
setelah bertemu dengan shinta dan bertukar kabar,cahyo pun bisa tersenyum kembali.ternyata cahyo masih mencintai sang mantan istri sehingga beberapa tahun hidupnya terasa hampa dn sepi
adit yang melihat perubahan sang bos pun heran.bagaimana tidak, beberapa tahun ini sang bos tidak pernah tersenyum dan hanya bisa marah terkecuali sedang bersama kakak atau putrinya kinan
" sepertinya sedang ada yang berbunga." kata adit
cahyo bingung,adit bicara tentang siapa
" ha..siapa yang berbunga bunga? apa kah kamu sudah mendapat kan cinta mu." kata cahyo
" oh sepertinya si tuan arogan ini lupa ingatan." senyum adit
" maksud mu." geram cahyo
" becanda bos..jangan marah ."kata adit
" sudah sana kerja,jangan hanya bisa menggangu orang saja atau kamu mau saya .." belum selesai cahyo bicara sudah di potong oleh adit
"siap bos saya kerja sekarang."sambil berlari adit menghindari cahyo
apakah aku seperti itu,adit bisa bisa saja ,mana mungkin aku dan shinta kembali,mana ibu benci banget sama aku." monolog cahyo
__ADS_1
setelah semua pekerjaan selesai cahyo memutuskan pulang dan seperti biasa cahyo di antar oleh adit .di perjalan pulang cahyo melihat shinta yang akan naik angkot.
"berhenti di depan angkot biru itu." kata cahyo
" ada apa bos? apa bos mau naik angkot? angkot itu panas bos nanti bos bau bagaimana? belum lagi jika banyak ibu ibu nya.hiiii." kata adit menakut nakuti cahyo
" saya bilang berhenti ya berhenti,terserah saya mau apa."kata cahyo turun menghampiri mobil angkot tersebut
shinta yang tau ada cahyo dan masuk kedalam angkot,jadi serba salah dan bingung,untung angkot tersebut belum banyak penumpang
" kamu mau pulang? kata cahyo
" iya mas..mas ngapain naik angkot?
" haaa..aku sudah terbiasa mas naik angkot,lebih baik mas turun,nanti angkot ini penuh dan sesak." kata shinta
" aku sudah bilang jika kamu turun dan mau pulang bersama ku ,aku akan turun,aku akan antar kamu sampai rumah dengan selamat." ujar cahyo
" tapi kan..?
akhirnya shinta pun turun di Susul cahyo di belakang nya
__ADS_1
cahyo dan shinta masuk ke dalam mobil sementara adit hanya bengong melihat tingkah sang bos yang sangat bahagia bersama mantan nyonya nya itu.
" terima kasih lagi mas. seharusnya mas cahyo jangan seperti ini." kata shinta
" ga apa apa,aku suka." kata cahyo santai
shinta reflek melihat ke arah cahyo
" kita makan dulu ya,aku belum makan siang.adit tolong ke resto ya." kata cahyo tanpa meminta persetujuan dari shinta
sampailah mereka di resto dan Adit memesan semua makanan kesukaan shinta lengkap dengan minuman nya
juga .
sebelum makanan tiba,cahyo bertanya ke pada shinta tentang semua yang terjadi selama mereka berpisah salah satu nya anton
" uang dari mas sudah habis karena mas anton selalu meminta,kalau tidak di kasih mas anton tidak segan akan memukulku.bahkan rumah pemberian mas cahyo pun akan ku jual karena aku kehabisan uang mas." kata shinta
"lantas kemana si anton itu sekarang,bukankah seharusnya dia menafkahi mu dan putri kalian ." kata cahyo
" itu dia mas,dia hilang bagai di telan bumi,tidak ada kabar sama sekali." ucap shinta lirih
__ADS_1
" maaf untuk semua penderitaan yang kamu alami ." kata cahyo
akhirnya pesanan pun datang,mereka makan sambil terdiam dan berkutat dengan pikiran masing masing