HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
pulang nya sang mama


__ADS_3

pencarian nama untuk restoran yang Cahyo berikan kepada shinta,membuat shinta pusing.shinta ingin restoran tersebut ramai dan terkenal


" apa ya kira kira nama yang bagus,hmmm..." shinta mengetuk ngetuk meja dengan jari nya


"hmm..restoran indo,family resto,ndeso resto,resto,resto resto...kok aku jadi kliyengan gini mikirin nya."


shinta memilih untuk rebahaan sejenak,ia ingin tidur,otak nya sudah lelah memikirkan nama untuk resto mereka


cahyo masuk,dan melihat sang istri sedang tiduran.cahyo mendekati sang istri


" sayang,tumben jam segini tiduran." ujar cahyo


" iya mas,habis mau apa,masak sudah ada bibi,bantu beresin rumah juga sama bibi ga boleh,ya sudah aku istirahat saja,dari pada binggung.kebetulan naomi juga lagi tidur itu." tunjuk shinta pada sang putri


" ya sudah,oy mas,mau keluar sebentar ya,ada perlu,atau mau ikut mas?" cahyo mengajak sang istri


" kalau aku ikut,nanti naomi bangun nyariin lagi,sebenarnya aku bosan di rumah gada kerjaan seperti ini." gumam shinta


" ikut saja,nanti naomi titip sama bibi,gimana?


" boleh deh mas,emang mau kemana si mas?

__ADS_1


" nanti juga bakalan tau,yuk..


cahyo dan shinta pergi tak lupa menitipkan sang putri pada bibi


mereka kini sedang ada di rumah sakit,cahyo menjemput sang mama karena sudah di perboleh kan pulang


" lho.kita kesini to mas,bagaimana keadaan mama..kapan mama pulang mas?


" ini juga kita mau jemput mama,kerana kakak lagi ada kerjaan yang ga bisa di tinggal jadi kita yang jemput mama,maafin mas ya,sebenarnya tadi mau kasih kejutan tapi kamu malah mau ikut" cahyo nyengir kuda.


" yuk ah masuk mas,jangan kelamaan nanti mama nunggu nya lama lho." ajka shinta


mereka melewati lorong demi lorong dan sampailah mereka di ruangan sang mama


" walaikumsalam nak..sudah malah mama ga betah pingin cepet cepet pulang."


" yuk ma." cahyo mengandeng sang mama,walaupun sudah sehat tapi cahyo masih takut sang mama kenapa napa


mereka tiba di rumah dan cahyo langsung mengajak sang mama untuk istirahat di kamar,shinta mengikuti sambil membawa tas berisi baju sang mertua


" sudah,kalian istirahat saja,mama juga mau tidur dulu ." usir sang mama

__ADS_1


" ya ma,cahyo tinggal dulu ya." suami-istri tersebut keluar meninggalkan sang mama sendiri


kring..kring..


shinta merogoh tas melihat siapa gerangan yang menghubungi shinta tersenyum,ternyata sang putra rangga ya menelpon


" halo sayang nya mama...


" iya mas,ma kapan si pulang nya,nenak disini ngeselin ma,rangga males ma liat tingkah nenek." rrngek rangga


" iya sayang,sabar ya,nanti mama tanya ayah dulu..sial nenek nanti biar jadi urusan mama,rangga ga usah hiraukan nenek ya." kata shinta


" ya ma,tapi nenek sering keterlaluan ma,nyuruh nyuruh ga jelas,malah sering berantem sama bibi ." adu Rangga


" iya sayang mama ngerti,ya sudah rangga sudah makan belum? kata shinta


" udah ma,tadi bibi masak sayur sop ayam sama bikin perkedel dan tahu serta sambel." kata Rangga lagi


" wuihh enak itu,mama jadi ngiler dengernya."


"ya sudah sayang,mama tutup ya telpon nya,nanti mama kabari lagi kalau sudah mau pulang,rangga disana hati hati ya?"

__ADS_1


" iya ma..


ibu anak itu menyudahi acara ngobrol nya,shinta menyusul sang suami yang kini sudah di kamar


__ADS_2