
setelah beberapa tahun cahyo menduda dan sendiri tanpa teman dekat,ia pun mulai jengah karena sang kakak ingin melihat cahyo memiliki pendamping.
cahyo dan kedua kakak nya sekarang ada di rumah sang mama,karena sang mama sedang sakit keras
" ma ..lebih baik kita ke rumah sakit ya,kalau disana sudah tentu terjamin
" ga usah sayang..mama cukup istirahat sedikit juga sembuh,kenapa kalian begitu khawatir hmm?
" nak, cari lah pendamping.agar hidupmu berwarna kembali..jangan terlalu sibuk.fikirkan juga masa depan,mama ingin kamu selalu bahagia.",kata sang mama lemah
"aku sudah tidak memikirkan itu ma..aku mau fokus saja dengan bisnis ku dan..mama jangan memikirkan aku,aku ini sudah besar ma dan mungkin sebentar lagi aku jadi kakek." tawa cahyo
" baiklah mama tidak akan ikut campur,semoga kelak kamu menemukan pendamping yang yang benar benar tulus mencintaimu."
" sudah,mama istirahat aja ya. jangan terlalu banyak berpikir,supaya mama bisa cepat sembuh"
sang mama telah kembali sehat dan anak anak nya pun sudah pulang ke rumah masing masing .begitu pula dengan cahyo.
" shin..coba kamu hubungi cahyo,bilang aja kamu menyesal gitu,bilang jika kamu mau kembali jadi istri nya." kata bu sisi
" ga bu,aku ga mau ganggu hidup mas cahyo lagi..lebih baik aku kerja lagi aja di laundry." shinta menjawab
"kalau kamu kerja di laundry,gaji kamu ga akan cukup lo shin,coba kamu bayangkan kalo kamu jadi istri cahyo lagi ..hidup kita akan bergelimang harta dan ibu ga akan kekurangan uang."
shinta berlalu meninggalkan sang ibu yang menurutnya sudah terlalu mengada ada,bagaimana dia kembali bukankah shinta sudah menyakiti dengan berselingkuh
" ibu..aku titip naomi ya ? aku berangkat kerja dulu..
__ADS_1
naomi adalah anak shinta dan anton
" iya..coba kamu fikirkan omongan ibu ya,lumayan bisa jadi ladang uang." ucap ibu sisi lagi
" oh ibu..aku mungkin ga akan pernah memikirkan itu bu,kasian mas cahyo yang selalu dihina di keluarga kita." monolog shinta dalam hati
shinta memang terkadang teringat akan mantan suami nya itu,cahyo adalah orang yang baik,dan perhatian,hanya karena sibuk dan sering tidak di rumah karena urusan kantor,shinta pun berselingkuh dengan teman cahyo sendiri
Ketika sedang berjalan menuju tempat kerja shinta yang tengah asik memikirkan mantan nya itu pun kaget,karena ada mobil yang tiba tiba berhenti di samping nya
sang sopir menurunkan kaca dan berapa terkejutnya shinta ,karena Cahyo lah yang ada di dalam mobil tersebut
" hai shin..mau kemana?
" oh..eh..mas." shinta celingukan bingung mesti jawab apa
cahyo tersenyum melihat tingkah shinta.
cahyo membuka kan pintu agar shinta masuk ke dalam mobil,tapi agak nya shinta bingung harus apa
" ayo masuk..aku antar ." kata cahyo
" tapi mas..aku ga enak."
" ga enak sama siapa,udah ayo masuk,nanti malah terlambat ."
" terima kasih mas.maaf merepotkan." shinta menunduk karena malu untuk semua perbuatan nya pada cahyo
__ADS_1
"sama sama..oya, kamu memangnya kerja dimana?lalu anak kamu?siapa nama nya." kata cahyo
" aku kerja di laundry mas,lumayan dari pada nganggur.putri ku nama nya naomi mas,sekarang sama ibu." kata shinta
" oh..cahyo hanya bisa ber oh ria.
" shinta..mas mau minta maaf sama kamu,mungkin karena dari awal mas sekeluarga ga jujur sama kamu jadi kita harus berpisah,maaf kan aku ,ga seharusnya aku merahasiakan semua tentang kami ..
" sudah lah mas,ini bukan salah mas cahyo kok..ini murni salah ku yang terlalu mudah percaya dengan bujuk rayu mas anton.aku minta maaf mas,maaf." isak shinta
adit sang asisten hanya bisa melihat interaksi sang bos dengan mantan nya
"apakah tuan bos masih mencintai mbak shinta,?mungkin juga hanya kasian dan menyesal." monolog adit
" bos..sudah sampai." kata adit
" terima kasih mas tumpangan nya." kata shinta langsung keluar dari mobil,akan tetapi cahyo ikut turun dan memberikan sebuah amplop kepada shinta
" apa ini mas? buat apa?."
" bukan untuk kamu hmm..itu untuk naomi ." kata cahyo tersenyum
" terima kasih mas,tapi ga usah." kata shinta menyerahkan kembali amplop tersebut
" ga da penolakan ok." cahyo langsung masuk mobil meninggal kan shinta yang binggung
sambil berjalan shinta pun akhir nya memasukan amplop tersebut kedalam tas nya
__ADS_1