Hasrat Liar Istri Simpanan

Hasrat Liar Istri Simpanan
10 T


__ADS_3

Sebulan telah berlalu.


Masalah antara Idris dan Anne, tak ada penyelesaian. Anne tak mau diceraikan oleh Idris di pengadilan agama. Ia bersih keras mempertahankan pernikahannya. Karena ia merasa tak melakukan kesalahan apapun pada sang suami. Idris tak punya bukti kuat agar bisa menceraikan Anne. Alasan ketidakcocokan tidak diterima pak hakim, karena Anne neri pembelaan akan berubah jadi istri yang baik. Malah Idris yang kini diserang Anne dengan tuduhan perselingkuhan.


Pak hakim kembali memediasi keduanya, menyarankan mereka untuk bersama kembali, dengan alasan adanya anak yang butuh kasih sayang kedua orang tua. Apalagi kini Anne mengatakan ikhlas dimadu. Putusan pengadilan tak disetujui oleh Idris. Karena ia merasa tak sanggup lagi menjalani pernikahan dengan Anne.


Jika Idris ngotot cerai, ia harus membayar denda kepada Anne10 Trilyun. Jika Idris tak menyanggupi permintaan Anne, maka ia tak bisa menceraikan Anne, dan selamanya akte cerai tak akan di dapat.


"Hubby.. Aku ikhlas jadi istri simpanan selamanya. Cukup Hubby jenguk aku sekali dalam seminggu." Ujar Nur sedih, memasrahkan kepalanya di dada bidang sang suami.


Deg

__ADS_1


Idris Cukup terkejut mendengar ungkapan hati sang istri, yang sudah pasrah. Agar masalah ini cepat selesai. Karena Idris tak akan punya uang Cukup 10 trilyun bayar denda pada Anne, Idris sedang membuka usaha baru dan perlu modal banyak. 10 trilyun itu sangat banyak sekali.


"Kamu bicara apa sayang? aku gak mungkin lakuin itu." membelai lembut kepala sang istri.


"Aku tak menyangka akan seperti ini jadi nya. Gara gara aku hidup Hubby jadi menderita." Mendongak untuk melihat jelas wajah sang suami. "Gak apa apa aku selamanya jadi istri simpanan. Yang penting semua nya aman dan rukun.


"Heii... Kamu bicara apa? kalau kehidupan kita tetap ada hubungan dengan Anne, tak akan ada kerukunan dan rasa aman. Aku ingin hidup tenang bersamamu, kamu sabar ya? pasti nanti ada jalan keluarnya. Asal kamu tahu sayang aku merasa sangat bahagia sekarang. Hidup terasa damai bersamamu, setiap malam ada teman bobok."


"Iihh.. Alasannya itu loh. Dasar mes-um!" menjauh dari tubuh sang suami.


"Koq mikirnya kesitu sih sayang? ya semua pria pasti senang jika malamnya ditemani istri nya. Dan aku tak perlu menceritakan lagi keburukan Anne. Ia yang tak tahu tugasnya sebagai istri." Nur terdiam mendengar penuturan sang suami.

__ADS_1


" Harusnya kamu bisa memahami masalah ku itu dan tak meragukan lagi, apa Alasannya aku tetap bersamamu. Meninggalkan semua, harta dan tahta, demi seorang Nur intan yang sangat berhasrat untuk balas dendam, tanpa mikir kedepannya gimana takdir yang akan ia jalani." Ujar Idris tersenyum masam. Ia tak menyangka akan jatuh cinta pada Nur, yang pandai sekali merayunya.


"Yang jelas, sekarang aku dapatkan apa yang aku mau. Dapat suami baik, ayah yabg baik dan bertanggung jawab." Nur naik ke atas tubuh sang suami. Ia mulai mencumbu pria itu.


"Sayang... perasaan sejak kita nikah, kita tiap malam cetak anak terus. Emang siklus menstruasi mu setiap berapa bulan?" tanya Idris herman. Mereka sudah enam minggu menikah. Tapi sang istri belum haid juga.


"Teratur, sekali Sebulan sayang." Nur yang tersadar, akan dirinya yang belum haid. Langsung mendudukkan dirinya di atas perut Idris. Kedua bola mata nampak bergerak ke kanan dan ke kiri, seperti sedang memikirkan sesuatu.


"Apa aku hamil?" tanyanya dengan semangat. " Tapi, tanda tanda orang hamil gak ada?"ujarnya lagi dengan bingungnya.


Sesaat ingatan Nur flasback, saat ia hamil anaknya Angga. Saat itu ia mengalami morning sick parah. Ia sampai dirawat di rumah sakit dan ia tak ada yang menjaga saat itu. Karena ia menyembunyikan kehamilannya dari orang tuanya. Saat itu ia masih kuliah di semester akhir. Tapi, akhirnya sang ibu tahu juga. Di saat ia di kuret, ia perlu keluarga untuk menjaga. Akhirnya Nur menelpon sang ibu, agar datang ke kota untuk menjaga nya di rumah sakit.

__ADS_1


TBC


__ADS_2