
ibu sisi menghampiri teman temanya yang sedang asik ngobrol serta ada yang mengatai ibu sisi ga punya malu
" mbak kenapa si,emang ada apa tadi..tapi sepertinya saya kenal dengan pria tadi." kata jeng rena
" oh..itu menantu saya,maksud nya mantan menantu." ralat ibu sisi
" cuma mantan atu mbak,kenapa harus ribut si,kalo aku malu atu." kata jeng ratna
" ya mantan menantu ku itu udah kere,pelit ,jelek, trus tukang selingkuh apalagi dia itu sering mukuli anak aku shinta ,bohong ibu sisi
" ah mosok to mbak..kelihatan nya ga seperti orang kere lo..malah kelihatan macho dan gagah dan bersih gitu ,dari pakaian aja udah kelihatan lo."kata yang lain lagi
" alah kalian itu jangan percaya sama luarnya ..wong aku yang tau dia itu seperti apa." kata ibu sisi kesal
" hmm seperti nya aku kenal dengan pria tadi? seperti kolega nya papa." monolog jeng rena dalam hati
" udah udah kita kesini kan mau silaturahmi kok malah bahas yang lain si..sudah itu kan masalah pribadi jangan di campur adukan lah." kkata jeng yang lainya.
__ADS_1
sementara cahyo yang kesal karena tingkah sang mantan ibu mertua di situ pula cahyo mendapat berita tentang anton,anton ternyata berbohong dan sekongkol dengan sang dokter bahwa anton cacat kaki dan harus di amputasi.
cahyo sangat marah karena ternyata anton sengaja supaya terbebas dari hukuman dan amukan cahyo.
" kamu tau kan apa yang harus kamu perbuat." kata cahyo pada adit
"siap bos,sekarang mahesa dan yang lainya sedang dalam perjalanan untuk membawa anton ke lokasi." kata adit
" ok ..pastikan kali ini dia tidak kabur,jaga dengan sungguh sungguh,saya tidak mau kejadian waktu itu terulang." kata cahyo
cahyo sebenarnya pria kaya yang baik,akan tetapi kebaikan nya selalu dimanfaatkan oleh anton,dan sudah berulang kali pula cahyo memaafkan.akan tetapi kesalahan kali ini tidak akan cahyo maafkan
cahyo bergegas menuju lokasi dimana anton di kurung
" ha ..ha..ha..rupanya kamu itu pengecut cahyo.bagaimana apakah kamu senang dengan permainan ku kali ini." kata anton
" kamu pikir aku takut? asal kamu tahu ,aku berterima kasih karena dirimu aku tau bagaimana sifat shinta.. kalian memang pasangan yang ideal.sama sama penipu." ujar cahyo
__ADS_1
ha..ha..ha..anton tertawa sangat kencang,mengema ke seluruh ruangan
"aku sangat bahagia bisa melihat dan membuat mu menderita." ucap anton
" aku bisa terima jika itu membuat mu bahagia tapi kamu sudah sering mengganggu kehidupan pribadi saya.
"mahesa.. lakukan apapun yang ingin kalian lakukan.saya sudah tidak perduli." kata cahyo sambil berlalu keluar dari ruangan pengap itu
shinta yang sedang kontraksi langsung di bawa oleh tetangga ke rumah sakit dan kebetulan cahyo melihat kejadian itu.cahyo pun langsung ikut pergi ke rumah sakit.cahyo teringat keluarga shinta dan mau tak mau ia menghubungi sang mantan mertua
" kamu apa kan anak saya ..kenapa shinta di bawa ke rumah sakit,kamu ga lihat shinta sedang hamil besar, dasar ga tau diri pembawa sial."umpat ibu sisi.
" maaf ibu tolong tenang,ini rumah sakit." kata perawat
"baik sus." cicit ibu sisi
" awas jika shinta kenapa napa..aku buat perhitungan sama kamu."
__ADS_1
" salah ku sebenarnya apa? kenapa setiap melihat ku ibu selalu marah dan sangat membenci ku." monolog cahyo
sudah satu jam mereka menunggu shinta tapi belum ada kabar dari dokter.cahyo mendapat telpon jika dia ada jadwal makan malam dengan kakak nya.cahyo pun pamit walaupun mendapatkan jawaban yang membuat dia menyesal datang ke rumah sakit