Ini Kisahku

Ini Kisahku
Bertemu lagi


__ADS_3

Fano POV.


Minggu yang membosankan. aku bingung mau ngapain aja dirumah. akhirnya kuputuskan untuk keluar mencari udara segar. entah kenapa tiba-tiba aku melakukan motorku didepan kost Riri. dan saat aku lewat ternyata ada Riri disana sedang duduk menekuri buku novelnya.


Aku beranikan untuk menyapanya. meski ragu-ragu aku akhirnya menghampirinya.


"Hai."


"Kak Fano?" tanyanya dengan wajah heran. mungkin dia heran karena melihatku disini.


"tadi kebetulan kakak gak sengaja lewat terus lihat kamu disini. lagi apa kamu?" tanyaku untuk mencoba mengakrabkan suasana.


"ini kak lagi baca buku. bingung di kost mau ngapain, semua udah aku lakuin. mau pulang ke rumah, tapi gak sempet waktunya. terus bingung mau kemana ini."


"emang rumah asli kamu dimana?"


"di daerah kota lama kak. ya sekitar 2jam dari sini."


"ya termasuk deket. kenapa kamu ngekost gak laju aja?"


"belum boleh bawa motor soalnya kan belum punya SIM. lagipula cuma punya motor 1 buat


kerja bapak. kalau motor itu aku pakai, bapak gak kerja. nanti gimana mau hidupin keluarga? ini aja buat ngekost bapak pontang panting, untung bayarnya langsung 1tahun jadi gak tiap bulan mikir. sekolah juga gak bayar karena aku dapat beasiswa. kalau uang jajan yang terbatas. makanya kadang aku bikin usaha." katanya panjang lebar.


"usaha? usaha apa?"


"ya bikin - bikin apa gitu yang bisa dijual. aku juga jualan online. aku juga ngirim naskah ke penerbit atau ngirim novel di Mangatoon."


"wah kamu pekerja keras ya. aku suka."

__ADS_1


"ahh gak juga kak. cuma melihat situasi aja."


"ohh iya, karena kamu bosen disini, gimana kalau ikut kakak aja?"


"kemana kak?"


"ketempat yang bisa membuat kamu jadi owner online." kataku semangat.


 



 



Riri POV




"iya kak aku mau. ya sudah, Riri mau mandi dulu, kakak sini masuk tunggu diruang tamu ya kak. maaf kalau berantakan."



Aku mengajaknya masuk, ya walaupun sedikit berantakan tapi masih enak buat dipandang.


__ADS_1


"Rapi gini kok, siapa yang bilang berantakan?"



aku tak menanggapi omongan kak Fano. aku langsung masuk kekamar mandi dengan membawa baju ganti ku. kebiasaanku selalu begini. membawa baju ganti ke kamar mandi. jadi tak pernah malu jika ada orang aku sudah berpakaian dan tak menggunakan handuk lagi.



Tak sampai setengah jam aku selesai mandi dan sedikit berdandan. sebenernya aku gak suka berdandan. namun entah kenapa aku ingin tampil sempurna didepan kak Fano. aku menuju ruang rias dan mengambil bedak serta lipbalm. aku memakai riasan tipis agar terlihat lebih segar.



Aku keluar menuju ruang tamu. ku lihat kak Fano tengah santai sambil menonton TV.



"yuk kak, aku udah siap."



Entah kenapa mata kakak gak berkedip melihatku. apakah ada yang salah atau aku terlalu menor ya? ku kibaskan tanganku didepan muka kak Fano. baru kak Fano sadar dari lamunannya.



"ahh maaf. kamu udah siap? " tanyanya gugup.



"udah kak, yuk jalan."

__ADS_1



**maaf kalau ada typo, apa ada kata yang salah. maaf juga kalau tak bisa memahami kalimatnya. karena sayang baru belajar untuk menjadi author. jangan lupa like dan komen ya😍**


__ADS_2