
herman mendengar sang istri sedang marah marah di telpon,hanya duduk dan mendengarkan serta menyusun rencana,bagaimana ia bisa mendapatkan uang kembali,herman masih sangat membutuhkan uang yang banyak
saat bu sisi selesai menutup telpon,bu sisi masuk ke dapur untuk membuat es jeruk kesukaan nya,bu sisi ingin mendinginkan kepala yang sedang pusing,bu sisi kini di landa masalah.
masalah pertama sertifikat yang tergadai oleh suami baru nya,masalah kedua dengan anak anak yang sudah tak harmonis.ia bingung,sebenarnya bu sisi sangat membutuhkan seseorang untuk mendengarkan keluh kesah nya
sang suami baru,belum juga lama menikah tapi sudah bertingkah,bu sisi bingung,tapi ia sangat mencintai pria tersebut,bu sisi sudah terperdaya oleh herman,hingga bu sisi kini selalu mendengarkan omongan suami nya itu.
" mas jangn lupa besok antar aku ya, kerumah shinta." kata bu sisi
" iya sayang,apa si yang ga buat kamu.emm ..sayang masakin aku makanan dong,aku lapar ni,"ujar herman
" ya mas ni,aku lagi males ini,kamu sana pergi beli kek,aku pusing tambah lagi kamu malah minta makan,coba sana kamu pesen saja kalo ga." perintah bu sisi
" ya sudah mas beli ya,mas keluar dulu." kata herman
herman senang akhirnya bisa bebas malam ini,ia keluar dan menemui teman teman nya di bar,herman pergi untuk minum minum,ia matikan telpon agar tidak ada yang bisa menghubungi terutama sisi,istri barunya tersebut
__ADS_1
"bagaimana rasanya menikahi wanita tua,hahaha ..ujar temen herman
" ya lumayan lah bro,walaupun sudah tua tapi oke juga kalau di ranjang." kata herman
" belum lagi dia mudah sekali di bohongi,terlalu cinta dia nya ha ha ha." kata herman
" kok bisa,memang kamu apain dia,trus dia tau ga lo punya bini di kampung." kata teman herman lagi
" itu dia bro,gue bilang kalau gue perjaka tua,dan bodohnya di percaya saja,bahkan sangat percaya." ujar herman bangga
" yoi..pasti dan disinilah kita sekarang,kita hapy hapy sampai pagi." kata mereka berbarengan
herman dan teman teman nya yang sudah sangat mabuk pun,di bawa ke kamar yang sudah mereka pesan sebelum nya.tempat tersebut memang menyediakan kamar bagi mereka yang mau menginap dan memesan wanita disana
kini herman sudah ada di kamar tersebut ditemani wanita ****,hingga pagi menjelang barulah herman membuka mata nya
herman pulang dan di sambut amukan oleh bu sisi
__ADS_1
" kamu dari mana saja mas,aku telpon kok ga aktif,trus kenapa semalam ga pulang kamu tidur di mana." kata bu sisi marah
" sayang,sayang jangan marah dulu dong,denger, mas minta maaf ya,semalam ketika sedang makan,mas bertemu teman lama dan mas kumpul deh,hingga lupa waktu.trus soal hp baterai nya habis,maaf deh sayang." ujar herman sambil merayu dan memeluk bu sisi
" huek,kamu habis mabuk mas.trus baju kamu juga bau parfum perempuan,sebenarnya kamu dari mana mas.jawab." marah bu sisi
"kurang ajar,kamu main wanita semalam,awas kamu mas,lihat saja apa yang akan aku perbuat sama kamu." kata bu sisi lagi
bu sisi meninggalkan suami nya dan masuk kamar,setelah itu bu sisi pergi keluar rumah di susul herman
" mau kemana kamu,suami pulang bukan nya dibikin kopi,malah mau pergi.plak..herman menampar bu sisi dan menyeret wanita nya untuk masuk kedalam rumah
" sial kamu mas,sudah berani kamu nampar aku." teriak bu sisi
" kenapa,memang nya kamu pikir aku ga berani sama wanita tua kaya kamu ha,cepet bikinin aku kopi setelah itu masak dam jangan berani berani nya kmu pergi." ancam herman
bu sisi tidak menyangka akan di perlakukan seperti itu oleh suami nya dengan terpaksa bu sisi pergi menuju dapur untuk membuat kopi
__ADS_1