HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
minta uang


__ADS_3

setelah lelah bermain dan waktu juga sudah memasuki malam mereka memutuskan istirahat ..kedua anak shinta tidur terpisah di kamar sebelah,sedang cahyo dan shinta berbeda kamar dengan sang anak.


layak nya pasangan pengantin lama rasa baru,mereka melakukan ritual layak nya suami istri.Meraka yang sudah lelah seharian dan kini menuntaskan semua hasrat yang lama cahyo pendam selama berpisah dari shinta,mereka tertidur sangat nyenyak hingga terbangun ketika sang kecil menangis ingin bersama sang mama.


kini mereka sarapan di resort setelah itu mereka melanjutkan untuk membawa anak anak bermain, setelah itu mereka memutuskan untuk pulang karena,di sore hari nya cahyo akan bertemu dengan teman teman dan di lanjutkan dengan makan malam.


akhirnya mereka sampai di rumah sang ibu mertua.anak anak antusias memasuki rumah karena sudah terlalu cape di perjalanan pun dengan shinta


"mas istirhat saja dulu..nanti aku bangunin,biar badan segar.ok." ucap shinta


" ya sayang,aku juga cape dan tolong nanti di bangunin ya,." ujar cahyo


shinta menganguk dan meninggal kan kamar nya menuju dapur, untuk membuat kopi untuk diri sendiri


ketika di dapur,shinta di hampiri oleh sang ibu


"shin,bagaimana jalan jalan nya.",kata ibu sisi.


" seneng bu..apalagi anak anak,mereka sangat bahagia terlebih lagi Naomi dia sangat bahagia." ujar shinta bahagia membayangkan putri kecil nya yang tertawa bahagia selama di sana.


" syukur deh kalau anak anak mu seneng,ibu juga seneng.eh shin, tolong bilang ke Cahyo ibu butuh duit buat acara besok lusa. ga banyak hanya dua puluh lima juta." kata ibu sisi santai.

__ADS_1


shinta yang terkejut akan omongan sang ibu,nampak syok,bagaimana dia meminta uang yang sekarang menurut shinta itu sangat lah besar.sedang ia dan cahyo baru saja menikah,apa yang akan cahyo pikirkan tentang dirinya.


"ibu ini kalau ngomong mbok ya di pikir to bu,bagaimana caranya, sedang itu uang buat apa si bu??" kata shinta


" kamu ga usah banyak mikir shin..kamu bilang aja ,kalau ibu butuh uang,gitu aja kan simple." kata ibu enteng tanpa bersalah


"aku ga janji ya bu..malu aku sama mas cahyo kan baru menikah, masa udah mau di mintai uang," kata shinta lagi


" lo ..emang kenapa,kan sekarang dia sudah jadi suami kamu,jadi,kamu berhak untuk uang yang dia punya ." enteng sekali ya ibu sisi bicara, tidak memikirkan bagaimana sang anak menghadapi suami nya nanti


shinta berlalu meninggal kan sang ibu sendirian di dapur.bu sisi mengomel karena shinta seperti tidak akan mengabulkan keinginan nya itu.


memasuki kamar shinta meletakkan kopinya yang belum ia minum sedikit pun,shinta pusing menghadapi sang ibu yang semakin tidak bisa di cegah segala keinginan nya.shinta memutuskan berbaring di samping suami nya


shinta bangun terlebih dahulu dan membersihkan diri terlebih dahulu,setelah itu baru lah dia membangunkan cahyo


" mas ayo bangun..ini sudah sore ." kata shinta


" jam berapa sayang? dengan suara khas orang bangun tidur.


"sudah jam 3:30 mas..mungkin mas mau aku buat kan kopi." kata shinta

__ADS_1


" aku buat kopi dulu ya,mas mandi saja dulu." shinta berlalu menuju dapur dan berpapasan dengan rangga


"mau mama bawakan makanan." ujar shinta


" boleh ma,aku mau makan mie saja ma,tolong ya ma,yang pedes." kata rangga sang putra


" oke sayang nya mama."


setelah membawakan kopi untuk sang suami,shinta izin untuk memasak mie untuk rangga


" pergilah,setelah itu ke kamar lagi ya." kata cahyo


"mas mau aku buatkan makanan juga?."


"ga sayang. .nanti aku makan di luar saja,kamu ikut ya..aku akan bosan nanti disana." cahyo merengek kepada shinta dan langsung di tertawai oleh shinta


" memang nya tidak apa apa,aku ikut mas.nanti malah menganggu.


nanti di teruskan ngobrol nya mas,aku masak dulu ya sebentar."ucap shinta


cahyo pun berbaring, menunggu sang istri sambil memainkan handphone nya

__ADS_1


__ADS_2