HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
pertama kali


__ADS_3

di rumah cahyo,bu sisi merasa bebas dan membuat bi sumi jengkel,karena bu sisi memerintah dan meminta yang tidak tidak,akan tetapi jika tidak mendapatkan yang bu sisi inginkan ia akan melaporkan pada sang menantu.


" bi cepet dong,jangan pake lama..lelet banget kamu,mau tak aduin sama anak ku, kalau kamu ga mau nurutin aku." ancam bu sisi lagi


" huh dasar,kalau bukan karena ibu nya mbak shinta sudah tak racun." kata bi sumi dalam hati


" iya iya..sabar dong bu,saya ini cuma punya tangan dua,kalau ga sabar ya sini di bantuin,bisa nya cuma ngomel." ujar bi sumi jengkel


" lho ya kan sudah tugas situ,pembantu ya tugase itu melayani,kok ya mau melawan,sama majikan."


" heleh majikan ne sopo,wong sampean itu tu cuma tamu bu,sadar diri napa,bukan situ yang gaji saya,."bi sumi pergi ke dapur untuk melanjutkan pekerjaan yang tertunda


kini shinta sudah berada di rumah sakit,tak lupa juga shinta membawa buah tangan untuk sang mertua


" assalamualaikum mas,ma,kak.." shinta mencium tangan mereka satu per satu.


" apa kabar ma,maaf shinta baru menemui mama." lirih shinta berbicara


shinta takut jika mertua nya adalah mertua yang galak dan kejam.karena selama menikah dahulu,nenek dari ayah rangga sudah meninggal.jadi shinta tidak tau bagaimana rasanya memiliki seorang mertua.karena yang shinta tau mertua itu jahat dan kejam


" sini nak,ini si kecil siapa namanya." ujar sang mama mertua


" naomi nek."


" sini shinta duduk dekat mama." shinta mendekat dan duduk di samping sang mama mertua


" kamu cantik,pantas saja anak nakal ini,selalu membicarakan mu." shinta menoleh kepada cahyo dan cahyo hanya cengegesan saja karena malu


"kenapa kamu menunduk,kamu takut sama mama?hei mama bukan mertua yang galak,ah anak ini,kamu pasti sudah di takut takuti sama bocah tengil itu ya."

__ADS_1


" ga ma,mas cahyo ga kaya gitu,shinta hanya malu ma..maafin shinta ya ma jika baru berkunjung."


" iya ga apa apa,mama ngerti,apalagi cahyo kan sibuk.lagi pula sekarang kan kalian ada di sini.o iya bukan nya kamu punya anak yang sudah besar,apa dia ga ikut?" sang mama berkeliling mencari rangga


" rangga ga bisa ikut ma,dia masih harus sekolah,ini lagi giat belajar karena mendekati masa ujian."ujar shinta


" oh iya,berati sebentar lagi kuliah ya,ya ga apa apa,lain kali ajak lah, siapa tadi nama nya."


" rangga ma." cahyo menimpali


" ya..ajak lah rangga kesini,kenal kan pada wanita tua ini hmm." ujar sang mama lagi


" baik ma." cahyo dan shinta berbarengan menjawab


" ya sudah sana kmu antar shinta pulang,lagi pula ini juga sudah jam makan siang kan? kasian shinta pasti cape dan lapar,terutama si kecil cantik ini." ujar mama lagi


" iya bener tu cahyo,shinta juga kan baru ini kesini,pasti dia cape dan lapar,sebaiknya kalian pulang saja dulu, lagian kan disini ada kami berdua." tunjuk kakak cahyo pada diri mereka sendiri


" iya ..mama ga apa kok,kan ada kakak kakak kamu,sudah sana istirahat dulu." usir sang mama


" shinta pamit dulu ya ma,mama cepet sehat." pamit Shinta pada sang mama


" kak Shinta pulang dulu."


cahyo dan Shinta meninggalkan rumah sakit dan mereka bertiga pergi untuk mengisi perut dahulu


" mama masih cantik ya mas,kata Shinta


" istri ku juga tak kalah cantik."

__ADS_1


" ishh..kebiasaan." shinta mencubit perut cahyo


" lho memang istri ku cantik,iya ga mang." tanya cahyo pada penjual rujak cingur


mereka makan dengan lahap,apalagi naomi yang sudah sangat lapar


" anak ayah lapar ya.sini pangku ayah.mau tambah apa sayang?


" ga ayah naomi kenyang." celoteh gadis kecik tersebut


"pinter nya anak ayah,nanti ayah belikan boneka ya."


" hore...beneran ayah." naomi sangat gembira sampai lupa rasa lelah nya


" iya dong,sini ayah di cium dulu dong."


mereka sudah selasai untuk mengisi perut dan melanjutkan pulang kerumah untuk istirahat.


shinta yang baru datang ke rumah tersebut mendapat sambutan dari pada pembantu


" selamat datang nyonya shinta..semoga betah nggih disini." ujar salah satu pembantu yang sudah agak tua


" nggih bu,terima kasih." ujar shinta


cahyo membawa sang istri ke kamar milik cahyo sedari lajang


" ini kamar kamu mas."


" iya ini kamar mas waktu masih bujang,menikah,dan menikah lagi." kelakar cahyo

__ADS_1


" mulai...."


shinta yang merasa badan nya lengket,memutuskan untuk membersihkan diri dan tak lupa ia memboyong naomi sekalian


__ADS_2