HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
mendadak


__ADS_3

ibu sisi yang sudah lapar,akhirnya keluar dari kamar untuk sarapan, tapi,ternyata keluarga baru itu sedang berkumpul di meja makan.bu sisi yang sedang marah pada Shinta tidak jadi sarapan dan langsung masuk kembali ke kamar


Shinta dan cahyo saling pandang,dan Shinta berdiri untuk membawakan sarapan kepada sang ibu


" bu..sarapan dulu ya,ibu masih marah sama Shinta.maaf bu bukan maksud ku tidak ingin memberikan ibu uang.ibu sekarang sarapan ya,setelah itu ibu keluar,ada yang mau mas cahyo katakan pada ibu." kata Shinta


"memang nya mau ngomong apa cahyo.apa cahyo mau memberikan uang itu." kata bu sisi yang sangat santai ketika berbicara


"shinta ga tau bu..mas cahyo meminta kita semua berkumpul di ruang keluarga." kata shinta


" semua? ibu sisi heran akan menantu nya itu


setelah selesai sarapan bu sisi keluar menuju ruang keluarga dan ternyata semua sudah berkumpul termasuk lala sang menantu,di karena kan ratu sudah berangkat bekerja,jadi hanya mereka ber empat yang berkumpul


belum juga pantat menyentuh bangku bu sisi langsung berkata


" mau bicara apa kamu?shinta bilang ada yang mau kamu bicarakan." kata bu sisi

__ADS_1


sebelum cahyo ber bicara lala sudah mendahului berbicara


" bu aku mau menyusul mas rudy." kata lala


"apa? kenapa?apa kamu tidak betah,karena dimarahi terus menerus."kata ibu sisi geram


" maaf bu saya hanya ingin bersama sama dengan suami." bohong lala


lala sudah lelah karena sering di caci maki oleh sang mertua,karena lala paling berbeda di keluarga bu sisi,lala hanyalah anak dari petani dan hanya sekolah tamatan smp..bu sisi sangat tidak setuju ketika dulu rudy sang anak menikahi gadis kampung itu.menurut bu sisi tidak sebanding dengan keluarga mereka.


"pergi tinggal pergi kok..harus nya dari dulu." kata bu sisi


" ibu..kok gitu si,lala menantu di rumah ini,bukankah selama ini lala yang membantu urusan rumah,jika lala ga ada shinta kerepotan tau ga,ibu kok semakin ga berperasaan begini si." kata Shinta


"halah ga usah ya,anak miskin dan hanya berpendidikan rendah kok ya di banggain,bikin malu iya." kata bu sisi lagi


"baik lah karena ibu juga selma ini tidak pernah menganggap saya,minggu saya berangkat." kata lala

__ADS_1


" ya udah pergi saja,kenapa harus nunggu minggu."


"la,jangan di dengerin ya omongan ibu,maafin ibu ya la." kata shinta menghibur


" ga apa apa mbak,bukankah aku sudah biasa denger ibu bicara seperti itu." kata lala


" o iya kata nya tadi mas cahyo mau ngomong.maaf mas sudah saya potong duluan." kata lala


cahyo bingung haruskah ia bicara masalah pindah rumah,sedangkan lala juga mau pindah menyusul suami nya yang sedang bekerja di luar kota.


" berhubung lala sudah mendahului jadi sepertinya saya tidak jadi memberitahu,sekarang saya hanya akan bilang jika uang yang ibu minta nanti agak siang akan di transfer." kata cahyo


" nah..begitu dong,jadi menantu harus bermanfaat jika di butuhkan." kata bu sisi enteng


" ada lagi yang mau di bahas,kalau tidak ada,ibu mau masuk,mau siap siap.


bahagia nya ibu sisi.yang berhasil meminta uang pada cahyo,bu sisi langsung bertelpon ria dengan kawan kawan lewat grup mereka

__ADS_1


__ADS_2