HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
meminta bantuan


__ADS_3

aby masih bingung memikirkan sang ibu,di saat seperti ini saja sang ibu masih berfikir untuk mengelabuhi anak anak nya


" besar itu bu,kalau segitu aby gada bu,mungkin hanya beberapa saja bu." ujar nya pada sang ibu


bu sisi berfikir aby akan memberikan setidak nya setengah dari yang bu sisi sebutkan.


" ya berapa saja deh yang kamu punya,nanti ibu coba minta adik adikmu yang lain." kata bu sisi.


" tapi nanti ya bu,aby masih bekerja."


bu sisi menyudahi telpon nya dengan sang anak.


" rud..kamu lagi sibuk ga sayang,bagaimana kabar mu dan lala,pakah kalian sehat disana." basa basi bu sisi berbicara ke pada anak ke duanya


" kami sehat bu,ibu bagaimana kabarnya,sehat kan?ada apa ibu telpon,sepertinya penting?." ujar rudy pada sang ibu

__ADS_1


" ibu sehat,ibu cuma mau minta pertolongan kalian nak,tadi ibu sudah telpon abang mu.ibu mau minta tolong,ibu sedang butuh uang rud,rumah kita tadi kedatangan orang,mereka mau menyita rumah nak." bu sisi menjelaskan kepada rudy


" memang kenapa bu,kok disita,ibu buat apa uang nya?" kata rudy lagi,rudy tidak tau jika rumah sudah di gadaikan oleh sang ayah tiri,jika tau rudy pasti akan mengamuk,karena rudy anak yang pemarah,apalagi ini menyangkut keluarga


" ibu...." bu sisi berfikir,seperti apa menjelaskan kepada sang anak jika rumah tersebut yang mengadaikan bukanlah dirinya


" ibu investasikan uang nya,dan ibu fikir akan banyak menguntungkan,ternyata itu inves bodong rud." tangis bu sisi


" berapa kurang nya bu."


bu sisi menyebutkan nominal yang sama kepada Abimanyu dan juga rudy,lantas itu membuat rudy melongo,uang ratusan juta menurut mereka itu sangat sangat lah besar.


" buat lala nya nanti saja,buat ibu dulu saja ya,ibu sangat butuh nak,biar rumah ga di sita." rayu bu sisi pada rudy


" tidak bisa lo bu,aku akan malu jika pulang ke rumah orang tua lala,apa kata mereka nanti,sudah pokok nya aku cuma bisa kasih segini,maaf ya bu.nanti aku suruh lala tranfer ke ibu

__ADS_1


bu sisi kesal karena rudy lebih mementingkan istri nya dari pada dirinya.


" ah istri miskin dan ga berpendidikan saja kok ya di belain,huff gagal deh dapat uang agak banyak." kata bu sisi berbicara sendiri


herman sudah pergi dari rumah dan sedang kumpul kumpul dengan teman teman nya,sambil menunggu orderan masuk


Sementara bu sisi masih saja menghubungi anak anak nya


" halo putri ibu yang cantik,masih kerja ga sayang? Kapan pulang nak? Kata bu sisi


" ratu masih kerja bu,nanti ratu telpon ya bu,maaf ratu sibuk banget ini." ratu langsung memutus telpon tanpa menunggu sang ibu melanjutkan omongan nya.


" dasar anak ga sopan,ga di ajari sopan santun apa." ujar bu sisi


" e alah kan aku yang ngajari ya." bu sisi menepuk jidat nya sendiri.

__ADS_1


" tapi lumayan lah,selain di usir aku juga masih pegang uang,mas herman ga boleh tau,anak anak ngirimi uang,yang ada nanti di minta lagi."monolog bu sisi


setelah berhasil menghubungi putra dan putri nya,bu sisi membereskan baju baju serta barang berharga yang tersisa.ia akan tinggal sementara di rumah kontrakan. barulah ia membujuk shinta untuk membiarkan ia dan suami tinggal di rumah mereka


__ADS_2