
Acara tujuh bulanan baru saja digelar oleh Nur dan Idris. Acara yang diadakan tersebut berlangsung khidmat berikut pengajian. Meski hanya dihadiri oleh pihak keluarga dan bersifat tertutup, acara sakral tersebut terekam dan bisa disaksikan lagi di kanal Youtube Nur. Acara yang kental akan adat batak Angkola tersebut membuat banyak orang penasaran.
"Eemmm... Ini beneran akun nya Angga?" tanya Dinda dengan tak percayanya kepada Nur. Tapi wanita itu tak menatap Nur. Matanya fokus ke layar hapenya.
"Angga?" tanya Nur balik. Ia bingung dan heran, koq manager nya itu membahas mantan kekasihnya itu?
"Iya, Angga ini. Dia comentari tayangan acara tujuh bulananmu."
Dinda mendekatkan ponselnya, tepat di hadapan Nur.
Tidak ada lagi dendam atau pun kebencian di antara kita. Kini saatnya kita masing-masing memulai kehidupan yang baru. Selamat berbahagia di kebidupanmu yang sekarang.
Itulah komentar yang dituliskan oleh akun yang bernama Angga. Membaca komentar itu, tentu saja membuat dadanya Nur berdebar debar. Ia sedikit was was dengan komentar akun yang bernama Angga itu. Benarkah Angga sudah berubah, jadi pribadi yang baik. Benarkah Angga menyesali semua kesalahan yang dilakukannya kepada Nur. Sehingga pria itu berulang kali meminta bantuan pada Abang nya Nur. Agar bisa kembali padanya.
Mendadak wajahnya Nur murung memikirkan itu. Bagaimana pun, Angga pernah mengisi hatinya. Walau tak ada lagi percikan asmara. Sosok pria itu tentu terkadang masih mengusik hatinya.
Nur memejamkan kedua matanya. Tangan kanannya mengelus lembut dadanya yang masih berdebar debar. Ia pun berdoa dalam hati.
Semoga Allah ikhlaskan dan kuatkan hatiku untuk dapat bersyukur dan bersabar atas segala nikmat dan setiap musibah yang menimpaku.
"Ada apa Tet? koq ekspresi wajah kalian tegang gitu?" Tiba tiba saja Mark dan Idris masuk ke ruang kerjanya Nur. Kedua pria itu, baru saja selesai membahas pekerjaan di ruang kerjanya Idris.
Dinda tersenyum manis pada sang suami. Ia malah bergelayut manja di lengan kekarnya Mark. Puas membuat sang suami penasaran dengan tatapan nya, Dinda kini menoleh ke arah Nur dan Idris yang duduk di sofa yang sama. Terlihat Idris sangat meng khawatirkan Nur.
"Bos Nur, kami sudah boleh pulang?" tanya Dinda lembut.
"Kalau kerjaanmu sudah selesai, ya silahkan Dinda bawel.... Kalau belum ya tak boleh. Kamu dan Mark kan mau cuti." Sahut Nur cepat, menatap serius ke arah Dinda dan Mark.
__ADS_1
"Sudah beres bos besar." Jawab Dinda cepat.
"Ya sudah, nikmati liburan kalian ya?" Nur bangkit dari duduknya, menghampiri sang sahabat dengan senyum lebar penuh ketulusan. Buat Nur, Dinda sudah seperti saudara sendiri.
"Aku akan sangat merindukanmu!" Ujar Dinda, mengusap usap punggung Nur yang sedang memeluk nya.
"Sama, aku juga." Sahut Nur dengan suara yang bergetar. Dinda meminta cuti selama sebulan. Ia akan pergi ke sebuah tempat bersama sang suami.
"Koq sedih gitu? pisah sebulan saja koq." Ujar Dinda, setelah ia mengurai pelukan nya Nur.
"Ya sedih dong." Nur kembali memeluk Dinda penuh kasih sayang.
"Baiklah, kami pamit." Ujar Dinda ramah. Pasangan suami itu pun meninggalkan rumah megah itu.
Idris beranjak dari duduknya. Ia menghampiri sang istri yang masih berdiri menatap kepergian Dinda dan Mark.
Hufftt...
Setelah mendaratkan bokong nya, pria itupun meraih tangan sang istri lembut. Merangkum jemari mulus putih dan lentik itu, menciuminya gemesh. "Tak pernah ku bayangkan, jika aku masih bisa merasakan kehidupan sebahagia ini." Ujar Idris lembut penuh penghayatan. Yang membuat Nur tenggelam, dalam tatapan mata syahdu itu.
"Iya By, aku juga tak menyangka. Akan merasakan kehidupan berumah tangga sebahagia ini. Sempat putus asa, karena gagal menikah tiga kali. Hingga niat liar dan jahat, muncul di otak ini. Menawarkan diri jadi istri simpanan Hubby, yang bertujuan untuk balas dendam Anne dan keluarga nya. Eehh.. Gak tahu nya kecantol beneran." Ujar Nur tersenyum malu. Kalau diingat ingat kelakuannya dulu memang memalukan. Masak menawarkan diri untuk jadi simpanan.
"Iya. Gak tahu nya jodoh beneran ya sayang." Merangkul Nur daei belakang, dan wanita itu memasrahkan tubuhnya bersandar di dada bidangnya Idris.
"Tadi Angga menelpon ku."
"Apa..?" Nur menoleh dengan mata membeliak. "Untuk apa dia nelpon Hubby?" tanya Nur dengan penasarannya.
__ADS_1
Idris menatap lekat Nur yang terperangah itu. "Minta maaf, sekaligus ia mengatakan akan membawa Anne ke luar Negeri. Di sini usaha mereka sudah bangkrut." Jelas Idris tersenyum tipis.
Akhirnya ia bisa hidup tenang bersama Nur. Orang yang mengusik kehidupannya selama ini, telah sadar. Dan memilih menjauh, memulai kehidupan baru.
❤️TAMAT❤️
Dear readers tersayang..!
Novel Ini resmi End.
Terima kaasih banyak kuucapkan kepada pembaca setia novel ini. Walau pembaca setia, setiap hari berkurang. Aku tetap semangat dalam menyelesaikan cerita ini.
Aku tahu tulisan ku ini sangat banyak kekurangan dan kesalahannya dalam pengetikan. Banyak sekali Typonya. Untuk itu, mohon dimaklumi. Karena aku bukanlah penulis yang profesional, aku masih tahap belajar.
Soal pesan moral yang bisa diambil dari cerita ini adalah, marilah kita jaga kehormatan kita sebagai wanita.
Sampai berjumpa dengan novel baru yang berjudul.
Akibat Rela Dimadu
Sinopsis.
Hidup tetap berjalan, Suami saya semakin hari semakin lupa dengan saya dan anak kami. kebutuhan hidup saya dan anak anak, di ambil alih oleh orang tua saya, kebetulan saya masih tinggal bersama dengan orang tua, saya tetap melayani suami saya, tidak peduli dengan sikapnya pada saya. Selingkuhan nya masih saja sering mengirim SMS ke saya, menuliskan kata-kata yang menyakitkan hati saya, jika saya membalas SMS nya, dan balasan saya akan dikirim ke suami saya, dan suami saya akan memarahi saya, suami saya tidak akan menerima penjelasan saya, bagi nya yang salah adalah saya
Hingga suatu hari, saya menemukan buku nikah di dalam tas kerja suami saya, hati saya hancur sebenarnya, tapi saya mencoba berpikir positif, dari pada mereka berzina, mungkin lebih bagus menikah. Saya ajak suami saya berbicara masalah ini, ia menjelaskan bahwa benar dia telah menikah dengan wanita murahan itu, dan karena saya sudah tahu masalah ini, maka suami saya akan berbagi waktu jadwal menginap di rumah selingkuhan dan rumah saya
***
__ADS_1
Sampai ketemu di Novel baru sayang