
"Jadi pulang besok lan?" tanya farzan melihat aqlan duduk di sebrang nya bersandar di kepala sofa sambil menutup mata dengan tangan di lipat di depan dada
"Hm"
"Gue sama rafaeel jadi ikut lo pulang ya" lanjut farzan dan lagi-lagi di balas deheman oleh aqlan
"Hm"
"Lo kenapa lan?" tanya rafaeel yang baru datang dari arah dapur membawa cemilan
Melihat tidak ada jawaban dari aqlan rafaeel menyenggol sedikit bahu farzan yang duduk di samping nya "𝐴𝑞𝑙𝑎𝑛 𝑘𝑒𝑛𝑎𝑝𝑎" bisik nya di telinga farzan agar tidak di dengar aqlan
"𝑀𝑎𝑛𝑎 𝑔𝑢𝑒 𝑡𝑎𝑢, 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑡𝑎𝑑𝑖 𝑔𝑢𝑒 𝑎𝑗𝑎𝑘 𝑛𝑔𝑜𝑚𝑜𝑛𝑔 𝑗𝑎𝑤𝑎𝑏𝑎𝑛 𝑛𝑦𝑎 ℎ𝑎𝑚 ℎ𝑒𝑚 ℎ𝑎𝑚 ℎ𝑒𝑚 𝑚𝑢𝑙𝑢" balas farzan ikut berbisik di angguki rafaeel yang sedang menatap aqlan
"Lo sakit lan?" tanya rafaeel khawatir mendapat gelengan kepala
"Tadi umi gue nelpon" jelas aqlan tanpa membuka mata "Umi nanya gue jadi pulang apa gak besok" lanjut nya menghela nafas pelan membuka mata dan menegak kan tubuh duduk menghadap kedua sahabat nya
"Trus kenapa?" tanya farzan heran mendengar helaan nafas berat aqlan
"Gue mau di jodohin" ujar aqlan membuat kedua sahabat nya terkejut dan rafaeel membola kan mata dengan mulut yang penuh dengan snak
"Di jodohin?" tanya rafaeel yang tidak ada lagi snak dalam mulut nya
"Hm" angguk aqlan pelan
"Sama siapa?" tanya farzan
"Kata umi, cucu dari sahabat kakek gue" jawab aqlan
"Trus zimah?" tanya farzan lagi membuat aqlan menutup mata nya
"𝘋𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘸𝘢𝘭𝘪 𝘮𝘶?"
"𝘋𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘮𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯 *****"
"𝘒𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘣𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦 𝘬𝘢𝘮𝘱𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘶"
"𝘐𝘯 𝘴𝘺𝘢𝘢 𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵 𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘣𝘢𝘳𝘪, 𝘬𝘢𝘳𝘯𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘣𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨"
__ADS_1
Terbayang beberapa kilasan percakapan ia dan zimah saat ia dan kedua sahabat nya berkunjung kerestoran zimah membuat aqlan tersenyum tipis seolah melupakan percakapan ia dan umi nya
"Yaudah lan kalau nanti lo gak bisa nolak perjodohan ini dan membatal kan menemui wali zimah, lo tenang aja biar gue yang gantiin posisi lo buat khitbah zimah" ujar rafaeel menyaran kan menaikan kedua alis nya cepat dengan wajah seperti ingin di timpuk tidak menghirau kan tatapan aqlan
Plak "Kalau ngomong gak pernah di saring lo" ujar farzan menggeplak bahu rafaeel
Awss "Sakit zan" ringis rafaeel pelan mengusap bahu yang d geplak farzan tidak terlalu kuat
"Kek cewek lo gitu aja sakit" cibir farzan yang melihat wajah alay rafaeel
"Gak bakalan" ucap aqlan telak "Nanti gue bakalan bilang ke umi kalau gue akan melamar zimah" lanjut nya
...----------------------------------------...
"Kita kedatangan tamu spesial yang di nanti-nanti oleh semua kalangan gadis muda yang sangat menginspirasi yang di kenal hanya nama nya tanpa tau rupa nya, langsung saja kita persilahkan MALAIKA HAZIMAH RAEESH"
Suara wanita pembawa acara memenuhi ruangan di sambut tepuk tangan meriah dari para penonton yang tidak terhitung jumlah nya seakan gadis yang menjadi tamu sore ini pada acara santai di salah satu televisi memang sangat di nanti-nanti
Seorang gadis dengan stayle yang pas dengan acara santai ini memukau para penonton yang melihat nya dengan tatapan kagum
Gadis yang memakai rok tidak terlalu lebar dan tidak ketat potongan baju dengan lengan panjang dan jilbab menutupi dada dan tidak pendek ke belakang nampak sederhana tapi elegan
Terus melangkah kan kaki menuju wanita pembawa acara yang sedang tersenyum manis kearah nya
"Wa'alaikumussalam, alhamdulillah baik" balas zimah tak kalah ramah memutar tubuh menghadap para penonton dengan meletakkan sebelah tangan kanan di dada tersenyum manis ala hazimah dan langsung terdengar decakan-decakan kagum
𝘔𝘢𝘢 𝘴𝘺𝘢𝘢 𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘤𝘢𝘯𝘵𝘪𝘬 𝘯𝘺𝘢
𝘔𝘢𝘯𝘪𝘴 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘦𝘯𝘺𝘶𝘮 𝘯𝘺𝘢
𝘚𝘰𝘱𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘴𝘪𝘩 𝘱𝘢𝘬𝘢𝘪𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢
𝘎𝘢𝘬 𝘯𝘺𝘦𝘴𝘦𝘭 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘨𝘶𝘦 𝘥𝘢𝘵𝘢𝘯𝘨
𝘐𝘯𝘴𝘱𝘪𝘳𝘢𝘴𝘪 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵
Dan beberapa sahutan-sahutan bergemuruh di ruangan itu sampai suara pembawa acara menghenti kan mereka
"Silahkan duduk bu zimah" tutur sopan pembawa acara mempersilahkan zimah
__ADS_1
"Terimakasih" balas zimah yang langsung duduk di sofa panjang tidak jauh dari sofa pembawa acara yang juga sudah duduk"
"Perkenalkan saya tami selaku pembawa acara ini" perkenal nya tersenyum ramah pada zimah di balas senyum ramah juga "Saya panggil bu zimah atau apa ini, biar ngobrol nya enak sesuai dengan acara ini santai" tanya nya ala-ala pembawa acara yang memang sudah profesional
"Panggil zimah aja kak, saya gak terlalu tua-tua banget" canda nya di akhir kata dengen terkekeh kecil di ikuti suara tawa dari orang-orang yang satu ruangan dengan nya
"Baik zimah" balas pembawa acara sedikit terkekeh "Malaika hazimah raeesh Pemilik restoran dan cabang di beberapa kota yang di beri nama hazimah raeesh" jelas tami selaku pembawa acara di balas senyuman tipis dari zimah "Masih muda, cantik, pintar, memiliki banyak restoran, sholehah pula" Puji tami di benar kan oleh penonton dengan gemuruh tepuk tangan
PROK, PROK, PROK, PROK, PROK
"Astaghfirullah, semua itu hanya titipan allah" ucap nya istighfar pelan meletakan sebelah tangan didada nya mengharap agar tidak timbul perasaan ujub dalam diri nya dan tersenyum kecil menjelas kan
"Maa syaa allah" kagum tami dan penonton tapi zimah masih meletakkan tangan di dada nya "Tapi yang paling membahagia kan dan di tunggu-tunggu oleh kita semua adalah ini perdana Malaika Hazimah Raeesh hadir di televisi, dan itu pertama di acara ini
PROK, PROK, PROK, PROK, PROK
Suara tami sang pembawa acara yang heboh mengundang tepukan riuh kembali para penonton
"Yang kita semua nya tau bahwa zimah ini tidak pernah menunjuk kan diri di depan banyak orang walaupun banyak stasiun televisi yang mengundang tetapi selalu di wakili oleh sekertaris nya itu pun hanya beberapa kali saja, dan kita semua hanya melihat hasil-hasil hazimah dan mendengar kan tentang hazimah dari sekertaris nya tanpa tau gimana sih rupa nya, lalu apa yang membuat zimah memutus kan untuk tampil di televisi terutama di stasiun acara ini?" tanya pembawa acara menjelas kan mewakili pertanyaan-pertanyaan semua orang
"Saya tidak terlalu terbiasa menghadap ramai orang seperti saat ini, saya agak grogi" kekeh nya "Saya hadir saat ini untuk berkenalan dan berterimakasih pada semua orang yang sudah mendukung dan selalu mendo'a kan kebaikan untuk saya walaupun kita semua tidak saling kenal, tidak saling tatap, dan tidak pernah saling sapa, Terimakasih, mudah-mudah kebaikan kembali kepada kalian semua" lanjut zimah menjelas kan tersenyum haru
Prok, Prok, Prok, Prok, Prok
tepukan tangan penonton mewakili balasan dari ucapan zimah,
"Saya mewakili penonton yang ingin mengucap kan sama-sama dan Aamiin untuk zimah" balas tami tau apa yang mau di sampai kan penonton
"Kemarin saya di hubungi oleh team bahwa tamu nya adalah hazimah, saya tentu senang banget dong bisa berjumpa dengan perempuan yang menjadi inspirasi semua orang, tapi ada satu hal lagi yang bikin saya penasaran, kata salah satu team bahwa hazimah ini salah satu tamu spesial dari keluarga pemilik stasiun tv ini, ada hubungan apa sih hazimah dengan keluarga pemilik acara tv ini sehingga zimah memilih menampil kan diri terlebih dahulu di sini?" tanya pembawa acara mengundang tatapan tanya dari semua penonton menunggu jawaban dari zimah "Ini pertanyaan saya dan juga netizen yang berkomentar di akun acara ini" lanjut tami lagi tersenyum
"Maa syaa allah, sebelum nya terimakasih kak tami atas antusias nya dengan kedatangan saya" ucap zimah "Saya dan keluarga yang bermarga kendrick ini memang memiliki hubungan spesial karna saya lumayan dekat dengan semua nya, dan semua orang tau bahwa keluarga kendrick dan keluarga raeesh sudah bersahabat sejak dulu sebelum usaha ke dua nya sukses seperti sekarang, hanya saja orang tidak tau kedekatan saya dan keluarga kendrick karna mereka menghargai privasi saya" jelas zimah mendapat tepukan tangan kagum atas ke dua keluarga yang terkenal itu
"Alhamdulillah jawaban kita sudah terjawab" ucap tami "Tapi denger-denger zimah ini masih jomblo ya?" di jawab senyuman oleh zimah " Kalau saya boleh tau tipe zimah ini lelaki seperti apa sih?, yang sama pengusaha atau mau yang lain seperti atlit?" lanjut tami lagi
"Tipe saya susah untuk di jelas kan" jawab zimah terkekeh kecil "Tipe saya gak mesti lelaki seorang pengusaha atau pun atlit" jawab zimah menghadap ke arah kamera "Saya sebutin satu tipe saya yang semua perempuan juga mau itu" senyum zimah masih menghadap kamera "Lelaki yang bisa menepati janji nya" lanjut zimah yang di dukung semua perempuan di ruangan karna omongan zimah sangat mewakili
Tampak pandangan tanpa exspresi dari salah seorang lelaki yang menatap televisi menampil kan zimah yang juga menatap kedepan seolah mereka bertatapan secara langsung entah apa yang di fikir kan lelaki itu setelah mendengar kata terakhir dari ucapan zimah
"Dan ada satu pertanyaan lagi dari beberapa netizen yang berkomentar di akun acara ini dan itu selalu menimbulkan perdebatan dari yang kita ketahui fans kamu" ujar tami mengalih kan atensi semua orang pada nya karna suara dan mimik wajah pembawa acara tidak seperti tadi yang heboh dan ceria setelah selesai membaca kan teks yang di pegang nya
__ADS_1
"Sebelum nya saya mohon maaf dengan pertanyaan ini, Apa benar zimah anak angkat dari keluarga raeesh?"
Deg