Ini Kisahku

Ini Kisahku
Sepupu


__ADS_3

"Ahh sial." kata Steve setelah melihat Riri pergi menjauh dibawa oleh orang lain.


Hari ini kamu bisa lolos, tapi tidak untuk lain waktu Ri. batin Steven.


Saat yang sama di mobil.


"terimakasih kamu sudah mau nolongin aku." kata Riri membuka percakapan setelah dirasa dirinya tenang.


"iya sama-sama, sudah jadi kewajibanku untuk saling tolong menolong. tapi Ngomong-ngomong ini rumah kamu dimana?" kata cowok itu.


"Aku cari hotel aja. aku gak mungkin pulang ke kontrakan karena temanku sedang tidak ada disana, aku takut cowok itu datang lagi. aku pulang kerumah pun nanti pasti akan membahayakan orang tuaku yang melindungiku."


"tapi ini sudah malam, dan aku gak mau kamu kenapa - kenapa kalau aku tinggal di hotel. bagaimana kalau kamu ikut aku kerumah sepupuku. aku sedang ingin menuju kesana. sepupuku cewek kok. dan aku gak akan jahatin kamu." kata cowok itu.


"Tapi aku bakalan ngerepotin kamu?" kaga Riri.


"udah gak papa. kamu gak usah merasa begitu. aku benar-benar gak tenang kalau ninggalin kamu. aku tau siapa cowok tadi. dia adalah orang yang masuk daftar hitam polisi. sayangnya aku lagi cuti. kalau gak aku tangkap dia sekarang." kata cowok itu terus terang.

__ADS_1


"daftar hitam polisi? bagaimana kamu bisa tahu? " kata Riri penasaran.


"sebenarnya aku seorang polisi. ini tanda pengenalku." kata cowok itu yang kebetulan sedang berhenti dilampu merah dan bisa menunjukkan ke aslian dirinya sebagai polisi.


"wahh.. ini benar-benar keberuntungan ku. aku bisa ditolong oleh polisi. ya meskipun sedang cuti." kata Riri.


"jadi gimana, kamu mau ikut aku kerumah sepupuku?"


"baiklah pak pol." kata Riri sambil memberi hormat.


"hahaha kamu lucu. ohh ya namaku El, dan jangan panggil aku pak, aku masih 24tahun. belum setia itu." katanya.


"ohh maafkan aku Kak El." kata Riri malu.


"iya tak apa-apa." kata El tersenyum ramah.


Tak terasa perbincangan mereka yang mengasikkan membuat mereka tak sadar bahwa sudah sampai di tujuan. Riri melihat sekeliling, dia merasa tak asing dengan rumah ini.

__ADS_1


"kak, rumah sepupu kakak disini?" tanya Riri penasaran.


"iya, emang kenapa? kamu kenal sama Dona?"


"jadi bener sepupu kakak namanya Dona? dia teman satu kontrakan ku kak." kata Riri tersenyum senang dan langsung mengetuk pintu rumah Dona.


"Assalamu'alaikum.. Dona.. " kata Riri.


"wa'alaikum salam... ehh Riri..." kata Dona memeluk Riri bahagia. sedangkan Riri yang dipeluk Dona hanya menangis dipelukan Dona. melihat Riri menangis dan melihat sepupunya El, Dona merasa ada yang tak beres dan segera membawa Riri masuk kedalam.


Didalam orang tua Dona menerima Riri dengan baik karena memang mereka sudah begitu dekat seperti orang tua dan anak. namun Dona belum bisa menanyai Riri dan akhirnya El yang menjelaskan apa yang terjadi dengan Riri.


"Ri, apa yang ngelakuin itu Steven?" kata Dona pelan.


"iya Don. untuk ada Kak El yang lewat jadi bisa nolongin aku. kalau gak aku gak tahu nasib aku bakal kaya gimana." kata Riri sambil menyeka air matanya.


"iya dan alhamdulillah nya lagi kamu kenal sama dia, kalau gak, aku gak akan tenang ninggalin dia di hotel. karena aku yakin Steven mengirim kata-kata buat Riri." kata El.

__ADS_1


__ADS_2