
kinan yang sedang sakit,kini merasa membaik,karena ayah dan mama baru nya ada di sisi nya.di tambah lagi adik kecil nya yang selalu riang,membuat kinan semangat untuk segera sembuh
" ayah,mama,terima kasih sudah mau menemani kinan di sini." ujar kinan
" kok ngomong nya begitu si ki,kita sekarang kan keluarga,jadi jangan sungkan,jika ada apa apa cerita sama mama,siapa tau mama bisa bantu,iya kan mas." kata shinta pada chayo,yang di balas anggukan oleh cahyo
" iya..mama mu benar,kamu ini sakit pasti karena terlalu cape,besok ayah akan carikan kamu asisten,biar tidak terlalu letih." omel cahyo
" ga perlu yah,aku ga apa apa ko?kinan hanya rindu ayah." kata nya bergelayut manja
" malu ih di lihat naomi,udah tua kok kaya anak kecil." gumam cahyo
keluarga itu sedang ada rumah kinan dan sementara tinggal di sana selama kinan sakit.
" sayang kamu masak apa?hmmm wangi sekali,masak apa si?"cahyo melongok ke arah penggorengan,yang ternyata sudah ada udang yang berenang bermandikan tepung.
__ADS_1
" wah enak ini,istriku emang best,wah ada cah kangkung juga,ini kinan pasti cepat sembuh jika mama nya perhatian seperti ini." ujar cahyo
" iya mas,aku kasian sama kinan,di sini sendiri ga ada yang urus..kenapa kinan ga tinggal sama kita aja,nanti di sini suruh orang yang kelola."ujar shinta pada cahyo
"dulu aku ingin kinan lebih mandiri dan aku ingin ia bisa belajar melakukan sesuatu,tapi kata kata mu benar,nanti aku bicara lagi dengan anak itu.",kata cahyo
" iya,mas harus bicara,aku kasian pada nya,melihat anak cantik itu sakit,aku sedih mas,biasa nya ia ceria.bicara lah pada nya nanti." ujar shinta
"terimakasih sayang,karena mau mencintai putri ku,semoga kamu salah jadi ibu dan istri yang terbaik untuk ku dan anak ank kita." ujar cahyo sambil memeluk sang istri
"hmmmm..enak enak,aku pasti lahap ini makan nya."ujar cahyo mencairkan suasana,karena tau sng istri bersedih karena masa lalu
" ih..istri nya lagi syedih malah makan." shinta mencubit tangan sang suami
" sakit lo sayang? nanti kalo tangan ini sakit,terus ga bisa cari uang bagaimana coba."cahyo pura pura kesakitan meledek sang istri
__ADS_1
" bodo amat,siapa suruh godain,orang lagi serius juga,au ah." shinta melanjutkan aktifitas memasak nya
"maaf sayang,mas pasti akan bicara dengan kinan,udah sini ada yang mau mas bantu ga." ujar nya
" ga usah,mas duduk saja,temani aku masak,sebentar lagi juga beres." kata shinta
cahyo memilih duduk sambil mengecek showroom yang ada di Surabaya dan Bali.
sementara shinta menyelesaikan memasak nya, cahyo pamit ke kamar kinan,ia ingin melihat putri putri nya apakah sudah bangun atau belum.
di belahan kota lain,bu sisi dan herman yang kini sudah tinggal di rumah ibu sisi,mulai menyusun rencana,ia akan mengajak bu sisi untu menikah siri,herman sangat membutuhkan uang banyak untuk berobat sang istri,istri herman di kampung di vonis penyakit kanker payudara stadium 3.herman sangat mencintai istri nya tersebut.
herman akan melakukan berbagai cara agar sang istri bisa sembuh dan tersenyum bahagia.
herman dan bu sisi menikah siri atau di bawah tangan,shinta dan cahyo pun yang mengetahui pernikahan tersebut tidak bisa melakukan apa apa,shinta tau jika sang ibu sangat mencintai herman
__ADS_1