa sayang kalau Daddy marahin Mommy?"


"Nanti Daddy nya Rere suruh minum jus tomat ha ha ha "


ha ha ha....


Aiyra tertawa. Ya, ilham sangat tidak suka dengan tomat, Aiyra kembali berbincang dengan malaikat malaikat kecilnya untuk beberapa waktu yang lama,karena kebetulan tidak ada pasien masuk saat itu, hingga akhir nya ada telepon masuk lainnya.


'Mama Bidadari'


"Oya sayang maaf ya teleponnya nanti lagi ya Momny mau kerja dulu sekarang,kasian pasiennya."


Setelah mereka memutuskan teleponnya, Aiyra segera mengangkat telepon dari Mama nya yang tidak biasanya menelpon di siang hari.


"hallo Ma...."


"Nak, kamu pulang ya, Ayah masuk RS" ucap Mama sambil menangis.


Aiyra langsung memutuskan telepon nya lalu mengambil map dan tasnya. dia melanjutkan mobilnya dengan cepat menuju apartemen Aiyra mengecek tiket pesawat online dan beruntung nya Aiyra karena masih mendapat kan tiket dan itupun yang terahir. setelah dia berganti pakaian, dia tidak membawa apa-apa lagi selain tas. Dia langsung menuju bandara.


Pesawat tidak lama akhirnya lepas landas menuju kota C. sepanjang perjalanan Aiyra sangat cemas, dia tau persis kenapa Ayahnya masuk RS, pasti jantung kumat.


Sesampainya di kota C, Aiyra langsung menuju RS dimana ayahnya di rawat, meski Mama nya tidak memberitahu dimana Ayahnya di rawat, tapi Aiyra tau pasti RS tempat Ayah nya di rawat, karena Ayah nya hanya menginginkan dirinya di rawat di RS itu saja. RS kasih harapan, RS elit yang pelayanannya sangat baik.


Aiyra menelpon mamanya untuk menanyakan keberadaan dirinya.


" Ayah di ICU nak"


DEG!


Separah itukah ayah? Aiyra membatin. tak terasa air matanya mulai berjatuhan. Aiyra langsung memeluk Mama nya erat.


"Ayahmu Ra..." ucap mama di sela isak tangisnya yang begitu menyayat hati.

__ADS_1


"Rara minta maaf Ma,tidak bisa nemenin Mama dari awal"


Mama Aiyra hanya menangis sesenggukan di pelukan anak semata wayangnya.


Ayah Aiyra tidak sadarkan diri. Aiyra hanya menatap ayahnya dari kaca. Lelaki hebat itu kini terbaring lemah tak berdaya, dengan berbagai alat yang menempel pads tubuh kekarnya yang kini terlihat rapuh.


"Ma makan dulu ya,,, sekarang udah malem tapi Mama belum makan dari pagi" Bujuk Aiyra. Tapi Mamanya hanya menggeleng kan kepalanya lemah, air matanya terus berjatuhan di wajah cantiknya itu.


"Aiyra mohon Ma, sekarang Ayah sakit, kalau nanti Mama ikutan sakit,lalu Rara harus gimana Ma" Bujuk Aiyra lagi. kali ini Mama nya menurut, Aiyra menyuapinya perlahan.


****


Dua hari berlalu ahirnya Ayah Aiyra siuman dan kembali membaik, pak Pramono sudah bisa di pindahkan ke kamar rawat.


Senyum Mama meski belum kembali utuh tapi paling tidak sudah tidak semendung kemarin.


Aiyra terlalu sibuk dengan keadaan orang tuanya sampai dia lupa untuk membuka Hp. mata Aiyra terbelalak saat membaca pesan dari Ilham.


Pesan 1.


sayang, maaf baru ngasih kabar. aku terlalu sibuk disini. Bagaimana keadaan mu dan dua malaikat kita?


Pesan 2.


Kenapa tidak membalas dan mengangkat telepon dariku? apa kamu marah?


Pesan 3


sayang,aku sudah kembali ke kota S, aku merasa sangat tersinggung karena kamu pulang tanpa pamit.


Pesan 4


apa kamu benar benar marah padaku,kenapa pesanku tidak ada yang kamu balas bahkan tidak kamu baca sedikitpun. atau paling tidak riject telepon ku. Rere demam dan ingin bertemu atau angkatlah telepon darinya


Pesan 5


aku hilang akal karena Rere masih demam dan ingin bertemu denganmu,maka aku putuskan membawanya ke kota C untuk menemui mu, mungkin terlihat tidak manusiawi,tapi aku yakin setelah bertemu dengan momi nya dia akan sembuh seketika.


Pesan 6


aku ada di hotel emerald saat ini,kalau ada waktu temui kami


Mata Aiyra membesar mengetahui kalau Ilham dan anaknya ada di kota C saat ini, terlebih lagi RS tempat Ayah nya di rawat dengan hotel Emerald tidak lah jauh, hanya butuh waktu 15 menit saja. Aiyra menghampiri Mama dan Ayahnya.


"Ma, Rara boleh pergi sebentar gak, ada urusan sedikit"


"pergilah nak, Mama sekarang tidak apa-apa kok pergilah"


"Rara pamit ya Ma" ambil memeluk Mamanya. Dia hanya melihat Ayahnya sambil senyum, Aiyra tidak berani mengganggu Ayah nya yang sedang tertidur. Aiyra menancap pedal gasnya menuju hotel emerald. Sampailah Aiyra di depan pintu kamar Ilham. Aiyra memencet bel, tak lama kemudian pintu terbuka, secepat kilat Ilham menarik tangan Aiyra ke dalam pelukannya.


"Kemana saja kamu, aku sangat merindukanmu" tanya Ilham tegas.

__ADS_1


Ilham mencium bibir Aiyra penuh gairah, awalnya perlahan tapi lama kelamaan ciuman Ilham sangat ganas.


Bibir Ilham mulai turun ke dagu, puas ******* dagu Aiyra, Ilham menurunkan ciumannya ke leher mulus Aiyra. Sesekali Aiyra mendesah dan itu membuat Ilham semakin bergairah. Sadar di kamar itu dia tidak sendiri, ada anak-anak yang sedang tertidur lelap di atas ranjang, Ilham menarik tubuh Aiyra ke kamar mandi dan mereka bercumbu mesra disana.


__ADS_2