Ini Kisahku

Ini Kisahku
Terlambat.


__ADS_3

Rumah Keluarga Fano.


"Papa udah baikan kan? apa kata dokter? Papa sakit apa?" kata Fano kepada Papanya.


"Papamu itu cuma kecapekan Fan. makanya kamu buruan selesaiin kuliah S2 kamu disana biar bisa pulang kesini." ucap Mamanya.


"terus Oma Rosa gimana?" tanya Fano.


"Oma Rosa juga diajak kesini. dia tetap jadi keluarga kita. kasihan kan dia udah gak punya siapa - siapa selain kamu dan El." kata Papa.


"baiklah ma, pa. nanti Fano bilang sama Oma." kata Fano. "kalau gitu Fano ingin pergi keluar sebentar ketemu teman-teman Fano ya ma, pa." lanjutnya.


"jangan malam-malam ya nak. mama akan masakin buat kamu." ucap mamanya.


"baik ma."

__ADS_1


Fano langsung menuju ke mobilnya. memasuki mobil dan mengemudikan ke arah tempat yang dimaksud oleh Edy. ya, kkemarin setelah Edy sampai di tanah air. dia memberi kabar ke sahabat karibnya itu untuk bertemu di sebuah cafe. untuk melepaskan kangen.


Setengah jam berlalu Fano pun sampai di cafe tersebut. Dia langsung mencari sosok yang dia kenal. menghampiri dan menepuk pundaknya.


"Sorry Ed, udah lama ya?" ucapnya sembari duduk berseberangan dengannya.


"gak kok paling baru 10 menitan. mau pesen apa kamu? pesen aja." ucap Edy sembari memberikan buku menu.


Selang 15menit makanan mereka datang. dengan santai mereka makan sambil berbincang dengan santai karena kebetulan kursi mereka juga enak untuk duduk bersantai.


"Gak Ed, buat nemenin Oma nya. kasihan Oma sendiri." ucapnya "Ed, aku mau tanya sesuatu?" kata Fano pelan.


"aku tau, pasti tentang Riri kan?" tebakan Edy 100 persen benar.


"bagaimana kamu bisa tahu?" katanya bingung.

__ADS_1


"Dona cerita sama aku. aku dan Dona teman dekat di kampus. Dona menceritakan semuanya. apa kamu mau tau cerita Riri setelah kamu pergi meninggalkannya?" ucap Edy.


"aku akan dengan senang mendengarkannya."


"Setelah kamu pergi, ada kejadian Riri diculik dan hampir diperkosa oleh teman masa kecilnya yang terobsesi dengannya. bahkan seluruh keluarganya di bantai habis dan hanya tinggal Riri seorang. merasa kasihan dengan Riri, keluarga Dona mengangkat Riri menjadi anak mereka. hingga suatu hari, mereka menjodohkan Riri dengan sepupu Dona. kala itu Riri bahagia dan bisa melupakan semuanya perlahan. hingga akhirnya..." Edy enggan melanjutkan lagi.


"hingga akhirnya mereka menikah dan bahagia Ed?" tanya Fano penasaran.


"Hingga akhirnya sesaat setelah Wisuda kelulusannya, tunangannya meninggal dalam kecelakaan mobil bersamanya. untuk kesekian kalinya dia begitu terpukul. dan akhirnya dia pergi meninggalkan tanah air ini." Edy menghela nafas panjang. "aku nyesel membuat awal penderitaan untuknya Fan." tutup Edy yang sudah berkaca-kaca.


"Ya Allah Riri. kenapa kamu begitu malang. maafkan aku yang tak bisa menghiburmu Riri. maafkan aku." ucap Fano yang tanpa dia sadari dia sudah meneteskan air mata.


Edy melihat itu hanya bisaengusap punggung Fano agar dia bisa mengikhlaskan begitu perihnya luka yang Riri alami. Fano begitu ingin melihat Riri yang bahagia. namun nyatanya dia juga menjadi salah satu orang pembuat kebahagiaannya hancur.


Malam itu Fano pulang dengan muka sedih. dia masih saja terngiang akan penderitaan Riri selama ini. andaikan dia tak terlambat untuk pulang, mungkin dia akan menjadi orang yang begitu bahagia bersama Riri.

__ADS_1


Maafkan aku Riri. aku yakin selama ini kamu berjuang sendirian. aku yakin kamu sebenarnya rapuh namun berusaha dengan tegas untuk menjadi kuat. Ya Allah aku mohon pertemukanlah kembali hamba dengan Riri. hingga hamba bisa menebus semua kesalahan Hamba yang meninggalkannya." batin Fano.


__ADS_2