
shinta yang sudah di butakan oleh cinta palsu anton,memilih berpisah dan tidak ingin melanjutkan pernikahan dengan cahyo.
shinta dan cahyo keluar dari kamar.
" bagaimana? apa keputusan kamu Shinta? apa masih mau bertahan dengan si miskin ini."
" bu ,aku sudah memutuskan akan tetap berpisah dari mas cahyo,apapun yang terjadi."
" fikirkan baik baik shinta ,aku sudah mengatakan semua ny pada mu,jangan sampai kamu menyesal
." kata cahyo
" ibu setuju Shinta.dan kamu cepet urus surat cerai karena Shinta akan segera menikah dengan anton yang kaya itu,kamu pasti iri kan ." ibu sisi menunjuk cahyo
" dit ,tolong segera di urus..dan siapkan apa yang sudah saya katakan tadi." ujar cahyo pada adit sang asisten
" baik bos,apa adalagi yang harus saya urus bos." kata adit
" tidak ada
" ga usah bersandiwara,udah mulai sekarang bawa semua baju kamu dan pergi dari sini." kata ibu sisi
" tapi bu..kami belum resmi berpisah." kata cahyo
__ADS_1
" ga usah nunggu resmi ,mulai sekarang kamu angkat kaki dari rumah saya,saya sudah sesak melihat kamu."
" baiklah,hari ini juga saya akan pergi dari rumah ibu,saya minta maaf jika selama jadi menantu ibu banyak mengecewakan dan nanti akan ada orang yang membereskan pakaian saya." kata cahyo berlalu meninggalkan rumah itu
" huh lihat gaya nya,udah kaya bos aja.wong cuma asisten aja belagak nyuruh orang beresin pakaian." kata ibu sisi
" bu ,tadi mas cahyo menunjukan berkas² yang mengatasnamakan mas cahyo bu.di berkas tersebut mas cahyo pemilik sebuah showroom ternama di kota ini dan kota besar lainya.menurut ibu ,apa iya,mas cahyo seorang bos,dan kata mas cahyo kalo mas anton itu hanya penipu.terus terang aku sedikit binggung." kata shinta
" ah ..itu bisa bisaan si cahyo aja,kaya gitu kok ya di percaya,kalo bener dia itu bos yang kamu bilang tadi,kenapa dia ga terus terang.malah bilang kerja nya jadi asisten segala,itu cuma ti...pu..ti...pu .coba kamu pikir betul²." kata ibu sisi yang sudah tidak ingin cahyo menjadi menantu lagi
" ya itu juga yang aku bilang bu,dia cuma ga mau pisah dari aku,tapi untung aku ga mudah tertipu ."
adit dan cahyo sampai di kantor dan adit pamit untuk pergi kerumah shinta untuk membereskan semua peralatan cahyo.adit dan 2 officeboy sampai di rumah ibu sisi dengan mengendarai mobil berbeda
" permisi.tok..tok..tok...
" ada apa! siapa kalian? kata ibu sisi galak
" maaf bu kami dari kantor di utus oleh tuan cahyo untuk membereskan semua pakaian tuan dan maaf ini ada titipan dari tuan." kata office boy satu nya
" apa ini..siapa bos kalian? si cahyo itu ,bos kalian.hahhahhahaha..ngimpi.. ngimpi..sampai mengeluarkan air mata ibu sisi tertawa
"maaf bu, apa kami boleh membereskan pakaian tuan sekarang? kata sang office boy
__ADS_1
" ya sudah cepat sana dan awas jangan sampai kamu bawa barang berharga kami." sungut ibu sisi
setelah semua beres kedua office boy tersebut langsung pamit kepada ibu sisi.
" pak ini semua barang tuan,"
" terima kasih." ujar adit
mereka pun melaju ke kantor kembali dan adit langsung menuju apartemen sang bos
sesampainya di kantor cahyo tidak ada di ruangan nya dan adit pun melanjutkan pekerjaan yang telah tertunda.
clek..pintu pun di buka dari luar dan muncul lah wajah tampan cahyo
" bagaimana apa semua sudah beres? jangan lupa!tunjuk cahyo pada adit
" tenang bos,semua sudah saya atur dan saya pastikan nyonya akan sangat sangat menyesal karena telah memilih si anton itu." kata adit
" bagus,kamu lah yang best.besok saya tambahkan bonus kamu." kata cahyo
" sippp ..terima kasih bos.
hari ini cahyo banyak termenung memikirkan pernikahan yang belum genap satu tahun itu,cahyo berharap memiliki seorang keturunan dengan sang pujaan hati ,akan tetapi semua harus berakhir seperti ini.cahyo menyalahkan diri sendiri karena ia seharusnya ia jujur se dari awal.
__ADS_1
tapi cahyo pun merasa bersyukur karena ada hikmah nya karena ia tau jika shinta dan ibu nya hanya mementingkan kekayaan dan jabatan