HINAAN KELUARGA ISTRI

HINAAN KELUARGA ISTRI
kembali ke rumah


__ADS_3

herman pulang membawa bungkusan makanan,ia dan bu sisi makan dengan hikmat.


"sayang,aku besok mau ke jogja dulu ya,aku dapet telpon dari adik ku,dia bilang ibu sedang sakit,ibu membutuhkan ku.." kelakar herman


"lho..emang ibu sakit apa mas?apa aku boleh ikut?" kata bu sisi


" lho ya ga usah,aku disana bukan mau liburan,aku mau jenguk ibuku,nanti malah aku ga bisa fokus urus ibu lagi kalau kamu ikut,kamu di rumah saja ya." ujar herman


" ya sudah ga apa apa,mas masih ada uang apa nga?


"ya sudah ga ada tho sayang,kan sudah buat sewa ini rumah serta yang lain nya.aku minta uang ya besok buat ongkos sama beli oleh oleh."


" besok saja mas,aku ikut ya beli oleh oleh nya."


" ya boleh dong,masa mau ikut ga boleh,sudah habiskan itu makanan nya,jangan mubazir "


sementara cahyo dan shinta beserta sang putri naomi sedang bersiap siap akan kembali ke rumah mereka,karena sang mama sudah sangat sehat dan kakak kakak dari cahyo menjamin semua nya


cahyo dn shinta sudah tau jika rumah sang ibu telah di sita,cahyo yang tau langsung segera memerintahkan agar segera membeli rumah sang ibu dari istri nya tersebut.


" dit lakukan yang terbaik,jangan sampai rumah itu terlepas,atau kepala kamu ikut lepas." ancam cahyo pada sang asisten

__ADS_1


" baik bos,selalu siap kapan pun." jawab adit.


cahyo pun langsung memutus telpon seperti biasa nya


" is kebiasaan ni bos," gerutu adit


" tenang sayang,mas kan sudah janji akan ambil kembali rumah itu untuk mu,bahkan akan langsung mas balik nama atas nama kamu,hmm." ujar cahyo


" terima kasih mas,aku tak tau jika tidak ada kamu,kamu selalu memberikan kebahagiaan untuk ku dan anak anak,terima kasih untuk semua." peluk shinta pada cahyo


" sama sama,sudah jangan bersedih,jangan sampai ibu tau dulu ya,nanti ibu berfikir macam macam." kata Cahyo


cahyo bahagia melihat sang istri bahagia,dan akhirnya mereka bertiga pun berpamitan kepada sang mama


" cahyo sekeluarga pamit ya ma,mama jaga kesehatan,jangan terlalu cape."ujar cahyo


" iya tenang saja,kamu juga harus jaga kesehatan,jangan kerja terlalu malam,kamu itu kalau sudah bekerja kadang suka lupa waktu,ingat sekarang kamu punya istri dan anak,bukan hanya kinan kamu juga punya tanggung jawab banyak." sang mama memukul pundak sang putra


" ma...shinta pamit ya ma,maaf shinta belum bisa berlama lama disini,lain kali shinta akan disini temani mama." ujar shinta


" terima kasih nak,kamu sudah mau menjenguk mama saja,mama sudah bahagia,tolong jaga anak mama ya,mama titip anak ini ya." ujar sang mama pada shinta

__ADS_1


" iya ma,kami pamit ya.." mereka bertiga pamit dan memasuki mobil


mereka berdua juga tak lupa pamit kepada sang kakak


" hati hati.." sang mama melepas kepergian sang anak dan menantu dengan haru biru


kini mereka sudah ada di rumah,mereka tiba sudah sore hari.


" mas,menurut kamu ibu sekarang tinggal nya dimana ya mas?"


" kalau kata mahes mereka tinggal tak jauh dari sana,mereka menyewa rumah sayang.kenapa? kamu mau temui ibu?


" iya mas,jika boleh?


" kenapa harus bertanya jika ingin menemui ibu,kamu bebas menemui ibu kapan pun kamu mau,oke."


" terima kasih mas,aku hanya ingin tau bagaimana keadaan ibu saja kok."


" iya mas paham,bagaimana pun beliau ibu yang sudah melahirkan mu jadi kita harus tetap berbakti."


shinta pergi ke dapur,menemui bik sumi,berbincang sebentar setelah itu ia menemui sang putra di kamar nya

__ADS_1


__ADS_2