
hari hari berlalu sementara shinta dan cahyo sering bertemu.akhirnya shinta pun mau menikah kembali dengan cahyo,cahyo sangat bahagia,bersyukur karena bisa bersatu kembali dengan nya
karena ini pernikahan yang ke dua,Meraka menikah hanya di catatan sipil
"terima kasih ya dek,karena mau hidup bersama mas lagi,mas janji tidak akan membuat kamu kecewa dan sekecil apapun akan mas beritahu pada mu.sebaliknya kamu juga ya,mas mohon jangan ada yang di tutupi hmm." cahyo menggenggam tahan shinta lembut
" iya mas,aku janji bakal memberitahu apapun itu,terima kasih karena mau menerima diriku kembali." ujar shinta sambil menangis terharu
" iya kita lakukan bersama ya,kalau nanti mas melakukan kesalahan tolong kamu ingatkan oke." ujar cahyo
"iya mas..mas,aku capek malam ini kita tidur dulu atau bagaimana?ujar shinta malu malu
" uhhh..emes nya,istri ku malu malu.sebaiknya kita istirahat saja dulu,atau....kamu inginkan yang lain." goda cahyo pada sang istri
"istirahat dulu saja ya mas,ga apa apakan.aku lelah sekali."
" ok,kita bersihkan badan dulu,setelah itu kita tidur hmm."
" kamu mandi saja dulu,saya mau telpon adit sebentar ya.." ucap cahyo
" iya mas.."shinta memasuki kamar mandi hotel tersebut.
__ADS_1
sedang cahyo yang masih berbicara kepada adit dengan serius,menoleh ke arah pintu dan melihat penampilan istri nya kini,cahyo yang sudah lama berpuasa tidak kuasa melihat pemandangan yang ada di depan mata,cahyo menelan ludah dengan susah payah.
" mas..belum selesai?"kata shinta
" oh ini sudah selesai." kata cahyo sambil menghampiri sang istri
"ouhh..kamu selalu cantik di mata ku sayang ." sambil mencium tengkuk sang istri.
" mas,udah sana mandi dulu,kamu bau kecut." sambil memencet hidung shinta berbicara
"masa...sepertinya aku selalu wangi deh,sini sayang kamu cium deh."
"oke sayang..sebentar ya mas mandi dulu." kata cahyo lagi
cahyo langsung masuk ke kamar mandi untuk menyegarkan badan nya yang lelah setelah melakukan kegiatan.
" akhirnya aku memiliki mu kembali sayang,ku pasti kan kalian akan bahagia." monolog cahyo
Setelah selesai dengan rutinitas nya di kamar mandi,cahyo pun berbaring di samping sang istri yang sudah terlelap karena ke capaian.
cahyo memeluk sang istri dan mengecup bibir serta kening shinta.
__ADS_1
ke esokan pagi nya mereka turun untuk sarapan,cahyo berbicara serius kepada shinta
"sayang..ada yang ingin aku bicarakan."shinta yang sedang makan pun terhenti melihat sang suami begitu serius
" bicara lah mas,aku mendengarkan." kata shinta
"bagaimana jika kita tinggal terpisah dengan ibu..kita pindah ke rumah kita sendiri,bagimana? apakah kamu mau sayang?
shinta terdiam.memikirkan kata kata cahyo dan bagaimana caranya ia dan anak anak nya ikut cahyo pindah,bagaimana dengan ibu,apakah ibu akan marah?pikir shinta
"sayang?kmu kenapa? kok diam.apa kata kata ku ada yang salah ya?."ujar cahyo
"oh ga gitu mas,aku hanya berfikir. bagaimana kami ikut sama mas,apa nanti ibu tidak akan marah,apa ibu akan mengizinkan mas?apa sebaiknya kita tinggal saja di rumah ibu.",pelan shinta berbicara
"jangan salah paham ya sayang..aku hanya ingin kita selalu berkumpul dan masalah ibu,nanti aku yang bicara,semoga ibu setuju ya."ujar cahyo
"ya mas,maaf ..
"jangan minta maaf..ayo kita lanjutkan sarapan,setelah ini kita mau di kamar atau mau jalan jalan,nanti kita jemput anak anak,bagaimana kamu mau." kata cahyo.
shinta hanya menganguk dan melanjutkan acara makan paginya.mereka berdua sangat bahagia terkecuali,cahyo Sangat sangat bahagia.
__ADS_1